Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Piala AFF 2020, Hantu Cedera dan Covid-19 Bayangi Myanmar

Kompas.com - 04/12/2021, 23:22 WIB
Josephus Primus

Penulis

SINGAPURA, KOMPAS.com - Myanmar bakal membuka laga perhelatan Piala AFF 2020 melawan tuan rumah Singapura.

Pertandingan antara keduanya berlangsung pada Minggu (5/12/2021) di Stadion Nasional Singapura.

Kendati demikian, sebagaimana info terkini dari pelatih Myanmar, Antoine Hey dalam konferensi pers, Sabtu (4/12/2021), hantu cedera dan Covid-19 membayangi anak asuhnya.

Pemain Timnas U-23 Indonesia Osvaldo Haay beraksi saat melawan pemain Timnas Myanmar dalam pertandingan Semifinal SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Sabtu (7/12/2019). Timnas Indonesia menang 4-2 dari Myanmar.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Pemain Timnas U-23 Indonesia Osvaldo Haay beraksi saat melawan pemain Timnas Myanmar dalam pertandingan Semifinal SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Sabtu (7/12/2019). Timnas Indonesia menang 4-2 dari Myanmar.

Baca juga: Timnas Indonesia Libas Myanmar, Pujian dan Pengingat bagi Skuad Garuda

Di samping 27 penggawa Myanmar yang dinyatakan sehat, 4 orang mengalami cedera.

"10 orang pemain kami mesti menjalani tes ulang Covid-19," ucap Antoine Hey.

Dalam hitungan Antoine Hey, Myanmar bakal berlaga hanya dengan 13 pemain.

Ilustrasi corona virus (Covid-19)KOMPAS.COM/Shutterstock Ilustrasi corona virus (Covid-19)

"Ada 4 di antara mereka adalah kiper," ucapnya.

Pada jumpa pers itu, Antoine Hey hanya berada di dalam kamar hotelnya.

Pasalnya, Antoine sebelumnya berkontak dekat dengan para pemain.

Penyerang timnas Indonesia Egy Maulana Vikri beraksi pada sesi latihan jelang laga playoff Kualifikasi Piala Asia 2023 di Buriram, Thailand, pada 7 dan 11 Oktober 2021.PSSI Penyerang timnas Indonesia Egy Maulana Vikri beraksi pada sesi latihan jelang laga playoff Kualifikasi Piala Asia 2023 di Buriram, Thailand, pada 7 dan 11 Oktober 2021.

Sementara itu, menilik aturan FIFA, minimal ada 7 pemain di bangku cadangan saat tim berlaga.

Informasi terkini menunjukkan bahwa Myanmar mengalami masalah non-teknis dalam persiapan ke Piala AFF 2020.

Tiga pemain Myanmar yakni kiper Kyaw Zin Htet, penyerang Kyaw Ko Ko, dan Aung Thu tak bisa bergabung lantaran tersandung masalah politik dalam negeri.

Anggota keluarga menunggu tahanan di luar Penjara Insein di Yangon, Myanmar, Senin, 18 Oktober 2021.AP Anggota keluarga menunggu tahanan di luar Penjara Insein di Yangon, Myanmar, Senin, 18 Oktober 2021.

Kisruh politik dan pandemi Covid-19 membuat liga Myanmar musim 2021 tak bisa leluasa terselenggara.

Antoine Hey menyebut, di tengah kondisi seperti itu, dirinya kesulitan mendapatkan pemain-pemain muda.

Untuk menghadapi Piala AFF 2020, Myanmar melakukan pelatihan nasional di Turki.

Trofi Piala AFFDok. AFF Suzuki Cup Trofi Piala AFF

Pada uji coba, Myanmar menang 2-1 atas klub amatir Manavgatspor.

Myanmar juga menang atas klub Antalya Hal Spor Kulubu delapan gol tanpa balas.

Sementara, pada uji coba di Turki, Myanmar dipukul Burundi 1-2.

Selanjutnya, giliran Indonesia menjegal Myanmar dengan skor 4-1.

Timnas Indonesia sedang menjalani pemusatan latihan (TC) di Turki sebagai persiapan menjelang Piala AFF 2020.DOK. PSSI Timnas Indonesia sedang menjalani pemusatan latihan (TC) di Turki sebagai persiapan menjelang Piala AFF 2020.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pratama Arhan Debut di Suwon FC, Mentas 3 Menit, Kena Kartu Merah

Pratama Arhan Debut di Suwon FC, Mentas 3 Menit, Kena Kartu Merah

Internasional
Southampton Promosi ke Premier League, Libas Leeds di Final Play-off

Southampton Promosi ke Premier League, Libas Leeds di Final Play-off

Liga Inggris
Bonucci Ucap Selamat Tinggal kepada Sepak Bola

Bonucci Ucap Selamat Tinggal kepada Sepak Bola

Liga Italia
Mbappe Tak Tergantikan di PSG, Enrique Butuh 6 Rekrutan Baru

Mbappe Tak Tergantikan di PSG, Enrique Butuh 6 Rekrutan Baru

Liga Lain
Jadwal Leg 2 Final Liga 1 Madura United Vs Persib: Modal Apik Maung

Jadwal Leg 2 Final Liga 1 Madura United Vs Persib: Modal Apik Maung

Liga Indonesia
Top Skor Liga 1, David da Silva Mantap di Puncak Usai Bobol Madura United

Top Skor Liga 1, David da Silva Mantap di Puncak Usai Bobol Madura United

Liga Indonesia
Hasil Persib Vs Madura United 3-0: Da Silva 'Sakti', Maung Pesta

Hasil Persib Vs Madura United 3-0: Da Silva "Sakti", Maung Pesta

Liga Indonesia
Klasemen MotoGP 2024 Usai GP Catalunya 2024: Bagnaia Tempel Jorge Martin

Klasemen MotoGP 2024 Usai GP Catalunya 2024: Bagnaia Tempel Jorge Martin

Motogp
Malaysia Masters 2024: Rinov/Pitha Lawan 'Om' Sendiri, Modal Olimpiade

Malaysia Masters 2024: Rinov/Pitha Lawan "Om" Sendiri, Modal Olimpiade

Badminton
HT Persib Vs Madura United: Dua Tim Buntu di Babak Pertama, Skor 0-0

HT Persib Vs Madura United: Dua Tim Buntu di Babak Pertama, Skor 0-0

Liga Indonesia
Hasil MotoGP Catalunya 2024: Bagnaia No 1 Usai Salip Martin, Marquez Podium

Hasil MotoGP Catalunya 2024: Bagnaia No 1 Usai Salip Martin, Marquez Podium

Motogp
Klub Maarten Paes FC Dallas Sambut Bendera Indonesia dengan Cinta

Klub Maarten Paes FC Dallas Sambut Bendera Indonesia dengan Cinta

Liga Lain
Alasan Kompany Cocok Jadi Pelatih Bayern Muenchen

Alasan Kompany Cocok Jadi Pelatih Bayern Muenchen

Bundesliga
Inter Miami Menang Tanpa Messi, Reaksi Keras Fans, Martino Minta Maaf

Inter Miami Menang Tanpa Messi, Reaksi Keras Fans, Martino Minta Maaf

Liga Lain
MilkLife Soccer League 2024, Komitmen untuk Sepak Bola Putri Indonesia

MilkLife Soccer League 2024, Komitmen untuk Sepak Bola Putri Indonesia

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com