Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

HT Persela Vs Madura United, Gol Geledek Birrul Antar Laskar Joko Tingkir Ungul

Kompas.com - 16/10/2021, 16:06 WIB
M. Hafidz Imaduddin,
Firzie A. Idris

Tim Redaksi

SLEMAN, KOMPAS.com - Persela Lamongan untuk sementara unggul 1-0 pada babak pertama pertandingan melawan Madura United.

Duel Persela vs Madura United merupakan laga pekan ketujuh Liga 1 2021-2022 yang dihelat di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (16/10/2021) sore WIB.

Laskar Joko Tingkir, julukan Persela, berhasil unggul setelah tendangan keras kaki kanan Ahmad Birrul Walidain merobek jala gawang Madura United pada menit ketujuh.

Dilihat dari statistik, Madura United asuhan Rahmad Darmawan sebenarnya mengusai pertandingan.

Hal itu dibuktikan dari persentase penguasaan bola Madura United yang mencapai 65 persen pada babak pertama.

Namun, buruknya final pass dan penyelesaian akhir membuat Madura United gagal mencetak gol.

Laskar Sape Kerrab, julukan Madura United, tercatat hanya memiliki satu tembakan tepat sasaran sepanjang babak pertama.

Di sisi lain, Persela asuhan Iwan Setiawan sukses mencetak satu gol dari tiga tembakan tepat sasaran.

Baca juga: Link Live Streaming Persela Vs Madura United, Kick-off 15.15 WIB

Jalannya babak pertama laga Persela Vs Madura United:

Pelatih Persela, Iwan Setiawan, masih mengandalkan striker asal Brasil, Ivan Carlos, di lini depan.

Ivan Carlos kali ini akan disokong oleh dua gelandang serang Persela, yakni Gian Zola dan Jabar Sharza.

Di sisi lain, kapten Madura United, Fachrudin, yang sempat diragukan akibat cedera tampil sebagai starter.

Fachrudin kali ini didampingi oleh mantan bek Persija Jakarta asal Brasil, Jaimerson Da Silva.

Di lini tengah, pelatih Madura United, mempercayakan kedalaman kepada dua pemain asingnya, yakni Kim Jinsung dan Hugo Gomes.

Kim Jinsung bertugas sebagai gelandang bertahan sementara Hugo Gomes berperan sebagai deep-lying playmaker.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Persebaya Vs Bali United, Teco Minta Bali Kerja Keras

Persebaya Vs Bali United, Teco Minta Bali Kerja Keras

Liga Indonesia
Arsenal Vs Chelsea, Arteta Salut dengan Pochettino

Arsenal Vs Chelsea, Arteta Salut dengan Pochettino

Liga Inggris
Persebaya Vs Bali United, Mental Kuat Bajul Ijo

Persebaya Vs Bali United, Mental Kuat Bajul Ijo

Liga Indonesia
Klasemen Liga Italia: Inter Scudetto, Jauhi Milan dan Juventus

Klasemen Liga Italia: Inter Scudetto, Jauhi Milan dan Juventus

Liga Italia
Fakta Menarik Korsel, Lawan Timnas U23 Indonesia di Perempat Final Piala Asia U23

Fakta Menarik Korsel, Lawan Timnas U23 Indonesia di Perempat Final Piala Asia U23

Liga Indonesia
Babak Akhir Ten Hag di Man United, Disebut Tidak Ada Jalan Kembali

Babak Akhir Ten Hag di Man United, Disebut Tidak Ada Jalan Kembali

Liga Inggris
Respons Pemain Persib Usai Ikuti 'Kelas' VAR Liga 1

Respons Pemain Persib Usai Ikuti "Kelas" VAR Liga 1

Liga Indonesia
Format Baru Liga 1 Disebut Seru, Apresiasi Trofi untuk Borneo FC

Format Baru Liga 1 Disebut Seru, Apresiasi Trofi untuk Borneo FC

Liga Indonesia
Persib Dapat Sosialisasi Penerapan VAR untuk Championship Series Liga 1

Persib Dapat Sosialisasi Penerapan VAR untuk Championship Series Liga 1

Liga Indonesia
Cara AC Milan Ganggu Pesta Scudetto Inter Milan di San Siro

Cara AC Milan Ganggu Pesta Scudetto Inter Milan di San Siro

Liga Italia
Indonesia Cetak Sejarah di Piala Asia U23, Kekuatan Poros Ernando-Rizky Ridho

Indonesia Cetak Sejarah di Piala Asia U23, Kekuatan Poros Ernando-Rizky Ridho

Timnas Indonesia
Pelatih Timnas U23 Korea Terkejut dengan STY, Indonesia Lawan Sulit

Pelatih Timnas U23 Korea Terkejut dengan STY, Indonesia Lawan Sulit

Timnas Indonesia
Indonesia Vs Korea Selatan: PSSI Upayakan Nathan Tjoe-A-On Kembali

Indonesia Vs Korea Selatan: PSSI Upayakan Nathan Tjoe-A-On Kembali

Timnas Indonesia
Inter Juara Serie A, 'Demonismo', dan Karya Master Transfer Marotta

Inter Juara Serie A, "Demonismo", dan Karya Master Transfer Marotta

Liga Italia
Pengamat Australia Soal Syarat Timnas Indonesia Jadi 'Superpower' di Asia

Pengamat Australia Soal Syarat Timnas Indonesia Jadi "Superpower" di Asia

Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com