Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perpanjang Kontrak di FK Senica, Egy Bicara soal Slovakia dan Mimpi ke Liga Spanyol

Kompas.com - 21/01/2022, 05:00 WIB
Celvin Moniaga Sipahutar,
Firzie A. Idris

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Bintang timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri, bercerita soal kehidupan di Slovakia dan ambisi sepak bolanya usai memperpanjang kontrak bersama FK Senica.

Egy Maulana Vikri resmi memperpanjang kontraknya bersama FK Senica pada Kamis (20/1/2022).

Kubu Liga Slovakia tersebut mengaktifkan opsi perpanjangan kontrak Egy berdurasi 1,5 tahun atau sampai 30 Juni 2023.

Keputusan ini diambil FK Senica setelah Egy tampil impresif dari 15 laga di semua ajang dalam enam bulan pertama musim ini.

Baca juga: FK Senica Resmi Umumkan Perpanjangan Kontrak Egy Maulana Vikri

Tercatat, pemain nomor 10 timnas Indonesia itu mampu menyumbangkan dua gol dan empat assist pada periode tersebut.

Seusai resmi memperpanjang kontrak, Egy mengaku begitu senang karena FK Senica sudah memberinya kesempatan.

"Saya sangat bahagia berada di klub ini karena mereka memberikan saya kesempatan untuk bermain," ujar Egy Maulana Vikri dilansir dari kanal YouTube FK Senica.

"Pelatih hingga rekan satu tim menyambut saya dengan baik. Ini sangat bagus sehingga saya sangat nyaman di sini," tuturnya.

Baca juga: Soal Egy dkk Perkuat Timnas U23 Indonesia, PSSI Kontra dengan Shin Tae-yong

Egy Maulana Vikri juga membicarakan soal kehidupan di Slovakia. Menurut dia, orang-orang di Eropa Tengah itu begitu ramah.

"Orang-orang di sini sangat ramah. Ketika saya pertama kali datang, mereka banyak tersenyum seperti orang Indonesia," kata Egy.

"Mereka menyambut saya dengan hangat. Jika saya butuh bantuan, mereka banyak membantu saya. Saya senang karena itu," tandasnya.

Di sisi lain, Egy terkejut dengan kondisi cuaca dingin di Slovakia yang ekstrem.

Baca juga: Kekuatan Netizen di Balik Sekolah Asnawi dan Egy di Luar Negeri

Untung saja, pemain berusia 21 tahun itu bisa beradaptasi dengan cepat karena sebelumnya berkarier di Polandia (Lechia Gdansk).

"Bagi saya cuaca di sini gila karena di Indonesia suhunya sekitar 30 derajat Celsius, 27, 28," tandas Egy.

"Tapi, ketika saya datang ke sini, suhunya sampai minus tiga derajat. Sulit dipercaya, tapi saya pernah alami ini sebelumnya," ucapnya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com