Liga 1 Banyak Kontroversi Tak Tertangani, Peran Komdis Dipertanyakan

Kompas.com - 17/10/2021, 18:56 WIB
Robert Rene Albert terlibat keributan sesuai laga Bhayangkara FC vs Persib Bandung, Sabtu (16/10/2021) malam WIB di Stadion Moch Soebroto, Magelang. KOMPAS.com/Mochamad SadheliRobert Rene Albert terlibat keributan sesuai laga Bhayangkara FC vs Persib Bandung, Sabtu (16/10/2021) malam WIB di Stadion Moch Soebroto, Magelang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Save Our Soccer (SOS) mempertanyakan peran Komisi Disiplin (Komdis) sepanjang pelaksanaan Liga 1 2021-2022.

Sebab hingga awal Seri 2 ini, banyak ditemukan kasus yang terjadi baik terkait pertandingan maupun pelaksanaan protokol kesehatan yang seolah dibiarkan menguap begitu saja.

SOS khawatir jika Komdis tidak segera menunjukan peran aktif, kasus-kasus yang terjadi dianggap sebagai sebuah kewajaran.

Hal ini dikhawatirkan menjadi masalah yang lebih besar pada kemudian hari.

“Save Our Soccer berharap Komdis PSSI punya nyali bekerja di tengah pandemic Covid-19. Pelanggaran yang dibiarkan Komdis akan menjadi pembenaran dan membuat kompetisi cacat permanen dalam pelaksanaannya,” ujar koordinator Save Our Soccer Akmal Marhali kepada Kompas.com.

Baca juga: Tanggapan PT LIB Soal Kisruh antara Ofisial Bhayangkara FC dan Persib

Saat ini SOS tengah menantikan tindak lanjut dari Komdis mengenai insiden yang terjadi pada laga Bhayangkara FC vs Persib.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terlihat COO Bhayangkara FC Sumardji menghampiri pelatih Persib Robert Rene Albert secara agresif dengan menurunkan masker setelah peluit panjang laga di Stadion Moch Soebroto Magelang, Sabtu (16/10/2021) malam.

Insiden tersebut tertangkap kamera dalam siaran langsung secara nasional dan menjadi buah perbincangan di media sosial.

Pihak Bhayangkara dan Persib akhirnya menyelesaikan masalah tersebut dengan cara kekeluargaan pada sesi konferensi pers seusai laga.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Bhayangkara FC (@bhayangkarafc)

 

Namun, SOS menilai insiden ini perlu ditindaklanjuti karena ada hukum dan kode etik sepak bola yang sudah dilanggar.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.