Kompas.com - 15/09/2021, 19:00 WIB
Pemain Persebaya Surabaya Ricky Kambuaya dijaga ketat pemain Persikabo 1973 Dimas Drajat pada pekan 2 Liga 1 2021-2022 yang berakhir dengan skor 3-1 di Stadion Wibawa Mukti Bekasi, Sabtu (11/9/2021) malam. SUCI RAHAYU/KOMPAS.comPemain Persebaya Surabaya Ricky Kambuaya dijaga ketat pemain Persikabo 1973 Dimas Drajat pada pekan 2 Liga 1 2021-2022 yang berakhir dengan skor 3-1 di Stadion Wibawa Mukti Bekasi, Sabtu (11/9/2021) malam.

KOMPAS.com - Persebaya Surabaya mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi PSM Makassar pad alaga pekan ketiga Liga 1 2021-2022 di Stadion Jalak Harupat Bandung, Sabtu (18/9/2021) malam.

Persebaya Surabaya tidak ingin kehilangan momentum untuk melanjutkan tren bagus yang mulai mereka bangun dengan kemenangan 3-1 lawan Persikabo 1973 pada Sabtu (11/9/2021).

Pasukan Aji Santoso pun tak membuang waktu untuk memulai persiapan sedini mungkin.

Bermodal hasil manis di pekan kedua, tim melakukan latihan intensif untuk menyempurnakan permainan secara kolektif.

“Kami sudah mulai persiapan menuju pertandingan lawan PSM. Dari awal sampai akhir latihan kami (fokuskan) ke latihan taktikal,” ujar Aji Santoso.

“Pasti di setiap pertandingan kalah ataupun menang kami adakan evaluasi karena dari situ kita butuh perbaikan-perbaikan dalam latihan,” imbuhnya.

Baca juga: Profil Jose Wilkson, Tumpuan Baru Lini Depan Persebaya Surabaya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di atas kertas Persebaya Surabaya diunggulkan dari PSM Makassar. Apalagi, pelatih juga mengonfirmasi Bajul Ijo kemungkinan besar bakal tampil dengan kekuatan penuh.

Namun, Aji Santoso tak mau jemawa. PSM Makassar masih belum terkalahkan hingga pekan kedua.

Dia menegaskan anak asuhnya tidak bisa bersantai-santai karena tim asuhan Milomir Seslija tersebut bakal mengeluarkan perlawanan sangat sengit.

“PSM tim bagus dan banyak diisi pemain-pemain berkualitas. Di dua pertandingan mereka mendapatkan poin, artinya Persebaya tidak boleh menganggap enteng tim lawan,” tutur pelatih berusia 51 tahun tersebut.

“Anak-anak harus fight agar bisa mendapatkan poin maksimal,” imbuhnya.

Baca juga: Ketika Jose Wilkson dan Taisei Marukawa Reuni di Persebaya Surabaya

Aji Santoso juga menilai seluruh pemain PSM Makassar wajib diwaspadai, tanpa melihat mereka pemain lokal maupun asing.

Terpenting adalah kesiapan Persebaya dalam menghadapi kejutan PSM Makassar. Sehingga, apapun taktik yang digunakan dan siapapun yang dipasang tidak menjadi masalah.

“Kalau saya sih normal-normal saja karena di regulasi aturannya diperbolehkan diperkuat dengan 4 pemain asing. Jadi mau langsung main atau tidak saya tidak masalah,” pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.