Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Didenda Rp1,4 Miliar karena Mangkir dari Konpers, Pelatih Mesir Kecewa

Kompas.com - 04/02/2022, 05:55 WIB
Firzie A. Idris

Penulis

KOMPAS.com - Pelatih timnas Mesir, Carlos Queiroz, kecewa dengan keputusan CAF (Konfederasi Sepak Bola Afrika) yang menjatuhkan denda kepada pihaknya setelah gagal menghadiri konferensi pers pada pagelaran Piala Afrika 2021.

CAF menjatuhkan denda sebesar 100.000 dolar AS atau 1,4 miliar rupiah kepada Federasi Sepak Bola Mesir (EFA) setelah pihak timnas Mesir gagal muncul pada konferensi pers jelang laga perempat final Piala Afrika 2021 kontra Maroko akhir pekan lalu.

"EFA mempunyai 60 hari untuk membayar denda 50.000 dolar AS. Sebanyak 50.000 dolar sisanya ditangguhkan dalam kondisi bahwa EFA tak ditemukan bersalah melakukan kesalahan serupa selama Piala Afrika 2021 di Kamerun," tulis pernyataan resmi di situs CAF.

EFA sendiri mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa sepengetahuan mereka, konferensi pers tersebut dibatalkan karena kemacetan parah di area tersebut.

Baca juga: Hasil Piala Afrika Kamerun Vs Mesir: Menang Adu Penalti, Mo Salah Duel dengan Mane di Final Afrika

EFA berdalih bahwa ketidak hadiran pelatih Carlos Queiroz dan kapten tim Amr El-Sulaya di lokasi konpers di Stadion Ahmadou Ahidjo karena "kemacetan lalu lintas dan pandangan kekuatan pengamanan yang menemani konvoi bahwa bus pemain harus diantar ke tempat menginap tim."

Queiroz pun menekankan bahwa kegagalan pihaknya hadir di sesi konpers itu bukan karena pihak mereka mangkir.

"Atas nama timnas Mesir saya ingin mengatakan bahwa kami tak bertanggung jawab atas ketidakhadiran di konferensi pers," tutur eks asisten Sir Alex Ferguson tersebut pada sesi konferensi pers jelang laga semifinal kontra Kamerun.

"CAF, bersama dengan panitia media dan kepolisian Kamerun, bertanggung jawab atas apa yang telah terjadi," ujarnya lagi.

"Kami siap menghadiri konferensi pers tersebut tetapi mereka membawa kami ke tempat lain, jauh dari lokasi konpers."

Baca juga: Samuel Etoo Dapat Kecaman Usai Samakan Semifinal Piala Afrika dengan Perang

"Kami menerima denda raksasa 100.000 dolar dari CAF walau itu bukan salah kami."

"Oleh karena itu, posisi kami terhadap denda tersebut adalah sangat tak adil dan tak terjustifikasi."

Timnas Mesir sendiri berhasil melaju ke final Piala Afrika 2021 setelah mengalahkan Kamerun di semifinal.

Kepastian Mesir ke partai puncak diperoleh usai menang 3-1 atas Kamerun via adu penalti dalam laga yang digelar di Stadion Olembe pada Jumat (4/2/2022) dini hari WIB.

Adapun pemenang harus ditentukan melalui drama adu penalti menyusul hasil imbang tanpa gol selama 120 menit.

Namun, pelatih Queiroz harus diusir wasit jelang akhir babak kedua karena protes keras terhadap keputusan wasit Bakary Gassama atas insiden yang terjadi di lapangan antara Ramadan Sobhi dan Nouhou Tolo.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Hasil Persib Vs Persebaya 3-1: David da Silva Hattrick, Cium Sepatu Ciro Alves

Hasil Persib Vs Persebaya 3-1: David da Silva Hattrick, Cium Sepatu Ciro Alves

Liga Indonesia
Pelatih Bali United Minta PSSI Tegas Tangani Dugaan Match Fixing di Liga 1

Pelatih Bali United Minta PSSI Tegas Tangani Dugaan Match Fixing di Liga 1

Liga Indonesia
Arema FC Hadapi Misi Tak Mudah, Widodo Bilang Semangat Jangan Patah

Arema FC Hadapi Misi Tak Mudah, Widodo Bilang Semangat Jangan Patah

Liga Indonesia
AC Milan dan Pioli Selesai, 2 Pelatih Klub Timur Tengah Masuk Bursa

AC Milan dan Pioli Selesai, 2 Pelatih Klub Timur Tengah Masuk Bursa

Liga Italia
Persib Vs Persebaya: Zalnando Starter, Bangkit dari Cedera Horor

Persib Vs Persebaya: Zalnando Starter, Bangkit dari Cedera Horor

Liga Indonesia
Timnas U23 Indonesia Vs Yordania: VAR Jadi Pelajaran, Garuda Punya Pengalaman

Timnas U23 Indonesia Vs Yordania: VAR Jadi Pelajaran, Garuda Punya Pengalaman

Timnas Indonesia
Link Live Streaming Persib vs Persebaya Liga 1, Kickoff 15.00 WIB

Link Live Streaming Persib vs Persebaya Liga 1, Kickoff 15.00 WIB

Liga Indonesia
Persik Vs Persita, Macan Putih Incar Obat Penawar Kekalahan 0-7

Persik Vs Persita, Macan Putih Incar Obat Penawar Kekalahan 0-7

Liga Indonesia
Real Madrid Vs Barcelona: Barca Menuju El Clasico dengan Isu Keretakan

Real Madrid Vs Barcelona: Barca Menuju El Clasico dengan Isu Keretakan

Liga Spanyol
Superchallenge Supermoto Race 2024 Segera Berlangsung, Mulai 26 April

Superchallenge Supermoto Race 2024 Segera Berlangsung, Mulai 26 April

Sports
Bali United Vs Bhayangkara FC: Kewaspadaan untuk Tim Radja Nainggolan

Bali United Vs Bhayangkara FC: Kewaspadaan untuk Tim Radja Nainggolan

Liga Indonesia
Juventus Catat Rekor Buruk, Allegri Salahkan Gaya Tiki-taka

Juventus Catat Rekor Buruk, Allegri Salahkan Gaya Tiki-taka

Liga Italia
Man City Vs Chelsea, Pesan Pochettino untuk Cole Palmer

Man City Vs Chelsea, Pesan Pochettino untuk Cole Palmer

Liga Indonesia
Respons Bhayangkara FC soal Dugaan Match Fixing dan Penyelidikan Satgas Antimafia Bola

Respons Bhayangkara FC soal Dugaan Match Fixing dan Penyelidikan Satgas Antimafia Bola

Liga Indonesia
Prediksi Persib Bandung Vs Persebaya, David da Silva Bisa Menggila, Rotasi…

Prediksi Persib Bandung Vs Persebaya, David da Silva Bisa Menggila, Rotasi…

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com