Kompas.com - 06/09/2021, 07:23 WIB
Pemain Brasil, Neymar, berbincang dengan bintang Argentina, Lionel Messi, dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Neo Quimica Arena yang tiba-tiba harus tertunda pada 5 September 2021. NELSON ALMEIDA/AFPPemain Brasil, Neymar, berbincang dengan bintang Argentina, Lionel Messi, dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Neo Quimica Arena yang tiba-tiba harus tertunda pada 5 September 2021.
|

Permasalahan ini selanjutnya akan menjadi kewenangan Komisi Disiplin FIFA, selaku regulator sepak bola dunia.

Komite Disiplin yang beranggotakan 19 orang akan mengevaluasi soal detail pertandingan, termasuk laporan dari wasit yang bertugas Jesus Valenzuela.

FIFA menjelaskan soal masalah penghentian laga di tengah jalan melalui Poin 5 dalam manual Kualifikasi Piala Dunia 2022.

“Setiap pertandingan yang tidak diselesaikan atau ditinggalkan kecuali dalam kasus force majeure yang diakui oleh FIFA - dapat mengakibatkan pemberlakukan sanksi terjadap asosiasi terkait oleh Komite Disiplin FIFA,” demikian bunyi regulasi FIFA yang tertuang dalam Poin 5 artikel 4.

Menilik dari poin itu, penjatuhan sanksi untuk tim yang bertanding bisa saja terjadi.

Namun, kata “force majeure” perlu menjadi perhatian khusus. Jika FIFA menganggap intervensi dari Avinsa sebagai force majeure atau kejadian yang tak terhindarkan, maka Brasil maupun Argentina bisa lolos dari sanksi.

Baca juga: Laga Lawan Brasil Ditunda, Pelatih Argentina Pasang Badan Lindungi Pemain

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Regulasi FIFA juga mengatur bahwa jika sebuah laga yang terunda tidak dimainkan lagi dalam jangka waktu tiga hari dari jadwal semula, biaya yang dikeluarkan oleh federasi tamu, akan menjadi tanggungan bersama, dalam hal ini Brasil dan Argentina.

Apabila intervensi Anvisa dalam laga Brasil vs Argentina sebagai sebuah force majeure, FIFA kemungkinan akan meminta kedua federasi melanjutkan duel di jadwal lain.

Ketentuannya adalah, duel mesti dilansungkan tepat pada menit di mana partai sebelumnya terhenti.

Starter dan deretan cadangan juga harus sama persis. Laga lanjutan akan dimulai pada titik terakhir di mana laga sebelumnya dihentikan.

Kendati demikian, media Argentina, Clarin yakin bahwa Brasil akan dianggap sebagai pihak yang kalah lantaran keterlibatan pihak luar federasi, dalam hal ini Anvisa.

“Menilik laga terhenti karena orang di luar organisasi (otoritas kesehatan Brasil), Brasil bisa kehilangan angka dan Argentina mendapatkan tiga poin,” tulis Clarin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Link Live Streaming Persib Vs PSS, Kickoff 18.15 WIB

Link Live Streaming Persib Vs PSS, Kickoff 18.15 WIB

Liga Indonesia
Persib Vs PSS, Tekad Bek Maung Bandung Jaga Momentum Positif

Persib Vs PSS, Tekad Bek Maung Bandung Jaga Momentum Positif

Liga Indonesia
Link Live Streaming Denmark Open, Fajar/Rian Buka Perjuangan Indonesia di 8 Besar

Link Live Streaming Denmark Open, Fajar/Rian Buka Perjuangan Indonesia di 8 Besar

Liga Indonesia
Hasil FP1 MotoGP Emilia Romagna: Zarco Tercepat di Trek Basah, Quartararo Ke-18

Hasil FP1 MotoGP Emilia Romagna: Zarco Tercepat di Trek Basah, Quartararo Ke-18

Motogp
Ivan Carlos Akui Golnya Offside, Iwan Setiawan Dukung Evaluasi Wasit

Ivan Carlos Akui Golnya Offside, Iwan Setiawan Dukung Evaluasi Wasit

Liga Indonesia
Kritik Kualitas Wasit, Aji Santoso: Sudah Saatnya Gunakan VAR

Kritik Kualitas Wasit, Aji Santoso: Sudah Saatnya Gunakan VAR

Liga Indonesia
Profil Sirkuit Misano, Tempat Balapan Terakhir Rossi di Italia

Profil Sirkuit Misano, Tempat Balapan Terakhir Rossi di Italia

Sports
Pekan Olahraga Tradisional Tingkat Nasional Resmi Dibuka

Pekan Olahraga Tradisional Tingkat Nasional Resmi Dibuka

Liga Indonesia
Timnas U23 Indonesia Vs Nepal: Beckham Ungkap Harapan, Menang Bukan Satu-satunya Tujuan

Timnas U23 Indonesia Vs Nepal: Beckham Ungkap Harapan, Menang Bukan Satu-satunya Tujuan

Liga Indonesia
Man United Vs Liverpool, Salah Bisa Jadikan Old Trafford 'Taman Bermain'

Man United Vs Liverpool, Salah Bisa Jadikan Old Trafford "Taman Bermain"

Liga Inggris
Dua Peraih Medali Emas Angkat Besi PON XX Papua 2021 Wakili Indonesia ke Uzbekistan

Dua Peraih Medali Emas Angkat Besi PON XX Papua 2021 Wakili Indonesia ke Uzbekistan

Sports
Bagaimana jika Timnas Indonesia Tak Bisa Kibarkan Merah Putih?

Bagaimana jika Timnas Indonesia Tak Bisa Kibarkan Merah Putih?

Liga Indonesia
Update PUBG Mobile, Royale Pass Month 4 Bertema Temporal Warrior

Update PUBG Mobile, Royale Pass Month 4 Bertema Temporal Warrior

Liga Indonesia
Man United Vs Liverpool - Sudah 12 Kali Bertemu, Masih Pantas Berharap pada Ronaldo?

Man United Vs Liverpool - Sudah 12 Kali Bertemu, Masih Pantas Berharap pada Ronaldo?

Liga Inggris
Prediksi Line Up Timnas U23 Indonesia Vs Nepal - Shin Tae-yong Rotasi, Winger Moncer di Malaysia Main?

Prediksi Line Up Timnas U23 Indonesia Vs Nepal - Shin Tae-yong Rotasi, Winger Moncer di Malaysia Main?

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.