Kompas.com - 04/01/2022, 20:32 WIB
Presiden FIFA, Gianni Infantino, menjalani konferensi pers tentang Video Assistant Referees (VAR), atau Teknologi video tayangan ulang, di Stadion San Nicola, Bari, 2 September 2016. ALBERTO PIZZOLI/AFPPresiden FIFA, Gianni Infantino, menjalani konferensi pers tentang Video Assistant Referees (VAR), atau Teknologi video tayangan ulang, di Stadion San Nicola, Bari, 2 September 2016.

KOMPAS.com - Presiden FIFA, Gianni Infantino, membicarakan soal potensi Euro atau Piala Eropa untuk digelar setiap dua tahun sekali.

Euro yang merupakan turnamen antarnegara Eropa ini sejatinya digelar setiap empat tahun.

Namun, Gianni Infantino tak memungkiri bahwa Euro bisa digelar lebih cepat dalam edisi dua tahunan.

Gianni Infantino mengatakan, perhelatan Euro yang lebih cepat bisa terjadi jika wacana Piala Dunia dua tahunan terwujud.

"Piala Dunia dua tahunan berarti Euro juga akan berlangsung setiap dua tahun," kata Infantino dalam wawancara dengan media Italia Radio Anch'io dilansir dari ESPN, Selasa (4/1/2022).

Baca juga: FIFA Pertimbangkan Wacana Piala Dunia 2 Tahun Sekali

Namun, wacana Piala Dunia dua tahun sekali ini juga belum bisa dipastikan karena banyak yang menentang.

Wajar apabila oposisi terhadap wacana ini mencuat. Pasalnya, rencana tersebut dapat memengaruhi liga-liga di dunia.

Turnamen-turnamen internasional juga bisa terdampak. Tak hanya Euro, Copa America, dan turnamen lainnya pun dapat terkena imbasnya.

"Di Eropa, ada pertentangan soal Piala Dunia (dua tahun sekali) setiap pekan dari liga dan pemain terbaik di dunia," ujar Infantino.

"Akan tetapi, pertentangan tidak terjadi di seluruh dunia. Piala Dunia berlangsung dalam sebulan dan kami perlu menemukan cara untuk benar-benar memasukkan seluruh dunia dalam sepak bola," ucapnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber ESPN
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.