Kompas.com - 17/10/2021, 18:56 WIB
Robert Rene Albert terlibat keributan sesuai laga Bhayangkara FC vs Persib Bandung, Sabtu (16/10/2021) malam WIB di Stadion Moch Soebroto, Magelang. KOMPAS.com/Mochamad SadheliRobert Rene Albert terlibat keributan sesuai laga Bhayangkara FC vs Persib Bandung, Sabtu (16/10/2021) malam WIB di Stadion Moch Soebroto, Magelang.

“Hukum normatif memang sudah selesai ketika keduanya berangkulan dan saling meminta maaf. Tapi, tidak dengan hukum sepakbola,” ucap Akmal.

“Kasus ini harus masuk meja Komdis untuk disidik dan diberikan putusan hukumnya. Perseteruan di lapangan termasuk pelanggaran terhadap kode etik Komite Disiplin dan juga regulasi,” imbuhnya.

Baca juga: Kericuhan Bhayangkara FC dan Persib Bandung Berakhir dengan Damai

Tindakan tegas juga diharapkan diberikan terhadap kasus perilaku buruk pada laga Persipura vs Persebaya dihari yang sama.

Gelandang Persebaya Bruno Moreira dan bek Persipura Israel Wamiau larut dalam emosi akibat ketegangan di dalam lapangan yang berujung pada kartu merah bagi keduanya.

Sama seperti kasus sebelumnya, Bruno dan Israel sudah saling memaafkan usai laga. Namun, Akmal meminta ada langkah tegas sebagai contoh bagi pemain lain.

“Memang wasit memberikan kartu merah kepada keduanya. Tapi, itu bukan berarti tidak bisa disidik dan diberikan hukuman tambahan,” ucapnya.

Akmal Marhali melanjutkan insiden-insiden ini belum termasuk kasus-kasus pelanggaran protokol kesehatan di luar lapangan yang melibatkan tim, pemain, official maupun suporter.

Padahal hal-hal, mengenai protokol kesehatan sudah disepakati dalam regulasi kompetisi. Sehingga bisa berujung pada hukuman bagi pelanggarnya.

Namun, nyatanya pelanggaran-pelanggaran di luar lapangan tidak pernah ditangani dan kini semakin tidak terkendali.

Karena itu, dia menantikan langkah konkret dari Komdis sebagai pihak yang paling bertanggung jawab.

“Nah, semua ini bagian dari kerja komdis PSSI! Jangan rebahan saja! Ayo kerja. Tegakkan hukum sepak bola!” pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.