KOMPAS.COM - Piala AFF 2020 akan digelar di Singapura mulai 5 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022.
Timnas berkekuatan 30 pemain dengan menurunkan pemain-pemain bertalenta seperti Egy Maulana Vikri, Evan Dimas, Witan Sulaeman dan kawan-kawan.
Pelatih asal Korea Selatan Shin Tae-yong diharapkan bisa memimpin timnas Indonesia menjuarai Piala AFF.
Maklum sejak kali pertama turnamen ini digelar pada 1996, Indonesia selalu gagal menjadi juara pada tiap edisi.
Baca juga: Hadiah Uang Tunai Messi Raih Ballon dOr Masih Kalah dengan Bonus Juara Piala AFF 2020
Prestasi maksimal timnas adalah menjadi runner-up sebanyak 5 kali pada 2000, 20002, 2004, 2010, dan 2016.
Hasil tersebut cukup mengecewakan karena timnas acap kali memiliki mesin gol di beberapa edisi turnamen yang mereka lakoni.
Pemain yang pernah menjadi mesin gol timnas alias top skor pada Piala AFF adalah Gendut Doni (5 gol, Piala AFF 2000), Bambang Pamungkas (8 gol, Piala AFF 2002), Ilham Jaya Kesuma (7 gol, Piala AFF 2004), dan Budi Sudarsono (4 gol, Piala AFF 2008).
Pada Piala AFF 2020, publik penasaran siapa yang akan menjadi mesin gol timnas. Hal itu lantaran Shin Tae-yong hanya membawa 4 penyerang yaitu Kushedya Hari Yudo (Arema FC), Dedik Setiawan (Arema FC), Hanis Saghara Putra (Persikabo 1973), dan Ezra Walian (Persib).
Jika melihat jumlah gol di kompetisi Liga 1 2021-2022, empat pemain depan pilihan Shin Tae-yong tersebut adalah para penyerang dengan catatan gol minim.
Sementara Shin Tae-yong tak memanggil Ilija Spasojevic yang notabene merupakan penyerang tersubur di Liga 1.
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.