Kata Pelatih Thailand Usai Kehilangan Kiper Jelang Final Piala AFF Lawan Indonesia

Kompas.com - 28/12/2021, 06:15 WIB

KOMPAS.com - Pelatih timnas Thailand, Alexandre "Mano" Polking, terpukul setelah Chatchai Bootprom dipastikan absen pada final Piala AFF 2020 melawan Indonesia.

Chatchai Bootprom merupakan kiper utama timnas Thailand yang tercatat sudah tampil lima kali sebagai starter sejak fase grup hingga semifinal Piala AFF 2020.

Terkini, Chatchai mendapatkan cedera serius ketika mengawal gawang Thailand pada laga semifinal kedua Piala AFF 2020 kontra Vietnam, Minggu (26/12/2021).

Tepat pada menit ke-27, Chatchai memutuskan keluar dari sarangnya untuk menghentikan laju bola yang mengarah ke striker Vietnam, Nguyen Tien Linh, di tengah lapangan.

Chatchai kala itu melompat untuk merebut bola dengan kaki kanannya. Kiper berusia 34 tahun itu kemudian langsung membuang bola keluar lapangan.

Baca juga: Bonus untuk Timnas Thailand Naik Jelang Final Piala AFF, Tembus Rp 11 Miliar

Dalam tayangan ulang, Chatchai kemungkinan besar salah mendarat karena dia terlihat sedikit pincang sebelum membuang bola.

Kiper bernomor punggung 20 itu pada akhirnya harus digantikan oleh Siwarak Tedsungnoen tepat pada menit ke-33.

Chatchai tampaknya sudah mengetahui cedera yang dia alami cukup parah. Sebab, Chatchai terlihat menangis ketika ditandu keluar lapangan.

Benar saja, setelah diperiksa, Chatchai memang mengalami cedera parah, yakni anterior cruciate ligament (ACL) lutut kiri.

Menurut dokter timnas Thailand, Pakapon Isarakraisil, Chatchai kemungkinan besar harus menepi selama enam sampai delapan bulan akibat cedera tersebut.

Diagnosa itu membuat Chatchai dipastikan absen membela timnas Thailand pada final Piala AFF 2020 melawan Indonesia.

Baca juga: Indonesia Vs Thailand, Shin Tae-yong Akui Gajah Perang Lebih Kuat, tetapi…

Melihat kondisi Chatchai, Mano Polking mengaku sangat terpukul. Sebab, Chatchai adalah salah satu pilar utama pertahanan timnas Thailand.

"Tentu saja ini adalah kabar buruk untuk fans Thailand dan kami. Sebab, Chatchai tampil sangat baik sepanjang Piala AFF 2020," kata Mano Polking dikutip dari situs Siam Sport.

"Chatchai sangat berambisi untuk bermain di final. Semua penggawa timnas Thailand sangat terpukul kehilangan Chatchai karena cedera yang cukup parah," ujar Mano Polking menambahkan.

Mano Polking pantas sangat terpukul karena Chatchai adalah salah satu pemain kunci timnas Thailand di Piala AFF 2020.

Dari lima penampilan, Chatchai tercatat melakukan lima penyelamatan penting, tujuh kali memotong bola, dan lima sapuan.

Kontribusi Chatchai turut mengantar Thailand lolos ke final Piala AFF 2020 dengan catatan hanya kebobolan sekali sejak fase grup.

Baca juga: Final Piala AFF 2020, Kekuatan Indonesia di Mata Eks Pelatih Thailand

Setelah Chatchai dipastikan absen pada final Piala AFF 2020, opsi kiper timnas Thailand kini hanya tersisa Siwarak Tedsungnoen dan Kawin Thamsatchanan.

Dari dua nama itu, Siwarak lebih berpeluang tampil di final Piala AFF 2020. 

Sebab, Siwarak sudah dua kali tampil di Piala AFF 2020 sementara Kawin Thamsatchanan masih belum mendapatkan kesempatan bermain.

Meski demikian, Mano Polking mengaku masih belum menentukan siapa kiper yang akan mengawal gawang timnas Thailand pada final Piala AFF 2020.

"Kami masih memiliki dua kiper hebat. Kawin sudah kembali ke tim setelah mengunjungi ayahnya. Di sisi lain, Siwarak sudah bekerja sangat baik ketika mendapat kesempatan tampil," ujar Mano Polking.

"Kami masih memiliki waktu untuk membuat keputusan. Intinya, dua kiper kami siap tampil," tutur pelatih berusia 45 tahun itu menambahkan.

Selain Chatchai, Theerathon Bunmathan menjadi pemain timnas Thailand lainnya yang juga dipastikan absen pada laga leg pertama final Piala AFF 2020.

