Kompas.com - 27/10/2021, 18:20 WIB
Skuad Persib Bandung berkumpul dan berdoa bersama sebelum bertanding menghadapi PSIS Semarang di pekan kesembilan Liga 1 2021-2022. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (26/10/2021) itu Persib sukses mengunci kemenangan dengan skor 1-0 atas PSIS. KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHASkuad Persib Bandung berkumpul dan berdoa bersama sebelum bertanding menghadapi PSIS Semarang di pekan kesembilan Liga 1 2021-2022. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (26/10/2021) itu Persib sukses mengunci kemenangan dengan skor 1-0 atas PSIS.

Menurut pelatih asal Belanda itu, pencapaian ini merupakan buah kerja keras dari para pemain selama ini. Alberts tak menampik, dirinya merasa bangga dengan kinerja dari Marc Anthony Klok dkk.

"Saya bangga kepada pemain, itu layak didapat oleh pemain atas kerja kerasnya dan mereka mulai menikmati permainan. Catatan belum terkalahkan juga menjadi motivasi bagi pemain," tutur Alberts.

Tetap membumi

Ada hal menarik, menyoal pencapaian tak terkalahkan Persib dalam sembilan laga di awal musim ini.

Torehan tersebut dibukukan Persib setelah mengalahkan Bhayangkara FC dan PSIS Semarang yang sebelumnya juga berstatus sebagai tim yang belum terkalahkan di Liga 1 2021-2022.

Bhayangkara FC menjadi korban pertama Persib. Kedua kesebelasan bertemu di pekan ketujuh pada 16 Oktober lalu. Persib berhasil melalui laga tersebut dengan kemenangan meyakinkan 2-0.

Selanjutnya, giliran PSIS Semarang yang menderita kekalahan perdananya setelah bersua Persib. Maung Bandung sukses menghentikan perlawanan PSIS dengan keunggulan 1-0 di pertandingan pekan kesembilan Liga 1 2021-2022, Selasa (26/10/2021).

Baca juga: Telan Kekalahan Perdana, PSIS Petik Pelajaran Berharga dari Laga Melawan Persib

"Ini juga merupakan hal yang unik karena ini jadi laga dua tim yang belum terkalahkan, dan kami akhirnya harus saling mengalahkan," tutur Alberts.

Kendati demikian, melalui sembilan laga tanpa terkalahkan belum menandakan perjuangan Persib sudah berakhir. Perjalanan untuk merealisasikan target juara pada akhir musim masih panjang terbentang.

Begitu pula dengan rintangan yang akan dihadapi di depan, bakal lebih sulit dan menantang tentunya.

Oleh karena itu, Alberts mengingatkan kepada seluruh pemain untuk tak cepat berpuas diri.

"Di Indonesia, seluruh pertandingan berjalan sulit. Faktor kesulitan itu disebabkan semua tim punya standar yang sama," kata Alberts.

"Menjadi lebih sulit adalah kami tidak bermain home and away, kami baru pertama kali bermain setelah 1,5 tahun dan itu sudah beberapa kali dikatakan," kata dia.

 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Benzema Sebut Pengkritik Messi Tak Mengerti Sepak Bola

Benzema Sebut Pengkritik Messi Tak Mengerti Sepak Bola

Liga Lain
Persita Vs Persija, Andritany: Kemenangan Penting dan Clean Sheet Bonus

Persita Vs Persija, Andritany: Kemenangan Penting dan Clean Sheet Bonus

Liga Indonesia
Profil Donald Pandiangan, Robin Hood Indonesia di Balik Medali Pertama Olimpiade

Profil Donald Pandiangan, Robin Hood Indonesia di Balik Medali Pertama Olimpiade

Sports
Man United Kantongi Empat Kandidat Pelatih, Siapa Pilihan Ronaldo?

Man United Kantongi Empat Kandidat Pelatih, Siapa Pilihan Ronaldo?

Liga Inggris
Bagaimana Pemain Tenis Meja Kehilangan Angka?

Bagaimana Pemain Tenis Meja Kehilangan Angka?

Sports
Neville Yakin Liverpool Bisa Geser Man City dari Puncak

Neville Yakin Liverpool Bisa Geser Man City dari Puncak

Liga Inggris
Fakta Laga GMC Vs Surabaya Fever, Bola Basket Putri Butuh Panggung

Fakta Laga GMC Vs Surabaya Fever, Bola Basket Putri Butuh Panggung

Sports
Varian Omicron Kian Mengkhawatirkan, PSS dan Persebaya Kompak Ambil Sikap

Varian Omicron Kian Mengkhawatirkan, PSS dan Persebaya Kompak Ambil Sikap

Liga Indonesia
Real Madrid dan Barca Bersaing Dapatkan Wonderkid Brasil Berusia 15 Tahun

Real Madrid dan Barca Bersaing Dapatkan Wonderkid Brasil Berusia 15 Tahun

Liga Spanyol
Pevita Pearce Jajal PUBG Mobile 1.8, Map Livik Jadi Favoritnya

Pevita Pearce Jajal PUBG Mobile 1.8, Map Livik Jadi Favoritnya

Sports
Ramaikan Tren, Neymar Beli NFT di OpenSea Senilai Rp 15 Miliar

Ramaikan Tren, Neymar Beli NFT di OpenSea Senilai Rp 15 Miliar

Liga Lain
Kabar Bulu Tangkis Indonesia: Kepergian Chafidz Yusuf dan Hendry Saputra dari PBSI, hingga Penghormatan untuk Sang Pelatih

Kabar Bulu Tangkis Indonesia: Kepergian Chafidz Yusuf dan Hendry Saputra dari PBSI, hingga Penghormatan untuk Sang Pelatih

Badminton
Macam-macam Posisi Pegangan dalam Softball

Macam-macam Posisi Pegangan dalam Softball

Sports
Demi Madura United, Kiper Asal Korea Selatan Ini Ingin Belajar Bahasa Indonesia

Demi Madura United, Kiper Asal Korea Selatan Ini Ingin Belajar Bahasa Indonesia

Liga Indonesia
Update Jadwal Seri 4 Liga 1: Laga Persija Bentrok dengan Timnas hingga Deretan Big Match

Update Jadwal Seri 4 Liga 1: Laga Persija Bentrok dengan Timnas hingga Deretan Big Match

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.