Kompas.com - 23/11/2021, 16:20 WIB
Xavi Hernandez memberi arahan kepada bek Barcelona Gerard Pique dalam laga pekan ke-14 Liga Spanyol 2021-2022 melawan Espanyol di Stadion Camp Nou, Minggu (21/11/2021) dini hari WIB. AFP/PAU BARRENAXavi Hernandez memberi arahan kepada bek Barcelona Gerard Pique dalam laga pekan ke-14 Liga Spanyol 2021-2022 melawan Espanyol di Stadion Camp Nou, Minggu (21/11/2021) dini hari WIB.
|

KOMPAS.com - Xavi Hernandez pasang badan melindungi para gelandang Barcelona dari kritik. Menurutnya, cara bermain bermain Barca tak membutuhkan pemain bertinggi 2 meter dan berat 85 kg.

Xavi Hernandez akan memimpin Barcelona menjalani laga penting di Liga Champions melawan Benfica, Rabu (24/11/2021) dini hari pukul 03.00 WIB.

Barca butuh kemenangan dalam duel Grup E Liga Champions kontra Benfica. Tambahan tripoin akan memastikan langkah Barcelona arahan Xavi ke fase 16 besar Liga Champions.

Situasi Grup E saat ini menunjukkan Bayern Muenchen ada di tangga teratas klasemen dan sudah mengantongi tiket ke fase gugur dengan koleksi 12 poin.

Satu tiket tersisa dari Grup E akan menjadi rebutan Barcelona yang ada di peringkat 2 dengan bekal 6 angka. Benfica menguntit tepat di bawah Barca dengan modal empat poin.

Baca juga: Tantangan Xavi Selanjutnya, Bawa Barcelona ke 16 Besar Liga Champions

Menjelang duel melawan Benfica, sektor gelandang Barcelona mendapatkan sorotan dari pengamat.

Sejumlah pengamat dan jurnalis menyebut ada sesuatu yang kurang di lini tengah Barca, yakni elemen kekuatan dan fisik.

Berdasarkan opini tersebut, Barcelona dinilai butuh gelandang bertenaga besar dan berpostur gempal macam Franck Kessie (AC Milan) atau Denis Zakaria (Borussia Moenchengladbach).

Xavi tak sependapat dengan pemikiran para pengamat. Sang pelatih asal Terrassa pasang badang untuk melindungi para gelandangnya sekarang.

“Kami sudah memiliki elemen fisik, kami sudah punya. (Frenkie) De Jong, Nico (Gonzalez), atau Busi (Sergio Busquets), tanpa harus menjadi sangat kuat, adalah gelandang yang paling sering merebut bola di dunia,” kata Xavi.

“Untuk bermain seperti kami, pemain tak perlu bertinggi badan 2 meter dan memiliki berat 85 kilogram.”

Baca juga: Barcelona Akan Berkembang di Bawah Xavi, Messi Yakin Itu

“Lihat bagaimana Pedri merebut bola, seperti yang pernah dilakukan Iniesta. Semua itu tergantung kepada gaya bermain,” tutur Xavi seperti dilansir dari Mundo Deportivo.

Sejak diangkat sebagai pelatih Barcelona pada awal November silam, Xavi menegaskan bahwa tim asuhannya harus menjadi protagonis lapangan dengan banyak menguasai bola.

Karena itu, Xavi lebih membutuhkan gelandang dengan kemampuan mengendalikan permainan ketimbang deretan pemain pekerja bertubuh gempal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelatih Brentford: Man United Cuman Modal Beruntung

Pelatih Brentford: Man United Cuman Modal Beruntung

Liga Inggris
Profil Lee Zii Jia: Anak Didik Pelatih Indonesia yang Memutuskan Keluar dari BAM

Profil Lee Zii Jia: Anak Didik Pelatih Indonesia yang Memutuskan Keluar dari BAM

Sports
Biar Tak Penasaran, Ini Kata-kata Ronaldo Saat Layangkan Protes ke Rangnick

Biar Tak Penasaran, Ini Kata-kata Ronaldo Saat Layangkan Protes ke Rangnick

Liga Inggris
Sani Rizki Fauzi: Tak Masuk Skuad Piala AFF 2020, Kini Dipercaya Shin Tae-yong

Sani Rizki Fauzi: Tak Masuk Skuad Piala AFF 2020, Kini Dipercaya Shin Tae-yong

Sports
Wajah Baru Timnas Indonesia Ingin Beri Pembuktian

Wajah Baru Timnas Indonesia Ingin Beri Pembuktian

Liga Indonesia
Drama Ronaldo Banting Jaket, Gol Rashford Bikin 'Happy Ending'

Drama Ronaldo Banting Jaket, Gol Rashford Bikin "Happy Ending"

Liga Inggris
Cengkeraman dan Bisikan Rangnick untuk Meredakan Amarah Ronaldo

Cengkeraman dan Bisikan Rangnick untuk Meredakan Amarah Ronaldo

Liga Indonesia
Ragam Respons Pelatih Liga 1 soal Pemanggilan Pemainnya ke Timnas Indonesia

Ragam Respons Pelatih Liga 1 soal Pemanggilan Pemainnya ke Timnas Indonesia

Liga Indonesia
Coppa Italia: Inter Milan Menang Dramatis, Juventus...

Coppa Italia: Inter Milan Menang Dramatis, Juventus...

Liga Italia
Hasil dan Klasemen Liga Inggris: MU Bikin Sejarah Baru Sambil Samai Poin Arsenal

Hasil dan Klasemen Liga Inggris: MU Bikin Sejarah Baru Sambil Samai Poin Arsenal

Liga Inggris
Sinar Anthony Elanga di Tengah Drama Ronaldo-Rangnick

Sinar Anthony Elanga di Tengah Drama Ronaldo-Rangnick

Sports
Inter Milan di Musim 2021-2022: Gol Bisa Datang dari Mana Saja

Inter Milan di Musim 2021-2022: Gol Bisa Datang dari Mana Saja

Sports
Ronaldo Marah sampai Banting Jaket, Rangnick: Itu Wajar

Ronaldo Marah sampai Banting Jaket, Rangnick: Itu Wajar

Liga Inggris
Valencia Vs Sevilla Sama Kuat, Gagal Pertipis Jarak dengan Real Madrid

Valencia Vs Sevilla Sama Kuat, Gagal Pertipis Jarak dengan Real Madrid

Liga Spanyol
VIDEO - Drama Ronaldo di Laga Brentford Vs MU, dari Banting Jaket hingga Dicengkeram Rangnick

VIDEO - Drama Ronaldo di Laga Brentford Vs MU, dari Banting Jaket hingga Dicengkeram Rangnick

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.