Baca juga: Final Piala AFF Indonesia Vs Thailand, Bisakah Spesialis Runner-up Tumbangkan Sang Raja?

Theerathon yang merupakan bek kiri andalan timnas Thailand terpaksa tidak bisa tampil akibat akumulasi kartu kuning.

Berbeda dari Thailand, timnas Indonesia kemungkinan besar akan tampil dengan kekuatan penuh.

Sebab, tidak ada pemain timnas Indonesia yang harus menjalani larangan bertanding akibat akumulasi kartu ataupun mengalami cedera parah.

Sama seperti semifinal, final Piala AFF 2020 juga menggunakan format dua leg tanpa aturan agresivitas gol tandang.

Leg pertama final Piala AFF 2020 dijadwalkan berlangsung pada Rabu (29/12/2021). Adapun leg kedua final Piala AFF 2020 akan dihelat tiga hari berselang pada Sabtu (1/1/2022).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber Siam Sport
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Final Malaysia Open 2022: Duel 2 WD Non-unggulan, Kans Apriyani/Fadia Raih Gelar Perdana

Final Malaysia Open 2022: Duel 2 WD Non-unggulan, Kans Apriyani/Fadia Raih Gelar Perdana

Sports
Final Malaysia Open 2022: Tuan Rumah Tanpa Wakil, Indonesia Kirim 2

Final Malaysia Open 2022: Tuan Rumah Tanpa Wakil, Indonesia Kirim 2

Sports
Jadwal Siaran Langsung Final Malaysia Open 2022, Mulai Siang Ini

Jadwal Siaran Langsung Final Malaysia Open 2022, Mulai Siang Ini

Badminton
Perjalanan Apriyani/Fadia ke Final Malaysia Open 2022: Libas Unggulan, Gelar Pertama di Depan Mata

Perjalanan Apriyani/Fadia ke Final Malaysia Open 2022: Libas Unggulan, Gelar Pertama di Depan Mata

Badminton
Cristiano Ronaldo Ngotot Minta Hengkang, Man United Tegas Tutup Pintu

Cristiano Ronaldo Ngotot Minta Hengkang, Man United Tegas Tutup Pintu

Liga Inggris
Perjalanan Fajar/Rian ke Final Malaysia Open 2022: Sempurna, 3 Kali Bungkam Wakil Tuan Rumah

Perjalanan Fajar/Rian ke Final Malaysia Open 2022: Sempurna, 3 Kali Bungkam Wakil Tuan Rumah

Badminton
Final Malaysia Open 2022, Head-to-head Fajar/Rian Vs Juara Dunia Asal Jepang

Final Malaysia Open 2022, Head-to-head Fajar/Rian Vs Juara Dunia Asal Jepang

Badminton
Respons PT LIB soal Polemik Striker Baru Arema FC yang Tiba-tiba Main di Piala Presiden

Respons PT LIB soal Polemik Striker Baru Arema FC yang Tiba-tiba Main di Piala Presiden

Liga Indonesia
Timnas U19 Indonesia Vs Vietnam, Shin Tae-yong: Petasan seperti Itu Mengurangi Fokus

Timnas U19 Indonesia Vs Vietnam, Shin Tae-yong: Petasan seperti Itu Mengurangi Fokus

Liga Indonesia
Timnas U19 Indonesia Vs Brunei: Shin Tae-yong Pastikan Sang Kapten Absen

Timnas U19 Indonesia Vs Brunei: Shin Tae-yong Pastikan Sang Kapten Absen

Liga Indonesia
Final Malaysia Open 2022: Tragedi Kecelakaan Momota dan Hadapi Axelsen

Final Malaysia Open 2022: Tragedi Kecelakaan Momota dan Hadapi Axelsen

Sports
Piala AFF U19 2022, Marselino Bicara Brunei: Kalah 0-7, tapi Saya Sampaikan...

Piala AFF U19 2022, Marselino Bicara Brunei: Kalah 0-7, tapi Saya Sampaikan...

Liga Indonesia
Kualifikasi F1 GP Inggris: Sainz Sabet Pole Perdana, Hamilton Akhirnya Kompetitif

Kualifikasi F1 GP Inggris: Sainz Sabet Pole Perdana, Hamilton Akhirnya Kompetitif

Sports
Timnas U19 Indonesia Vs Vietnam: Shin Tae-yong Kritik Penyelesaian Akhir Garuda Nusantara

Timnas U19 Indonesia Vs Vietnam: Shin Tae-yong Kritik Penyelesaian Akhir Garuda Nusantara

Liga Indonesia
Shin Tae-yong: Sudahilah Menyalakan Petasan dan Flare di Stadion

Shin Tae-yong: Sudahilah Menyalakan Petasan dan Flare di Stadion

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.