Kompas.com - 06/11/2021, 06:40 WIB
Pelatih Al Sadd, Xavi bereaksi selama pertandingan sepak bola Piala Dunia Klub FIFA 2019 antara Al Sadd Qatar dan Hienghene Sport Kaledonia Baru di Stadion Jassim Bin Hamad AFP/KARIM JAAFARPelatih Al Sadd, Xavi bereaksi selama pertandingan sepak bola Piala Dunia Klub FIFA 2019 antara Al Sadd Qatar dan Hienghene Sport Kaledonia Baru di Stadion Jassim Bin Hamad

KOMPAS.com - Masa kritis Barcelona menjadi alasan Al Sadd rela melepas Xavi Hernandez. 

Al Sadd telah mencapai kesepakatan dengan Barcelona perihal transfer Xavi sebagai pelatih baru di klub Spanyol berjuluk Blaugrana tersebut. 

Kepastian itu disampaikan Al Sadd melalui pernyataan yang dirilis di situs dan media sosial mereka pada Jumat (5/11/2021). 

Xavi langsung menjadi calon kuat pelatih Barcelona setelah klub asal Catalunya itu memecat Ronald Koeman akhir bulan lalu.

 Baca juga: Berita Baik untuk Barcelona, Al-Sadd Lepas Xavi

Xavi juga sudah menyatakan keinginannya untuk pulang ke Barcelona, klub yang pernah ia bela selama 17 musim sejak 1998-2015. 

Barcelona pun langsung gerak cepat. Mereka berada di Doha, Qatar, Rabu (3/11/2021) untuk melakukan negosiasi dengan Al Sadd. 

Akan tetapi, beberapa waktu lalu Al Sadd sempat menyampaikan pernyataan bahwa mereka enggan melepas Xavi. 

"Kami menyambut baik kunjungan delegasi dari Barcelona. Kami menghargai dan menghormati mereka," ujar Turki Al-Ali selaku CEO Al Sadd, sebagaimana dilansir dari laman resmi klub.  

"Posisi klub sudah jelas sejak awal. Kami berkomitmen untuk mempertahankan pelatih Xavi dan kami tidak dapat membiarkannya pergi pada waktu musim yang sensitif ini." 

Kendati demikian, pada akhirnya Al Sadd sampai pada keputusan untuk melepas Xavi.

CEO Al Sadd, Turki Al-Ali, dalam pernyataannya mengungkapkan bahwa pihaknya merelakan Xavi karena Barcelona sedang dalam masa kritis. 

Baca juga: Pep Guardiola: Xavi Siap Jadi Pelatih Barcelona

"Xavi adalah bagian penting dari sejarah Al Sadd dan kami berharap dia sukses menjalani karier selanjutnya," kata Turki Al-Ali dikutip dari situs resmi Al Sadd. 

"Xavi memberi tahu kami beberapa hari yang lalu tentang keinginannya untuk pergi ke Barcelona pada saat ini karena klub kota kelahirannya mengalami situasi kritis." 

"Kami memahaminya dan memutuskan untuk tidak menghalangi jalannya. Xavi dan keluarganya akan tetap diterima di Doha dan hubungan kami akan berlanjut," tutur Turki Al-Ali. 

Xavi sendiri sudah mengucapkan salam perpisahan dengan Al Sadd dan para pemainnya. Marca melaporkan Xavi akan dipresentasikan sebagai pelatih baru Barcelona pada Senin (8/11/2021). 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.