Kompas.com - 27/02/2022, 21:10 WIB
|

KOMPAS.com - Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, mengaku tak keberatan timnya mengalami kekalahan asalkan itu berdampak baik bagi Ukraina yang tengah dilanda kecamuk perang.

Chelsea asuhan Thomas Tuchel akan menantang Liverpool di final Piala Liga Inggris 2021-2022, di Stadion Wembley, Minggu (27/2/2022) pukul 23.30 WIB.

Thomas Tuchel mengakui ada perasaan campur aduk kala melakoni laga final Piala Liga Inggris versus Liverpool di tengah-tengah santernya berita mengenai invasi Rusia ke Ukraina.

“Jelas (laga akan berfungsi seperti pengalih perhatian], tetapi tetap saja, karena perang sangat dekat, sangat baru, mungkin itu (laga) datang dengan sedikit nuansa bersalah pada hari Minggu,” kata Tuchel seperti dilansir dari Metro.

“Seperti, apakah kita diizinkan untuk sepenuhnya terlibat, sepenuhnya melakukan perayaan? Atau apakah itu tidak pantas? Inilah yang saya rasakan karena ini sangat baru dan segar. Sebuah perasaan campur aduk, saya bilang.”

Baca juga: Chelsea Vs Liverpool, Peluang Tuchel Lepas dari Bayang-bayang Klopp

Tuchel juga enggan menjadikan tekanan yang diberikan kepada pemilik Chelsea asal Rusia, Roman Abramovich, sebagai dorongan ekstra untuk menghadapi Liverpool di final Piala Liga Inggris.

Roman Abramovich yang akhirnya telah menyerahkan tampuk kepengurusan Chelsea kepada 7 sosok di dewan direksi, banyak menuai kecaman seiring latar belakang kedekatannya dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin.

“Saya tahu apa yang Anda maksud dan terkadang kami menggunakan hal-hal semacam ini, seperti ketika keputusan bertentangan dengan Anda atau Anda merasa diperlakukan tidak adil.”

“Untuk membangun mentalitas semacam ini buat melindungi Anda, tim, staf Anda, dan membangun kelompok yang kuat guna melindungi diri dari pengaruh dan ketidakadilan dari luar. Dalam hal ini, masalahnya terlalu besar,” kata Tuchel dalam sesi konferensi pers jelang laga.

Baca juga: Prediksi Chelsea Vs Liverpool di Final Piala Liga Inggris dari 4 Pengamat Tanah Air

Sebagai seorang profesional, Tuchel jelas, tak terlalu menggubris soal tuntutan agar Chelsea kalah saja dalam duel kontra Liverpool.

Namun, di lain sisi, sang pelatih asal Jerman mengaku tak keberatan timnya kalah, asalkan itu berdampak baik bagi Ukraina yang dilanda perang.

“Saya paham maksudnya, tetapi jika Anda memikirkannya lagi, bagaimana itu bisa membantu sekarang, jika kami kalah dalam laga sepak bola, menilik situasi bahwa kita sedang berperang?”

“Ini tak cukup penting dan sayangnya tidak akan membantu. Jika benar begitu, saya akan senang kalah dalam pertandingan,” kata Tuchel lagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PBSI Gelar Kejuraan Nasional, Diikuti 628 Atlet

PBSI Gelar Kejuraan Nasional, Diikuti 628 Atlet

Badminton
Tersingkir dari Piala Dunia 2022, Pelatih Arab Saudi Akui Layak Kalah

Tersingkir dari Piala Dunia 2022, Pelatih Arab Saudi Akui Layak Kalah

Internasional
Piala Dunia 2022: Teman Pemain Iran Tewas Ditembak Usai Rayakan AS Lolos ke 16 Besar

Piala Dunia 2022: Teman Pemain Iran Tewas Ditembak Usai Rayakan AS Lolos ke 16 Besar

Internasional
Akurasi Hasil Otopsi Tetap Aman meski Tubuh Korban Tragedi Kanjuruhan Alami Pembusukan

Akurasi Hasil Otopsi Tetap Aman meski Tubuh Korban Tragedi Kanjuruhan Alami Pembusukan

Liga Indonesia
Kemarahan Messi dan Sihir Gol 27 Operan Argentina di Piala Dunia 2022

Kemarahan Messi dan Sihir Gol 27 Operan Argentina di Piala Dunia 2022

Internasional
Isu Skandal Seks Menerpa Serbia Jelang Lawan Swiss, Vlahovic Ikut Tertuduh

Isu Skandal Seks Menerpa Serbia Jelang Lawan Swiss, Vlahovic Ikut Tertuduh

Internasional
Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Menentang Hasil Autopsi

Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Menentang Hasil Autopsi

Liga Indonesia
Skenario Grup E Piala Dunia 2022, Jerman di Ujung Tanduk

Skenario Grup E Piala Dunia 2022, Jerman di Ujung Tanduk

Internasional
Piala Dunia 2022 Kanada Vs Maroko, Final untuk Singa Atlas

Piala Dunia 2022 Kanada Vs Maroko, Final untuk Singa Atlas

Internasional
Rekor Wahbi Khazri Usai Tunisia Tumbangkan Perancis Sang Juara Dunia

Rekor Wahbi Khazri Usai Tunisia Tumbangkan Perancis Sang Juara Dunia

Internasional
Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia: Jepang Vs Spanyol, Kroasia Vs Belgia Malam Ini

Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia: Jepang Vs Spanyol, Kroasia Vs Belgia Malam Ini

Internasional
Cerita Kiper Polandia Ajak Messi Taruhan 100 Euro: Saya Tak Akan Membayarnya...

Cerita Kiper Polandia Ajak Messi Taruhan 100 Euro: Saya Tak Akan Membayarnya...

Internasional
Kroasia Vs Belgia, Roberto Martinez Sebut Isu Perpecahan di Skuadnya Adalah Palsu

Kroasia Vs Belgia, Roberto Martinez Sebut Isu Perpecahan di Skuadnya Adalah Palsu

Internasional
Profil Alexis Mac Allister: Darah Irlandia di Skuad Argentina

Profil Alexis Mac Allister: Darah Irlandia di Skuad Argentina

Sports
Piala Dunia 2022: Gagal Lolos, Meksiko Akhiri Kontrak Tata Martino

Piala Dunia 2022: Gagal Lolos, Meksiko Akhiri Kontrak Tata Martino

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.