Kompas.com - 26/02/2022, 13:00 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com - Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya setelah timnya ditahan imbang PSM Makassar.

Pertandingan PSM vs Bhayangkara FC berakir dengan skor 0-0 pada pekan ke-27 Liga 1 2021-2022 di Stadion Kompyang Sujana Denpasar, Jumat (25/2/2022) malam.

Setelah ditahan imbang PSM, Paul Munster pun menilai bahwa timnya telah menjalani pertandingan yang tidak adil.

Baca juga: Hasil dan Klasemen Liga 1: Main Imbang, Persib-Bhayangkara Gagal Salip Arema FC

Sebab, menurut sang pelatih, permainan Bhayangkara FC bagus dan mendominasi.

Namun, Paul Munster menilai, wasit membiarkan lawan mengulur-ngulur waktu sehingga Bhayangkara FC gagal memetik poin penuh.

“Kami bermain baik, anak-anak menjalankan apa yang saya inginkan, tapi kepemimpinan wasit pada pertandingan ini sangat buruk sekali,” ujar pelatih asal Irlandia Utara itu.

“Kami ada beberapa waktu di mana kami mulai mendapatkan momentum, tapi lawan mengulur waktu dan wasit mengizinkan hal tersebut," imbuhnya.

Paul Munster berprasangka ada upaya-upaya pihak tertentu yang tidak merestui Bhayangkara FC bersaing dalam perebutan juara Liga 1 2021-2022.

Dia merasa seakan timnya memang sengaja dihalangi untuk memenangi pertandingan melawan PSM.

Pelatih Bhayangkara FC itu pun menuntut adanya kejelasan mengenai kepemimpinan wasit.

“Seharusnya ada investigasi menyeluruh mengenai hal ini," kata pelatih 40 tahun itu menegaskan.

"Sebab, seharusnya kami bisa berada di posisi kedua dan menambah peluang memenangi Liga 1," tutur dia lagi. 

“Melihat kepemimpinan wasit seperti ini akan sangat, sangat, sangat sulit bagi kami untuk memenangi liga,” ujar Paul Munster.

Kejadian ini membuat Paul Munster merasa peluang Bhayangkara FC untuk bersaing dalam perebutan gelar juara Liga 1 2021-2022 semakin kecil.

Baca juga: Hasil PSM Vs Bhayangkara 0-0, Evan Dimas dkk Gagal Bayangi Bali United

Dia menilai, dugaan tersebut akan membuat Bhayangkara FC kesulitan menang sekalipun menghadapi lawan-lawan dengan posisi di bawah lima besar pada tujuh laga terakhir mereka.

“Saya melihat peluang kami sangat sulit, karena mau siapa pun lawannya kalau kepemimpinan wasit seakan tidak mengizinkan kami untuk menang, bakal sangat sulit ke depannya,” kata Paul Munster.

“Dan bisa dilihat pada laga ini, dan orang-orang pasti juga bisa melihat gambaran besarnya,” tutur pelatih Bhayangkara FC itu menambahkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.