“Neymar Menua, Bertambah Berat Badan, Tak Punya Gaya Hidup Memadai…”

Kompas.com - 04/01/2022, 19:00 WIB
Bintang Paris Saint-Germain, Lionel Messi dan Neymar, merayakan gol ke gawang Olympique Lyon, pada laga lanjutan pekan keenam Liga Perancis di Stadion Parc des Princes, Senin (20/9/2021) dini hari WIB. AGP/ALAIN JOCARDBintang Paris Saint-Germain, Lionel Messi dan Neymar, merayakan gol ke gawang Olympique Lyon, pada laga lanjutan pekan keenam Liga Perancis di Stadion Parc des Princes, Senin (20/9/2021) dini hari WIB.
|

KOMPAS.com - Neymar sampai kini masih berada di Brasil dan belum kembali ke PSG. Sang pemain Brasil pun mendapatkan kritik keras dari Jerome Rothen, eks bintang PSG yang kini berprofesi sebagai pandit RMC Sport.

Neymar (29 tahun) tengah berada di Brasil untuk menjalani proses pemulihan cedera pergelangan kaki yang didapatnya pada akhir November 2021.

Tak seperti pilar PSG asal Amerika Selatan yang lain, Neymar belum kembali ke Paris, Perancis, dan bergabung ke markas tim di Camp des Loges .

Sebagai informasi, PSG menetapkan tanggal 2 Januari 2022 sebagai hari kepulangan para personel asal Amerika Selatan dari masa liburan.

Namun, khusus untuk Neymar, durasi libur tengah musim lebih panjang, yakni sampai 9 Januari 2022.

Baca juga: Vannes Vs PSG, Mengapa Wijnaldum Bisa Pakai Nomor 10 Milik Neymar?

Penanganan manajemen PSG terhadap situasi Neymar ini mengundang kritik keras dari Jerome Rothen, pandit RMC Sport.

Jerome Rothen yang pernah membela PSG pada rentang 2004-2010 mempertanyakan keputusan Direktur Olahraga klub, Leonardo, yang dinilai memberikan dispensasi kepada Neymar.

“Bagaimana kita bisa menerima ini dari seorang pemain yang baru bermain dalam 50 persen laga sejak awal musim dan dibandingkan dengan musim-musim sebelumnya, mencatat rasio gol dan assist yang lebih rendah dari yang pernah dibukukannya,” kata Rothen dalam program Rothen S’Enflamme di RMC.

“Dia (Neymar) kurang bersinar. Dia menua, bertambah berat badan karena tak bermain, dia tak punya gaya hidup memadai.”

“Ketika Anda melewati 30 tahun, proses pemulihan berjalan lebih lambat dibanding saat usia 25 tahun. Ketika Anda menciptakan omong kosong, Anda akan terjebak dalam itu semua,” ucap Rothen lagi.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber RMC Sport
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.