Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/11/2021, 12:40 WIB

KOMPAS.com - Persebaya Surabaya berhasil melanjutkan tren positif mereka pada pekan ke-10 Liga 1 2021-2022 melawan Persiraja Banda Aceh di Stadion Maguwoharjo Sleman, Minggu (31/10/2021) malam.

Taisei Marukawa dkk sukses memetik kemenangan kedua beruntun. Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, mengungkap rahasia di balik kemenangan tim atas Persiraja.

"Senjata" itu ialah mengincar gol cepat untuk membuat mental lawan menjadi down.

Baca juga: Aji Santoso Bangga Timnas U23 Indonesia Bernuansa Persebaya, tetapi...

Memanfaatkan situasi internal tim Persiraja yang kurang kondusif, Aji Santoso berusaha meredam kebangkitan Persiraja dengan mencetak gol cepat.

Misi tersebut berhasil dilakukan seusai Alwi Slamat sukses mencetak gol pada menit ke-8 melalui bola placing yang gagal diantisipasi penjaga gawang Persiraja.

Karena itu, Persebaya menguasai jalannya pertandingan hingga mampu menambah gol di pertengahan babak kedua melalui sepakan penalti Jose Wilkson pada menit ke-52.

"Alhamdulillah saya bisa meredam kebangkitan Persiraja Banda Aceh karena pergantian pelatih yang dilakukan Persiraja. Ada kemungkinan pemain menjadi nothing to lose, bermain lepas, akhirnya dia tampil bagus atau sebaliknya," kata Aji Santoso.

"Namun, kami menekankan seluruh pemain untuk membuat mental lawan down dengan mencetak gol cepat. Alhamdulillah kami bisa mencetak gol pada babak pertama," katanya.

Baca juga: Profil Alwi Slamat, Prajurit Serbabisa Persebaya

Pemain Persebaya Surabaya Alwi Slamat dijaga ketat pemain Persiraja Banda Aceh pada pekan 10 Liga 1 2021-2022 yang berakhir dengan skor 2-0 di Stadion Maguwoharjo Sleman, Minggu (31/10/2021) malam.KOMPAS.com/Suci Rahayu Pemain Persebaya Surabaya Alwi Slamat dijaga ketat pemain Persiraja Banda Aceh pada pekan 10 Liga 1 2021-2022 yang berakhir dengan skor 2-0 di Stadion Maguwoharjo Sleman, Minggu (31/10/2021) malam.

Namun, sayang sepanjang laga, Persebaya beberapa kali mendapat kesempatan emas, tetapi tidak bisa diselesaikan dengan baik.

Penyelesaian akhir masih dirasa menjadi problem akut Persebaya.

Aji Santoso mengatakan pemainnya sudah berusaha keras untuk berhasil mengonversi setiap peluang menjadi gol. Namun, menurut dia, dalam sepak bola, wajar apabila setiap peluang ada yang tidak bisa dikonversi menjadi gol karena juga dipengaruhi faktor keberuntungan.

"Begitulah sepak bola, tidak semua peluang harus menjadi gol. Kadang-kadang peluang yang 99 persen masuk pun kadang tidak masuk, ya itulah sepak bola," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+