Kompas.com - 16/11/2021, 23:39 WIB
Wasit Steven Yubel Poli memimpin pertandingan pekan 11 Liga 1 2021 Arema FC melawan Persebaya Surabaya yang berakhir dengan skor 2-2 di Stadion Manahan Solo, Sabtu (6/11/2021) malam. KOMPAS.com/Suci RahayuWasit Steven Yubel Poli memimpin pertandingan pekan 11 Liga 1 2021 Arema FC melawan Persebaya Surabaya yang berakhir dengan skor 2-2 di Stadion Manahan Solo, Sabtu (6/11/2021) malam.

KOMPAS.com - Tingginya jumlah keputusan kontroversial yang dibuat wasit di Liga 1 2021-2022 membuat PT LIB akhirnya membuka wacana untuk pengadaan video assistant referee (VAR).

Pengadaan VAR ini dianggap sebagai langkah solutif untuk menyelesaikan masalah kualitas wasit yang menjadi sorotan publik.

Akan tetapi, mantan wasit terbaik Indonesia era 90-2000-an, Purwanto, memiliki pendapat sendiri.

Menurut dia, pengadaan VAR dalam kompetisi cocok dijadikan solusi ke depan, tetapi tidak menyelesaikan masalah yang terjadi saat ini.

Baca juga: Persik Kediri Melihat Ada Peningkatan Kualitas Wasit di Liga 1 2021

Pengadaan VAR tidak murah dan membutuhkan waktu pemesanan yang cukup lama.

Bahkan, PT LIB sendiri mengungkapkan VAR diproyeksi baru bisa diterapkan di Liga 1 musim depan dengan percobaan pada akhir musim kompetisi 2021-2022.

Belum lagi wasit atau operator VAR nanti juga membutuhkan lisensi khusus sehingga perlu menjalani pendidikan terlebih dahulu.

Karena itu, jika tujuannya untuk menekan keputusan kontroversial, khususnya soal gol dan penalti, Purwanto menyarankan pengadaan tenaga tambahan dua orang pembantu wasit yang dekat dengan gawang.

Baca juga: Wasit Persebaya Vs Persela Diistirahatkan, Bonek Batal Demo

Hakim garis Liga 1 2021-2022 mengangkat bendera.
KOMPAS.com/Suci Rahayu Hakim garis Liga 1 2021-2022 mengangkat bendera.

"Tidak usah VAR dulu, dua orang pembantu wasit dekat dengan gawang saja tidak ada," ujar Purwanto kepada Kompas.com.

"Kan sebenarnya juga menjadi solusi, menempatkan pembantu wasit di gawang. Kalau wasit ragu bisa tanya mereka. Ilustrasi saja, sudah dibuat simpel saja, coba saja pasang dua orang di situ, tidak usah VAR," katanya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.