Lazio Vs Udinese: Sarri Ambil Inspirasi dari Liverpool, tapi Ogah Disamakan Klopp

Kompas.com - 02/12/2021, 23:20 WIB
Pelatih Lazio, Maurizio Sarri, melakukan selebrasi kemenangan bersama maskot tim, Olimpia, usai mengalahkan AS Roma dalam derbi Roma di Liga Italia 2021-2022 di Stadion Olimpico, 26 September 2021. VINCENZO PINTO/AFPPelatih Lazio, Maurizio Sarri, melakukan selebrasi kemenangan bersama maskot tim, Olimpia, usai mengalahkan AS Roma dalam derbi Roma di Liga Italia 2021-2022 di Stadion Olimpico, 26 September 2021.
|

KOMPAS.com - Pelatih Lazio, Maurizio Sarri. menyebut Liverpool asuhan Juergen Klopp sebagai sumber inspirasi untuk perkembangan tim asuhannya.

Lazio asuhan Maurizio Sarri bersiap menyambut duel kontra Udinese di Stadion Olimpico pada pekan ke-15 Liga Italia 2021-2022, Jumat (3/12/2021) dini hari pukul 02.45 WIB.

Lazio berangkat menuju laga tersebut tidak dengan modal terbaik. Pada sepasang pertandingan terakhir di Liga Italia, anak asuh Sarri selalu kalah, menelan total enam gol kebobolan, dan tak sekali pun sukses menjebol gawang musuh!

Setelah takluk 0-2 dari Juventus pada pekan ke-13, Lazio arahan Sarri dipermak Napoli 0-4 pada pekan berikutnya.

Lazio racikan Sarri kini hanya bertengger di posisi 9 klasemen Serie A Liga Italia via koleksi 21 poin.

Baca juga: Hasil Lengkap dan Klasemen Liga Italia per Kamis 2 Desember

Sebuah kondisi kurang ideal bagi Sarri yang sempat melihat anak asuhnya menuai start bagus lewat kemenangan meyakinkan atas Empoli (3-1) dan Spezia (6-1) pada dua pekan awal Serie A.

Sarri merasa penurunan performa yang dialami timnya bukanlah akhir dari segalanya.

Ia meminta agar manajemen klub bersabar. Sarri mencontohkan tahapan yang mesti dilalui Juergen Klopp kala mulai melatih Liverpool pada 2015.

“Anda harus memiliki ide jelas. Ketika Klopp menukangi Liverpool pada tahun pertama, tim finis di posisi 12 dan pada musim kedua 8. Setelah itu mereka memenangi segalanya,” kata Sarri seperti dikutip dari Tuttomercatoweb.

Sejatinya, statistik yang Sarri paparkan soal Klopp keliru. Pada musim perdana melatih Liverpool, Klopp mengantar tim finis di urutan 10.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.