Kompas.com - 08/01/2022, 22:20 WIB
Para pemain Malaysia melakukan selebrasi setelah mencetak gol selama pertandingan sepak bola Grup B Piala AFF Suzuki 2020 antara Malaysia dan Indonesia di Stadion Nasional di Singapura pada 19 Desember 2021. ROSLAN RAHMANPara pemain Malaysia melakukan selebrasi setelah mencetak gol selama pertandingan sepak bola Grup B Piala AFF Suzuki 2020 antara Malaysia dan Indonesia di Stadion Nasional di Singapura pada 19 Desember 2021.

KOMPAS.com - FAM selaku induk sepak bola Malaysia membentuk sebuah badan investigasi seusai menelan hasil buruk pada pergelaran Piala AFF 2020.

Pembentukan badan investigasi yang bersifat independen itu diketahui berdasarkan pengumuman di laman resmi FAM pada Kamis (7/1/2022).

Dalam pengumumannya, FAM menunjuk mantan pemain tim nasional yang juga merupakan eks Kepala Kepolisian Kuala Lumpur, yakni Datuk Dell Akbar Khan, untuk memimpin badan investigasi independen tersebut.

Selanjutnya, Datuk Dell Akbar diberi mandat untuk menunjuk beberapa orang guna mengisi keanggotaan di badan investigasi independen yang ia pimpin.

 Baca juga: Malaysia Tersingkir dari Piala AFF 2020, Mantan Pelatih Soroti Kelemahan Harimau Malaya

Datuk Dell Akbar disarankan menunjuk orang-orang yang pernah memiliki posisi di dunia sepak bola, termasuk mantan pemain dan pelatih.

Namun, Datuk Dell Akbar tidak boleh menunjuk orang-orang yang saat ini menjabat di FAM demi menjaga unsur independen dalam badan investigasi tersebut.

Lalu, untuk apa FAM membentuk badan investigasi independen?

Secara garis besar, badan investigasi independen itu dibentuk untuk mempelajari dan mengevaluasi kinerja timnas Malaysia pada pergelaran Piala AFF 2020 di Singapura.

Datuk Dell Akbar dkk melakukan evaluasi berdasarkan laporan dan analisis dari staf pelatih serta manajemen skuad Harimau Malaya, julukan timnas Malaysia.

Tujuan pembentukan badan investigasi independen itu disampaikan langsung oleh Presiden FAM, Datuk Hamidin Mohd Amin.

Baca juga: Piala AFF 2020: FAM Bertanggung Jawab atas Kegagalan Malaysia yang Kalah dari Indonesia dan Vietnam

Halaman:


Video Pilihan

Sumber FAM
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.