Kompas.com - 28/11/2021, 18:41 WIB

KOMPAS.com - Pelatih Jacksen F Tiago menuliskan pesan kepada anaknya Hugo Samir yang baru saja dijatuhi hukuman larangan bermain 12 bulan.

Pesan itu dia sampaikan melalui sosial media Instagramnya Minggu (28/11/2021) sore.

Hugo Samir yang merupakan pemain Bhayangkara FC U18.

Dia terbukti bersalah karena menendang perangkat pertandingan dan terlibat kericuhan saat bertanding melawan Persebaya Surabaya U18 pada kompetisi Elite Pro Academy U-18 2021 28 Oktober 2021 lalu.

Baca juga: Selain Todd Ferre, Anak Jacksen F Tiago Dihukum 12 Bulan

Tidak hanya dilarang bermain. Pemain yang masih berusia 16 tahun itu juga dilarang berkegiatan sepak bola yang terafiliasi dengan PSSI.

Jacksen F Tiago berharap kejadian ini bisa menjadi bagian dari proses pendewasaan putranya untuk menjadi lebih baik ke depannya.

Dia berpesan supaya putranya memetik hikmah atas kejadian yang sudah terjadi serta berani bertanggung jawab atas apa yang sudah dilakukan.

“Kepada putraku, seperti yang selalu saya katakan kepadamu, musuh terbesar kita adalah ‘Orang yang Berada di Balik Cermin’ (diri sendiri). Jika kita tahu cara mengendalikan diri ketika kita berada di bawah tekanan, maka kita akan menjadi individu yang lebih baik,” tulis Jacksen disertai deretan foto momen perjalanan Hugo di sepak bola.

“Saya tahu kamu baru berusia 16 tahun. Tapi cobalah mulai belajar dari semua pengalaman baik dan buruk yang Tuhan hadirkan dalam kehidupanmu. Jika kita memahami itu, segala sesuatu terjadi karena suatu alasan,” imbuhnya.

Baca juga: Persis Resmi Rekrut Jacksen Sebagai Manajer Tim

Sebagai orang tua, Jacksen F Tiago memastikan akan terus menemani Hugo Samir menjalani hukuman ini dan terus memberikan dukungan untuk menjadi lebih baik lagi.

“Kami akan terus berada di sisimu, membuatmu belajar mengenai kesalahan yang kamu buat dan membuatmu menjadi orang yang lebih baik. Tidak ada yang akan pernah mencintaimu lebih dari Ibu dan Ayah.”

“Angkat kepalamu pria kecil,” kata Jacksen mengakhiri.

Jacksen F Tiago mengatakan, hatinya sempat hancur saat mengetahui Hugo Samir melakukan tindakan tidak terpuji kepada perangkat pertandingan.

Setelah kabar itu turun dia bahkan langsung mencari kontak pribadi wasit yang diketahui bernama Agus.

Kemudian secara pribadi dia meminta maaf kepada wasit yang bersangkutan sebagai orang tua dari Hugo Samir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.