Kompas.com - 13/10/2021, 14:40 WIB
Mantan pemain sepakbola nasional Ortizan Solossa, Fakhri Husaini dan Ponaryo Astaman foto bersama seusai babak semifinal PON XX Papua 2021 di Stadion Barnabas Youwe Sentani Kabupetan Jayapura, Senin (12/10/2021) sore. KOMPAS.com/Suci RahayuMantan pemain sepakbola nasional Ortizan Solossa, Fakhri Husaini dan Ponaryo Astaman foto bersama seusai babak semifinal PON XX Papua 2021 di Stadion Barnabas Youwe Sentani Kabupetan Jayapura, Senin (12/10/2021) sore.

JAYAPURA, KOMPAS.com - Momen langka tertangkap kamera pada saat partai semifinal sepak bola putra PON XX Papua 2021 antara Jawa timur dan Aceh di Stadion Barnabas Youwe Kabupaten Jayapura, Selasa (12/10/2021) kemarin.

Seusai laga yang berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Aceh tersebut, arena laga berubah menjadi tempat reuni para legenda sepak bola nasional.

Dimulai dari pertemuan dua legenda Fakhri Husaini dan Ruddy Keltjes yang menjadi pelatih kedua tim yang bertanding.

Ruddy Keltjes, sebagai pelatih Jawa Timur, mengucapkan selamat kepada Fakhri atas kemenangan tim Aceh.

Baca juga: Hasil Sepak Bola PON Papua - Bekuk Jatim, Aceh Tembus Final dengan Kondisi Terbatas

Kemudian, dari bangku penonton muncul juga Ortizan Solossa, Ponaryo Astaman, dan Jack Komboy. Ketiga ikon Liga Indonesia era 2000-an tersebut kemudian ikut bertegur sapa dengan aktor-aktor lapangan hijau yang sudah lama tidak mereka temui.

Ortizan Solossa mengaku memang sengaja menyempatkan diri bertemu dengan rekan-rekannya pada ajang PON XX Papua 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ini menjadi kesempatan langka di tengah kesibukan masing-masing yang sangat padat.

"Setelah tidak bermain, kami semua sibuk pada aktivitas masing-masing dan di pulau yang berbeda, dengan ajang PON ini kami bisa bertemu lagi," ujar mantan pemain Persija yang kini menjadi anggota PNS di Dispora Jayapura itu.

"Jadi, suatu kebanggan untuk saya pribadi dan Jack Komboy kami selaku tuan rumah, masa di sini kami tidak datang, apalagi Bang Fakhri Husaini yang mantan pelatih Piala Tiger bagi saya, Jack, dan Ponaryo. Kami bertiga pernah di tim yang sama PSM," katanya.

Baca juga: PON XX Papua - Gagal Lolos Final, Pelatih Jatim Ungkit Kegagalan Messi dan Ronaldo

Kakak dari Boaz Solossa itu menyebut ini menjadi sisi romantis di tengah ketatnya persaingan PON XX Papua 2021 yang kompetitif.

Tidak hanya sebagai ajang unjuk gigi atlet pertaruhan gengsi antar-kontingen, tetapi juga ajang silaturahmi dan reuni antara senior dan legenda.

"Jadi, kami bisa bertemu seperti ini sudah senang," tuturnya.

"Bukan hanya di sepak bola, di cabor lain pasti reuni bertemu," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.