"Kami terluka, karena kami ingin memenangkan segalanya. Saya tidak berpikir kekalahan ini akan memiliki konsekuensi, saya hanya berharap ini membuat kami lebih kuat," ujar Ancelotti usai laga dikutip dari Marca.
Ancelotti kemudian bak mengindikasikan bahwa skema false nine yang diterapkan tak berjalan baik.
Baca juga: Suporter Athletic Bilbao Lempar Bus Real Madrid Saat Tiba di San Mames
Pelatih berpaspor Italia itu juga mengakui absennya Benzema berdampak besar bagi Real Madrid.
"Rencananya adalah bermain dengan false nine. Kami tidak punya pemain yang memiliki kualitas seperti Karim," ucap Ancelotti.
"Kami mencoba untuk membangun serangan dari belakang, kami tidak bisa. Tekanan dari Athletic sangat besar hingga menit ke-70," ujarnya.
"Saya pikir kami memiliki keunggulan saat perpanjangan waktu, tetapi mereka mencetak gol pada menit terakhir. Kami bermain terlalu banyak di luar," tuturnya.
Baca juga: Copa del Rey Athletic Bilbao Vs Real Madrid, Los Blancos Tanpa Benzema
Sepanjang laga melawan Athletic Bilbao, Real Madrid hanya mampu melepaskan dua upaya tepat sasaran dari tujuh percobaan.
Namun, menurut Ancelotti, ini bukan laga terburuk yang dimainkan oleh timnya.
"Tidak. Itu bukan laga yang terburuk. Permainannya seimbang sampai menit terakhir dan mereka pantas mendapatkannya atas usaha yang telah dilakukan," jelas eks pelatih AC Milan dan Chelsea itu.
Sementara itu, kemenangan atas Real Madrid tak hanya memastikan langkah Athletic Bilbao ke semifinal Copa del Rey.
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.