Covid-19 Menyeruak di PON, KONI Jatim Imbau Anggotanya Tak Main-Main Jalankan Prokes

Kompas.com - 09/10/2021, 09:39 WIB
Tempat cuci tangan yang bisa dijumpai di setiap venue penyelenggaraan PON XX Papua 2021 guna penerapkan protokol kesehatan untuk mengurangi penyebaran Covid-19. KOMPAS.com/Suci RahayuTempat cuci tangan yang bisa dijumpai di setiap venue penyelenggaraan PON XX Papua 2021 guna penerapkan protokol kesehatan untuk mengurangi penyebaran Covid-19.

JAYAPURA, KOMPAS.com - KONI Jawa Timur (Jatim) mengimbau seluruh anggotanya, baik atlet maupun official, untuk tetap patuh menjalankan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat selama PON XX Papua 2021.

Kasus dua atlet Jatim yang terkonfirmasi positif menjadi sinyal merah untuk tetap menjaga kewaspadaan selama penyelenggaraan PON Papua 2021.

Seperti diketahui, dua atlet kontingen Jawa Timur yang berlaga di PON XX Papua terkonfirmasi positif Covid-19.

Dua atlet tersebut berasal dari cabor bela diri taekwondo yang sudah menyelesaikan tugasnya di PON XX Papua 2021.

Baca juga: Klasemen Medali PON XX Papua: Jabar Bertahan di Puncak, Jatim Bayangi DKI

 

Mereka dinyatakan positif saat menjalani tes PCR jelang kepulangannya ke Jawa Timur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Alhasil, kedua atlet Jatim itu pun langsung menjalankan proses karantina yang sudah disediakan PB PON.

Di sisi lain, dua atlet taekwondo itu menambah daftar kontingen Jatim yang terpapar Covid-19 di PON Papua.

Sebelumnya ada empat anggota kontingen Jatim yang sempat terkonfirmasi positif Covid-19, tetapi mereka kini sudah negatif dan diperbolehkan pulang.

Menanggapi hal tersebut, Ketua KONI Jatim Erlangga Satriagung menegaskan pihaknya melakukan langkah antisipasi dengan memastikan tim berangkat ke Papua dengan kondisi steril Covid-19.

Atlet panahan Jawa Timur, Diananda Choirunisa melakukan swab antigen sebelum mengikuti pertandingan di PON XX Papua 2021.Dokumentasi KONI Jawa Timur Atlet panahan Jawa Timur, Diananda Choirunisa melakukan swab antigen sebelum mengikuti pertandingan di PON XX Papua 2021.

“H-30 atlet kami (isolasi) camp, tidak bisa bertemu maupun interaksi dengan pihak lain. H-30 kami tes PCR, H-15 kami swap PCR lagi, H-2 PCR lagi, screening cukup ketat, sehingga waktu datang ke Papua tidak ada yang bawa virus,” tutur dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.