Kompas.com - 22/09/2021, 11:00 WIB
Massimiliano Allegri belum putuskan formasi jelang laga melawan Ajax, Rabu (10/4/2019) AFP/Marco BertorelloMassimiliano Allegri belum putuskan formasi jelang laga melawan Ajax, Rabu (10/4/2019)

KOMPAS.com - Mantan pemain Juventus, Andrea Barzagli, mengungkapkan penyebab start lambat pelatih Massimiliano Allegri pada awal musim ini.

Massimiliano Allegri dipercaya menjadi juru taktik Juventus untuk kedua kalinya seusai klub berjuluk Bianconeri itu memecat Andrea Pirlo.

Kepulangan Massimiliano Allegri dipercaya bisa mengembalikan kejayaan Juventus. Akan tetapi, kenyataan justru berbicara sebaliknya.

Allegri belum berhasil membawa Juventus meraih kemenangan pada empat laga perdana Serie A atau kasta tertinggi Liga Italia 2021-2022.

Baca juga: Spezia Vs Juventus, Allegri Bakal Lakukan Rotasi Besar

Setelah ditahan imbang 2-2 oleh Udiense, Juventus kalah beruntun dari Empoli (0-1) dan Napoli (1-2).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terkini, Juventus bermain sama kuat 1-1 dengan AC Milan yang berlangsung di Stadion Allianz, Senin (20/9/2021) dini hari WIB.

Serangkaian hasil tersebut membuat Juventus tercecer di peringkat ke-18 atau zona degradasi klasemen Liga Italia dengan raihan baru dua poin.

Tren buruk ini sangat mengejutkan jika melihat rekam jejak Allegri pada periode pertamanya di Juventus dalam kurun waktu 2014-2019.

Pada rentang waktu tersebut, Allegri berhasil mempersembahkan 11 trofi untuk Juventus termasuk lima gelar Liga Italia.

Lantas, apa yang membuat Massimiliano Allegri kesulitan membuat Juventus bangkit?

Baca juga: Jadwal Liga Italia - Spezia Vs Juventus, Momentum Kebangkitan Si Nyonya Tua

Menurut Andrea Barzagli, Allegri belum terbiasa dengan skuad Juventus yang kini sudah jauh berubah.

"Allegri sangat gugup. Dia mencoba menyatukan semuanya kembali," kata Andrea Barzagli kepad DAZN, sebagaimana dilansir dari Football Italia.

"Selalu ada ketegangan ketika Anda melatih Juventus. Mungkin Allegri sudah terbiasa dengan skuad Juve yang dulu, di mana jika dia mulai bertahan, sulit untuk mencetak gol."

"Dua tahun telah berlalu, para pemain sudah berubah. Dia mencoba membuat Juve bertahan pada momen yang dia inginkan, dalam 10 hingga 15 menit terakhir anda harus menutup pertandingan."

Sementara itu, Massimiliano Allegri kini tengah mempersiapkan Juventus menjelang pertandingan melawan Spezia di Stadion Alberto Picco, Kamis (23/9/2021) dini hari WIB.

Baca juga: Mode Krisis Juventus: Allegri Tepergok Marah-marah, Ruang Ganti Panas

Massimiliano Allegri berharap krisis Juventus di Liga Italia akan berakhir pada laga melawan Spezia.

"Pada saat ini, berbicara tentang tujuan jangka panjang tidak masuk akal. Satu-satunya hal yang harus dilakukan adalah mengalahkan Spezia. Kami harus mengambilnya selangkah demi selangkah," kata Allegri.

"Spezia adalah tim yang selalu bermain tanpa rasa khawatir. Bermain di stadion mereka tidak pernah mudah. Kami harus bersiap secara mental dan fisik," ucap Allegri menambahkan.

"Saya sebenarnya tidak ingin membicarakan klasemen Liga Italia sekarang. Namun, jika terpaksa melihat klaemen, pertadingan melawan Speza akan menjadi penyelamat kami," tutur Allegri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.