Kompas.com - 02/01/2022, 13:20 WIB

KOMPAS.com - Mantan pemain Thailand, Witthaya Laohakul, mengungkapkan harapannya setelah skuad Gajah Perang menjuarai Piala AFF 2020. 

Thailand meraih trofi Piala AFF keenam setelah mengalahkan timnas Indonesia pada partai final yang berlangsung di Stadion Nasional, Singapura, Sabtu (1/1/2022). 

Pada leg kedua tersebut, Thailand dan Indonesia bermain imbang 2-2. Gol-gol Thailand dicetak oleh Adisak Kraison dan Sarach Yooyen. 

Sementara itu, dua gol timnas Indonesia masing-masing tercatat atas nama Ricky Kambuaya dan Egy Maulana Vikri. 

Baca juga: Kata Pelatih Thailand Saat Akui Daya Juang dan Potensi Pemain Muda Indonesia

Hasil imbang tersebut cukup mengantarkan Thailand merengkuh gelar juara Piala AFF 2020 setelah mengantongi kemenangan agregat dengan skor 6-2. 

Adapun empat gol Thailand lainnya dicetak pada leg pertama oleh Chanathip Songkrasin (2 gol), Supachok Sarachat, dan Bordin Phala. 

Gelar keenam Piala AFF sekaligus mempertegas status Thailand sebagai raja di Asia Tenggara. Mereka mengoleksi gelar Piala AFF terbanyak, disusul Singapura dengan raihan  4 trofi. 

Keberhasilan tersebut membuat skuad Thailand mendapat pujian dari berbagai pihak termasuk eks pemain dan pelatih, Witthaya Laohakul. 

Witthaya yang pernah membela Thailand pada periode 1975-1985 itu memuji kemampuan individu skuad Gajah Perang. 

"Untuk para pemain di tim ini, semuanya sudah memiliki skill individu yang berkualitas tinggi. Saya pikir ini adalah tim yang sangat kuat," kata Witthaya, seperti dilansir dari Siam Sport.

Baca juga: Thailand Juara Piala AFF 2020: Luka yang Menjadikan Gajah Perang Lebih Kuat

Witthaya pun memiliki harapan besar untuk timnas Thailand. Dengan kemampuan masing-masing pemain dan polesan dalam segi serangan, ia berharap Thailand bisa menembus level yang lebih tinggi. 

Tak tanggung-tanggung, Witthaya ingin melihat timnas Thailand bermain di Piala Dunia. 

"Secara keseluruhan, saya ingin melihat serangan mereka ditingkatkan," kata Witthaya Laohakul.

"Saya percaya jika bisa diperbaiki, kami akan berkembang sebagai sebuah tim dan naik ke level lebih tinggi, baik di Asia atau Piala Dunia." 

"Saya ingin melihat anak-anak muda ini bermain di Piala Dunia," ujar Witthaya melanjutkan. 

Witthaya Laohakul tak lupa memberikan apresiasi kepada Chanathip Songkrasin, salah satu pemain yang berperan penting mengantarkan Thailand menjadi juara. 

Baca juga: Thailand Juara Piala AFF 2020, Tujuan Messi Jay dkk Tercapai

Chanathip yang buntu sepanjang fase grup justru tampil impresif pada semifinal dan final. Ia menjadi aktor kemenangan Thailand pada leg pertama semifinal melawan Vietnam dengan menyarangkan dua gol. 

Penampilan apik pemain yang berkarier di Jepang itu berlanjut pada leg pertama final Piala AFF melawan timnas Indonesia, di mana dia membobol gawang Garuda dua kali dan membawa Thailand menang 4-0. 

“Tidak bisa dipungkiri Chanathip Songkrasin adalah pemain terbaik sepanjang turnamen ini," kata Witthaya. 

"Sementara itu, pendatang baru adalah Krishnada Kaman yang telah bermain stabil dan menunjukkan standar tinggi pada usia yang masih muda," tutur Witthaya Laohakul mengakhiri. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Skor 95-0 dan 91-1, Hasil Bersejarah Sepak Bola Sierra Leone Berujung Investigasi

Ada Skor 95-0 dan 91-1, Hasil Bersejarah Sepak Bola Sierra Leone Berujung Investigasi

Sports
Jadwal Timnas U19 Indonesia Vs Thailand: Kans Garuda Terbang ke Puncak Klasemen

Jadwal Timnas U19 Indonesia Vs Thailand: Kans Garuda Terbang ke Puncak Klasemen

Liga Indonesia
Jawaban Tegas Christophe Galtier soal Masa Depan Neymar di PSG

Jawaban Tegas Christophe Galtier soal Masa Depan Neymar di PSG

Liga Lain
Jadwal Malaysia Masters 2022: 14 Wakil Indonesia Main Hari Ini, Ginting dan Jojo Beraksi

Jadwal Malaysia Masters 2022: 14 Wakil Indonesia Main Hari Ini, Ginting dan Jojo Beraksi

Badminton
Akhiri Paceklik Gelar, Ratchanok Intanon Persembahkan Trofi Juara Malaysia Open 2022 untuk Sang Ibu

Akhiri Paceklik Gelar, Ratchanok Intanon Persembahkan Trofi Juara Malaysia Open 2022 untuk Sang Ibu

Badminton
Pesta hingga Dini Hari, Kecelakaan dalam Pengaruh Alkohol, Bagnaia Minta Maaf

Pesta hingga Dini Hari, Kecelakaan dalam Pengaruh Alkohol, Bagnaia Minta Maaf

Sports
Hasil Lengkap Malaysia Masters 2022: Tren Buruk Fikri/Bagas Usai All England Berlanjut

Hasil Lengkap Malaysia Masters 2022: Tren Buruk Fikri/Bagas Usai All England Berlanjut

Badminton
Divock Origi Resmi ke AC Milan, Perburuan Rossoneri Masih Berlanjut

Divock Origi Resmi ke AC Milan, Perburuan Rossoneri Masih Berlanjut

Liga Italia
Jadwal Liga 1 2022-23: Alasan Ada Pertandingan Larut Malam

Jadwal Liga 1 2022-23: Alasan Ada Pertandingan Larut Malam

Liga Indonesia
Kasus Perundungan kepada Istri Pelatih Persib Selesai, Robert Bicara Perlunya Edukasi

Kasus Perundungan kepada Istri Pelatih Persib Selesai, Robert Bicara Perlunya Edukasi

Liga Indonesia
Klasemen Piala AFF U19 2022: Malaysia di Posisi Kedua Grup B, Singapura Terpuruk

Klasemen Piala AFF U19 2022: Malaysia di Posisi Kedua Grup B, Singapura Terpuruk

Liga Indonesia
FIBA Asia Cup 2022: Marques Bolden Fit dan Tak Sabar Bela Indonesia

FIBA Asia Cup 2022: Marques Bolden Fit dan Tak Sabar Bela Indonesia

Sports
Christophe Galtier Resmi Jadi Pelatih PSG, Penuh Ambisi Tangani Messi dkk

Christophe Galtier Resmi Jadi Pelatih PSG, Penuh Ambisi Tangani Messi dkk

Liga Lain
Piala Presiden 2022: Arema FC Hanya Bawa 5 Pemain Belakang ke Semarang

Piala Presiden 2022: Arema FC Hanya Bawa 5 Pemain Belakang ke Semarang

Liga Indonesia
Dapat Kritik, Winger Persib Febri Hariyadi Harus Evaluasi Diri

Dapat Kritik, Winger Persib Febri Hariyadi Harus Evaluasi Diri

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.