Kompas.com - 08/10/2021, 07:20 WIB
|

KOMPAS.COM - Luis Suarez buka suara soal kepergiannya dari Barcelona

Dia mengungkapkan bahwa Ronald Koeman "menendangnya" dari Barcelona melalui sebuah panggilan telepon berdurasi 40 detik saja.

Penyerang asal Uruguay itu dianggap sudah berstatus legenda di Barcelona setelah setelah enam tahun membela klub Katalunya tersebut. 

Dalam periode membela Barca, dia mencetak 198 gol, mempersembahkan empat gelar La Liga, dan sebuah trofi Liga Champions.

Baca juga: Memphis Depay Menyesal Gabung Barcelona?

Namun, dia menjadi salah satu pemain pertama yang dibuang Koeman pada musim panas 2020 setelah pelatih asal Belanda itu menggantikan Quique Setien.

"Telepon dari Koeman yang memberi tahu saya (bahwa saya tak lagi masuk rencanannya) cuma berlangsung selama 40 detik," kata Suarez kepada Gerard Romero melalui Twitch, yang dikutip Marca.

"Bukan begitu cara mengucapkan selamat tinggal kepada seorang legenda. Awalnya dia bilang saya tak masuk rancangannya, lalu dia bilang bila perihal kontrak saya tak segera beres. Saya akan bermain melawan Villarreal," lanjut pemain Atletico Madrid berusia 34 tahun tersebut.

"Dia tak cukup berani untuk berkata dengan tegas untuk menjelaskan apakah dia yang tak menginginkan saya atau malah pihak klub yang tak menginginkan saya," tutur dia. 

Suarez menambahkan soal betapa sulitnya situasi yang menyelimuti dirinya. Situasi yang sama dialami sobat karibnya Lionel Messi, yang saat itu ingin meninggalkan Barca sebelum akhirnya hijrah ke Paris Saint-Germain pada 2021.

"Itu adalah hari-hari yang berat setelah segala yang saya berikan kepada klub. Saya berbicara kepada (istri saya) Sofia dan Leo setelah ditelepon (Koeman). Sungguh tahun yang rumit karena segalanya," ujar Suarez.

"Messi ingin pergi dan saya dibuang. Kedua keluarga kami benar-benar kesulitan," ungkap dia. 

Setelah diusir dari Camp Nou, Suarez bergabung dengan Atletico Madrid.

Dia kemudian membantu klub ibu kota Spanyol itu menjadi juara La Liga musim 2020-21.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tragedi Stadion Kanjuruhan, Sponsor Utama Liga 1 Ikut Berduka

Tragedi Stadion Kanjuruhan, Sponsor Utama Liga 1 Ikut Berduka

Liga Indonesia
Pernyataan Lengkap Presiden Jokowi soal Tragedi Kanjuruhan: Duka Mendalam, Minta Liga 1 Dihentikan Sementara

Pernyataan Lengkap Presiden Jokowi soal Tragedi Kanjuruhan: Duka Mendalam, Minta Liga 1 Dihentikan Sementara

Liga Indonesia
Kekhawatiran Usai Tragedi Stadion Kanjuruhan, Indonesia Terancam...

Kekhawatiran Usai Tragedi Stadion Kanjuruhan, Indonesia Terancam...

Liga Indonesia
Korban Kerusuhan Kanjuruhan Bertambah Menjadi 129 Orang

Korban Kerusuhan Kanjuruhan Bertambah Menjadi 129 Orang

Liga Indonesia
Persib Vs Persija Batal Digelar, Tiket Pertandingan Tidak Hangus

Persib Vs Persija Batal Digelar, Tiket Pertandingan Tidak Hangus

Liga Indonesia
Buntut Kerusuhan Kanjuruhan, Laga Persib vs Persija Ditunda

Buntut Kerusuhan Kanjuruhan, Laga Persib vs Persija Ditunda

Liga Indonesia
Perintah Presiden Jokowi ke PSSI: Hentikan Liga 1 Sampai Evaluasi Dilakukan

Perintah Presiden Jokowi ke PSSI: Hentikan Liga 1 Sampai Evaluasi Dilakukan

Liga Indonesia
FIFA Larang Gas Air Mata: Pengamanan Sepak Bola Beda dengan Demo...

FIFA Larang Gas Air Mata: Pengamanan Sepak Bola Beda dengan Demo...

Liga Indonesia
Tragedi di Stadion Kanjuruhan, Jerit Keluarga Korban Minta Keadilan

Tragedi di Stadion Kanjuruhan, Jerit Keluarga Korban Minta Keadilan

Liga Indonesia
Persib Vs Persija Resmi Ditunda Imbas Kerusuhan Kanjuruhan, Tiket Diamankan

Persib Vs Persija Resmi Ditunda Imbas Kerusuhan Kanjuruhan, Tiket Diamankan

Liga Indonesia
Kronologi Kerusuhan Kanjuruhan, Bukan Bentrok Aremania-Bonek

Kronologi Kerusuhan Kanjuruhan, Bukan Bentrok Aremania-Bonek

Liga Indonesia
Permintaan Maaf Arema FC atas Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Permintaan Maaf Arema FC atas Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Liga Indonesia
Kerusuhan Kanjuruhan Tewaskan 127 Orang, Persebaya Ucapkan Dukacita

Kerusuhan Kanjuruhan Tewaskan 127 Orang, Persebaya Ucapkan Dukacita

Liga Indonesia
Kerusuhan Kanjuruhan dan 5 Tragedi Terkelam dalam Sejarah Sepak Bola

Kerusuhan Kanjuruhan dan 5 Tragedi Terkelam dalam Sejarah Sepak Bola

Liga Indonesia
Menpora soal Tragedi Kanjuruhan Arema: Ini Harus Jadi yang Terakhir!

Menpora soal Tragedi Kanjuruhan Arema: Ini Harus Jadi yang Terakhir!

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.