Kompas.com - 13/01/2022, 12:00 WIB
Pemain Arema FC Hanif Sjahbandi (kanan) dan pemain Persikabo 1973 Pushniakou Siarhei (kiri) bersalaman seusai duel pada saat pertandingan laga tunda pekan 17 Liga 1 2021-2022 yang berakhir dengan skor 0-0 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Rabu (5/1/2022) malam. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPemain Arema FC Hanif Sjahbandi (kanan) dan pemain Persikabo 1973 Pushniakou Siarhei (kiri) bersalaman seusai duel pada saat pertandingan laga tunda pekan 17 Liga 1 2021-2022 yang berakhir dengan skor 0-0 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Rabu (5/1/2022) malam.

KOMPAS.com - Arema FC bertekad memenangkan pertandingan pekan ke-19 melawan PSS Sleman yang akan diselenggarakan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kamis (13/1/2022) malam.

Tekad itu muncul bukan karena motif balas dendam, tetapi murni keinginan untuk memetik hasil maksimal.

Seperti diketahui PSS Sleman adalah satu-satunya tim yang mampu mengalahkan Arema FC sepanjang liga 1 2001-2002 berjalan.

Baca juga: Arema FC Vs PSS Sleman, Reuni I Putu Gede dan 6 Fakta Unik Laga

Kekalahan pada pekan ketiga lalu cukup membekas bagi Arema FC sebab sempat mengacam posisi pelatih Eduardo Almeida dan pemain-pemain asing pilihannya.

Kendati demikian Eduardo Almeida menegaskan bahwa Arema FC tidak menyimpan dendam.

Tidak ada istilah balas dendam maupun revans yang disebut-sebut jadi motivasi tambahan tim berjuluk Singo Edan untuk mengalahkan Super Elang Jawa.

Baginya, kekalahan yang terjadi adalah bagian dari dinamika perjalanan Arema FC musim ini.

"Tidak ada revans, ini sepak bola setiap waktu kita bisa menang bisa kalah," tegas pelatih asal Portugal.

"Tapi tentang pertandingan kami berusaha menjaga target untuk tidak kalah di pertandingan dan selalu menang di pertandingan untuk mencapai posisi puncak di klasemen," imbuhnya.

Begitu pula pertandingan pekan 19 nanti, Eduardo Almeida menegaskan pertandingan nanti adalah sebuah laga yang baru, tidak ada sangkut-pautnya dengan putaran pertama maupun kekalahan yang lalu.

Baca juga: Alasan Arema FC Tak Rayakan Kemenangan Atas Bhayangkara FC

Apalagi Arema FC sekarang berada di posisi tiga besar dan dalam peluang memperebutkan gelar juara Liga 1 2021-2022.

Motivasi untuk berada di posisi puncak jelas mengalahkan motivasi sekadar balas dendam.

"Bukan revans tapi kami akan berusaha meraih kemenangan untuk bisa mendapatkan poin penuh," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Sejarah di Balik Keberhasilan Real Madrid Raih Gelar Juara Piala Super Spanyol

3 Sejarah di Balik Keberhasilan Real Madrid Raih Gelar Juara Piala Super Spanyol

Liga Spanyol
Apa Itu The Best FIFA Football Awards?

Apa Itu The Best FIFA Football Awards?

Sports
Hasil dan Klasemen Liga Italia: Nani Cetak Assist Kilat, Tren Kemenangan Inter Terhenti

Hasil dan Klasemen Liga Italia: Nani Cetak Assist Kilat, Tren Kemenangan Inter Terhenti

Liga Italia
Timnas Indonesia Berpotensi Lawan Timor Leste dalam 2 Laga FIFA Matchday di Bali

Timnas Indonesia Berpotensi Lawan Timor Leste dalam 2 Laga FIFA Matchday di Bali

Liga Indonesia
India Open 2022: Ganda Putra India Singgung Marcus/Kevin

India Open 2022: Ganda Putra India Singgung Marcus/Kevin

Badminton
VIDEO - Aksi Heroik Courtois Gagalkan Penalti di Final Piala Super Spanyol

VIDEO - Aksi Heroik Courtois Gagalkan Penalti di Final Piala Super Spanyol

Liga Spanyol
Polemik Isu Pencoretan Praveen/Melati, Apa Kata Ketum dan Kabid Binpres PBSI?

Polemik Isu Pencoretan Praveen/Melati, Apa Kata Ketum dan Kabid Binpres PBSI?

Badminton
Hasil Atalanta Vs Inter Milan: Nerazzurri Curi 1 Poin di Markas La Dea

Hasil Atalanta Vs Inter Milan: Nerazzurri Curi 1 Poin di Markas La Dea

Liga Italia
Novak Djokovic dan Australian Open: Diawali Keriuhan, Berhias Harapan, Ditutup Kecewa

Novak Djokovic dan Australian Open: Diawali Keriuhan, Berhias Harapan, Ditutup Kecewa

Sports
Beto Goncalves Jadi Korban Penjambretan di Bali

Beto Goncalves Jadi Korban Penjambretan di Bali

Liga Indonesia
Babak Pertama Atalanta Vs Inter Milan: Alexis Sanchez Buang Peluang, Skor Imbang

Babak Pertama Atalanta Vs Inter Milan: Alexis Sanchez Buang Peluang, Skor Imbang

Liga Italia
Ahsan/Hendra Akui Lawan Lebih Berani sehingga Mereka Gagal Juara India Open 2022

Ahsan/Hendra Akui Lawan Lebih Berani sehingga Mereka Gagal Juara India Open 2022

Badminton
Bungkam Athletic Bilbao 2-0, Real Madrid Juara Piala Super Spanyol!

Bungkam Athletic Bilbao 2-0, Real Madrid Juara Piala Super Spanyol!

Liga Spanyol
HT Athletic Bilbao Vs Real Madrid - Modric Ukir Sejarah, Los Blancos Unggul 1-0

HT Athletic Bilbao Vs Real Madrid - Modric Ukir Sejarah, Los Blancos Unggul 1-0

Liga Spanyol
Link Live Streaming Atalanta Vs Inter Milan, Kickoff 02.45 WIB

Link Live Streaming Atalanta Vs Inter Milan, Kickoff 02.45 WIB

Liga Italia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.