Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Javier Roca Petik Pelajaran Penting Setelah Persik Ditaklukkan Persebaya

Kompas.com - 11/03/2022, 14:40 WIB
Suci Rahayu,
Aloysius Gonsaga AE

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Persik Kediri tumbang di tangan Persebaya Surabaya pada pekan ke-30 Liga 1 2021-2022, Kamis (10/3/2022).

Hasil ini menghentikan tren positif Persik Kediri dalam beberapa laga terakhir, termasuk tren positif dalam Derbi Jatim.

Sebelumnya, Persik terbilang superior saat bertemu tim Jawa Timur. Mereka tak terkalahkan sepanjang putaran kedua musim ini.

Menanggapi kekalahan, Pelatih Persik Javier Roca mengaku memetik banyak pelajaran berharga. Dia jadi mengetahui kelemahan tim yang harus segera diperbaiki.

Baca juga: Hasil Persebaya Vs Persik: Ernando Ari Bikin Penyelamatan Krusial, Bajul Ijo Menang 1-0

Dia pun berbicara bagaimana menjadi seorang pemenang setelah menghadapi situasi yang sulit.

Javier Roca mengapresiasi kerja keras para pemain yang telah menunjukkan penampilan maksimal saat menghadapi Persebaya.

“Permainan sepak bola harus kita terima. Kita selalu berusaha bermain baik memang bisa menang bisa kalah. Kita harus tetap kerja keras, kita masih belajar gimana caranya menjadi seorang pemenang dengan tampil maksimal,” ujar pelatih berusia 44 tahun.

Pemain Persik Kediri Fahmi Al Ayyubi dijaga ketat pemain Persebaya Surabaya saat pertandingan pekan 30 Liga 1 2021-2022 yang berakhir dengan skor 1-0 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Kamis (10/3/2022) sore.KOMPAS.com/Suci Rahayu Pemain Persik Kediri Fahmi Al Ayyubi dijaga ketat pemain Persebaya Surabaya saat pertandingan pekan 30 Liga 1 2021-2022 yang berakhir dengan skor 1-0 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Kamis (10/3/2022) sore.

Javier Roca menilai lini serang Persik masih menjadi problem yang harus dibenahi.

Terbukti saat melawan Persebaya dari beberapa peluang yang tercipta gagal menjadi gol karena lini serang Persik kurang tenang.

“Para pemain punya peluang untuk cetak gol dan hari ini (kemarin), sejumlah peluang tiga sampai empat peluang di depan gawang. Finishing masih kurang tapi kami tetap kerja keras. Semua kami perbaiki termasuk finishing,” ungkapnya.

Javier Roca menyebut secara permainan sebenarnya Persik bisa mengimbangi agresivitas permainan Persebaya.

Baca juga: Asa Jadi Raksasa, Persik Resmikan Gading Marten sebagai Presiden

Kedua tim memperagakan penampilan yang sama-sama terbuka hanya saja hasil memang belum berpihak.

Menatap empat pertandingan tersisa musim ini, dia memastikan tim akan fight menyapu bersih untuk bisa finish di papan tengah klasemen Liga 1 2021-2022.

Sebab, jarak poin yang dimiliki tim dari peringkat 6 hingga 10 tidak terpaut jauh. Javier Roca meminta para pemain Persik lebih berkonsentrasi untuk memenangkan pertandingan berikutnya.

“Kami tetap fokus ke pertandingan selanjutnya, tentu kami harus evaluasi dan apresiasi kerja keras para pemain,” pungkas pelatih asal Chile.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Latihan Timnas Malaysia Dijaga Ketat Polisi Imbas Kasus Penyerangan ke Pemain

Latihan Timnas Malaysia Dijaga Ketat Polisi Imbas Kasus Penyerangan ke Pemain

Internasional
Penyerang Timnas Malaysia yang Disiram Air Keras Disembunyikan di Tempat Rahasia

Penyerang Timnas Malaysia yang Disiram Air Keras Disembunyikan di Tempat Rahasia

Liga Indonesia
Man United Terancam Dilarang Main di Liga Europa Musim Depan

Man United Terancam Dilarang Main di Liga Europa Musim Depan

Liga Inggris
Saat Rashford Berhenti Main Media Sosial demi Kesehatan Mental

Saat Rashford Berhenti Main Media Sosial demi Kesehatan Mental

Liga Inggris
Final Liga Champions Bikin Ancelotti Stres, Don Carlo Perlu Salmon dan Pasta

Final Liga Champions Bikin Ancelotti Stres, Don Carlo Perlu Salmon dan Pasta

Liga Champions
Jadwal Singapore Open 2024: Ahsan/Hendra Vs Fikri/Bagas, Gregoria Siap Beraksi

Jadwal Singapore Open 2024: Ahsan/Hendra Vs Fikri/Bagas, Gregoria Siap Beraksi

Badminton
Tiket Timnas Indonesia Vs Tanzania: Dua Kategori, Harga Rp 250.000

Tiket Timnas Indonesia Vs Tanzania: Dua Kategori, Harga Rp 250.000

Timnas Indonesia
Al Nassr Vs Al Ittihad, Ronaldo Cetak Sejarah, Faris Najd Berjaya

Al Nassr Vs Al Ittihad, Ronaldo Cetak Sejarah, Faris Najd Berjaya

Liga Lain
De Rossi Minta AS Roma Contoh Atalanta

De Rossi Minta AS Roma Contoh Atalanta

Liga Italia
Masa Depan Ten Hag di MU Tak Pasti, Sir Jim Ratcliffe Kepincut De Zerbi

Masa Depan Ten Hag di MU Tak Pasti, Sir Jim Ratcliffe Kepincut De Zerbi

Liga Inggris
Skuad Milan Vs Roma di Australia: Dipimpin Bonera, Giroud Masih Ada

Skuad Milan Vs Roma di Australia: Dipimpin Bonera, Giroud Masih Ada

Liga Italia
Borobudur Marathon 2024 Usung Tema 'Run On, Mark It!', Target 10.000 Pelari

Borobudur Marathon 2024 Usung Tema "Run On, Mark It!", Target 10.000 Pelari

Olahraga
Singapore Open 2024: Ginting Percaya Diri Pertahankan Gelar, Jaga Mental

Singapore Open 2024: Ginting Percaya Diri Pertahankan Gelar, Jaga Mental

Badminton
Tai Tzu Ying Mundur, Gregoria Hadapi Wakil AS di Singapore Open 2024

Tai Tzu Ying Mundur, Gregoria Hadapi Wakil AS di Singapore Open 2024

Badminton
Pelatih Klub Elkan Baggott Tak Lagi Jadi Pilihan Chelsea

Pelatih Klub Elkan Baggott Tak Lagi Jadi Pilihan Chelsea

Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com