Tanggapan APPI soal Aksi Brutal pada Laga AHHA PS Pati Vs Persiraja

Kompas.com - 07/09/2021, 22:05 WIB
Syaiful Indra Cahya melakukan pelanggaran keras terhadap Muhammad Nadhif di laga uji coba AHHA PS Pati FC vs Persiraja. AHH PS PATI FCSyaiful Indra Cahya melakukan pelanggaran keras terhadap Muhammad Nadhif di laga uji coba AHHA PS Pati FC vs Persiraja.

KOMPAS.com - Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) menyayangkan aksi brutal yang terjadi pada laga AHHA PS Pati FC vs Persiraja Banda Aceh.

Laga uji coba AHHA PS Pati vs Persiraja di Pancoran Soccer Field, Senin (6/9/2021) menjadi sorotan publik.

Hal itu karena adanya aksi brutal yang dipertontonkan dua pemain AHHA PS Pati, yakni Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun.

Syaiful Indra Cahya melepaskan tendangan kungfu yang mendarat di wajah Persiraja, Muhammad Nadhif, dengan telak.

Nadhif terkapar di lapangan, sedangkan Syaiful Indra Cahya lagsung mendapat kartu merah dari wasit.

Baca juga: Kata Menpora soal Aksi Brutal Pemain AHHA PS Pati: Jangan Masuk Timnas!

Sama seperti Syaiful, Zulham Zamrun juga diusir keluar lapangan setelah dengan sengaja menendang kaki lawannya, Defri Rizki.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Zulham dan Defri sempat beradu pukul sebelum akhirnya dipisahkan oleh pemain lain.

Menanggapi insiden tersebut, APPI menyayangkan aksi brutal itu terjadi di dalam pertandingan.

APPI khawatir tindakan-tindakan negatif tersebut dapat merusak euforia dari hidupnya kompetisi yang sudah lama dinanti.

Organisasi yang diketuai Firman Utina itu tak ingin masalah ini berlarut-larut.

Baca juga: Soal Aksi Brutal di Laga AHHA PS Pati Vs Persiraja, Menpora Minta PSSI Turun Tangan

Oleh karena itu, mereka menentukan sikap dengan menjembatani pertemuan antara kedua belah pihak agar perselisihan tak meluas.

"APPI telah berkomunikasi secara virtual dengan mempertemukan 2 pesepak bola Klub AHHA PS Pati FC, Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun, serta perwakilan pesepak bola dari Klub Persiraja yakni Mukhlis Nakata selaku kapten tim, Nadhif, dan Defri Rizky," bunyi pernyataan APPI.

"APPI juga meminta untuk para pesepakbola yang terlibat dapat menjunjung sportifitas, bersikap profesional dan menjunjung solidaritas terhadap profesi nya serta mengambil pembelajaran di kemudian hari."

APPI tak ingin kejadian serupa terulang lagi di kemudian haru. Mereka berencana mengadakan pertemuan virtual dengan tujuan mengedukasi pesepak bola.

"Dalam jangka waktu menengah, APPI akan berkoordinasi dengan seluruh pesepakbola dan mengagendakan pertemuan dalam bentuk virtual," tulis pernyataan APPI.

Baca juga: Main Kasar pada Laga Uji Coba, 2 Pemain AHHA PS Pati Dipulangkan

"Salah satu topik yang akan dibahas ialah untuk saling jaga sepakbola kita, bersikap profesional, dan membuat komitmen bersama untuk saling mendukung dalam profesi pemain sepakbola profesional."

"APPI juga akan menggandeng pihak profesional dalam hal ini yang berkaitan dengan Sports Psychology untuk mengkaji dan memberikan edukasi kepada anggota APPI sehingga kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari."

Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun sudah ditindak tegas oleh AHHA PS Pati. Mereka dipulangkan dari pemusatan latihan di Jakarta.

Manajemen AHHA PS Patijuga sudah mengucapkan permintaan maaf kepada skuad Persiraja Banda Aceh.

Permintaan maaf itu disampaikan langsung oleh AHHA PS Pati, Doni Setiabudi ke skuad Persiraja di sebuah hotel di kawasan Tangerang.

Baca juga: Pelatih Persiraja Angkat Bicara soal Kungfu Pemain AHHA PS Pati

Dalam kesempatan itu, Syaiful Indra Cahya juga turut hadir untuk mengucapkan permintaan maaf ke M. Nadhiif secara personal.

Menanggapi itikad baik Syaiful Indra Cahya dan manajemen AHHA PS Pati, Rahmat Djailani selaku Sekretaris tim Persiraja memberi apresiasi.

Rahmat Djailani juga memastikan skuad Persiraja sudah melupakan apa yang terjadi di lapangan kemarin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber APPI
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.