Kompas.com - 08/02/2022, 09:40 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com - Pelatih Bali United, Stefano Cugurra, tersinggung soal usulan pemindahan lanjutan Liga 1 2021-2022 ke daerah lain. Dia tidak terima Bali disalahkan atas banyaknya pemain dan anggota klub yang terpapar.

Pelatih yang biasa disapa Teco itu merasa peningkatan kasus Covid-19 di lingkungan kompetisi ini tidak semata-mata karena faktor daerah. Sebab Covid-19 masih menjadi ancaman di daerah-daerah lain.

“Mau pindah kemana? Harus tahu itu. Kalau pindah harus tempat yang tidak ada Covid. Saya pikir di Jakarta ada Covid, di Brasil ada Covid, di Eropa ada Covid,” kata pelatih asal Brasil.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Tes Pramusim MotoGP Mandalika, Hujan Petir Hari Pertama

“Saya sebagai pelatih Bali United, tidak setuju pelaksanaan Liga 1 dipindahkan ketempat lain. Saya tidak terima dengan alasan ini,” imbuhnya.

Stefano Cugurra merasa opsi pemindahan lokasi kompetisi tidak adil. Sebab selama seri lain tim dengan sukarela menyukseskan penyelenggaraan kompetisi sampai seri berakhir.

Dia pun meminta kebijaksanaan klub-klub lain dalam menyikapi usulan ini.

“Seri sebelumnya saya juga sudah bermain di kota-kota lain. Saya menghormati jadwal-jadwal di kota lain, dan sekarang kompetisi sedang berlangsung di Bali. Klub lain juga harus menghormati jadwal tersebut,” pungkasnya.

Sepanjang seri 4 sejumlah pemain dan ofisial terkonfirmasi positif Covid-19.

Masalah pemain yang terpapar ini melebar pada pelaksanaan kompetisi.

Beberapa klub yang terpaksa bermain dengan kondisi tidak ideal karena banyak pemainnya yang terpapar.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gerakan Spesifik pada Aba-aba Start Jongkok

Gerakan Spesifik pada Aba-aba Start Jongkok

Sports
Apa Itu Pelanggaran Walking dalam Bola Basket?

Apa Itu Pelanggaran Walking dalam Bola Basket?

Sports
Mengenal Silat Khas Betawi: Maen Pukulan

Mengenal Silat Khas Betawi: Maen Pukulan

Sports
Transfer Casemiro dari Real Madrid ke Man United Kian Nyata

Transfer Casemiro dari Real Madrid ke Man United Kian Nyata

Liga Inggris
Nilai Saham MU Melonjak

Nilai Saham MU Melonjak

Liga Inggris
Calon Pembeli Potensial MU Pernah Gagal

Calon Pembeli Potensial MU Pernah Gagal

Liga Inggris
Pemilik MU Kena Kritik tentang Old Trafford

Pemilik MU Kena Kritik tentang Old Trafford

Liga Inggris
Ini Akibat Tingkah Elon Mask terhadap MU

Ini Akibat Tingkah Elon Mask terhadap MU

Liga Inggris
Utang Bersih MU Tumbuh 11 Persen

Utang Bersih MU Tumbuh 11 Persen

Liga Inggris
Fungsi Mengayunkan Kaki Sebelum Menendang Bola dalam Permainan Sepak Bola

Fungsi Mengayunkan Kaki Sebelum Menendang Bola dalam Permainan Sepak Bola

Sports
Timnas Indonesia Tak Boleh Kena 'Star Syndrome' Usai Juara Piala AFF U16 2022

Timnas Indonesia Tak Boleh Kena "Star Syndrome" Usai Juara Piala AFF U16 2022

Liga Indonesia
Sponsor Baru PBSI Gelar Turnamen Bulu Tangkis

Sponsor Baru PBSI Gelar Turnamen Bulu Tangkis

Badminton
MotoGP Austria 2022: Bagnaia Siap Lanjutkan Hasil Positif di Red Bull Ring

MotoGP Austria 2022: Bagnaia Siap Lanjutkan Hasil Positif di Red Bull Ring

Sports
Contoh Gerakan Senam Kegel untuk Pria dan Wanita

Contoh Gerakan Senam Kegel untuk Pria dan Wanita

Sports
Pemilik MU di Bawah Tekanan

Pemilik MU di Bawah Tekanan

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.