Kompas.com - 04/09/2021, 09:40 WIB
Pelatih Juventus Maurizio Sarri saat mendampingi timnya melawan Bologna pada lanjutan pekan ke-27 Liga Italia 2019-2020 di Stadion Renato Dall'Ara, Selasa (23/6/2020) dini hari WIB. AFP/MIGUEL MEDINAPelatih Juventus Maurizio Sarri saat mendampingi timnya melawan Bologna pada lanjutan pekan ke-27 Liga Italia 2019-2020 di Stadion Renato Dall'Ara, Selasa (23/6/2020) dini hari WIB.
|

KOMPAS.com - Kehadiran Maurizio Sarri bak menciptakan revolusi di tubuh Lazio. Tim Elang Muda terbang tinggi bersama penerapan larangan operan panjang ala Sarri.

Lazio asuhan Maurizio Sarri untuk sementara memuncaki klasemen Liga Italia Serie A musim 2021-2022.

Dalam dua laga pembuka musim, tim beralias Gli Aquilotti (Elang Muda) menang 3-1 atas Empoli dan menggilas Spezia 6-1.

Kredit layak diberikan untuk Maurizio Sarri yang mengambil tongkat estafet kepelatihan Lazio dari Simone Inzaghi pada musim panas ini.

Sarri menggubah total wajah Lazio. Bersama Sarri, Lazio beralih ke skema 4-3-3, setelah sebelumnya begitu terbiasa dengan sistem tiga bek ala Simone Inzaghi.

Pelatih yang mengantar Juventus meraih scudetto pada 2019-2020 itu juga menghadirkan revolusi terhadap cara bermain Lazio.

Baca juga: Berita Transfer, Maurizio Sarri Teken Kontrak dengan Lazio

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di bawah instruksi Sarri, Lazio bermain lebih menekan dan berfokus kepada operan pendek rapat nan cepat yang disertai pergerakan cair pemain.

Wajah baru Lazio di era Sarri sudah mulai terlihat dalam duel melawan Empoli dan Spezia.

Dalam kedua laga tersebut, pemain Lazio kedapatan beberapa kali menampilkan kombinasi operan yang cepat dan terjalin rapi.

Sejak ditunjuk sebagai pelatih Lazio, Sarri menerapkan sebuah larangan mutlak.

Pelatih kelahiran Napoli yang besar di kawasan Toscana itu melarang pemainnya melakukan operan panjang.

Bahkan, dalam latihan pramusim Sarri mengancam akan menghukum tim yang melakukan operan panjang atau lambung, dengan penalti pada sesi latih tanding.

“Saya bekerja dengan pelatih yang masuk dalam 10 besar terbaik di dunia. Dia tidak suka bermain dengan bola panjang.”

Baca juga: Hasil dan Klasemen Liga Italia - Juventus Terpuruk, Lazio Capolista

“Bagi Sarri, hukumnya terlarang untuk bermain dengan operan lambung,” kata striker Lazio, Vedat Muriqi seperti dikutip Tuttomercatoweb.

Pemain-pemain Lazio sepertinya mendengarkan betul instruksi Sarri.

Mengutip dari FBREF, situs statistik yang berkolaborasi dengan StatsBomb, Lazio musim ini menjadi tim Serie A yang paling banyak melepas operan menyusur tanah.

Tercatat, Ciro Immobile dkk melepas 1.044 operan menyusur tanah. Sebaliknya, Gli Aquilotti terhitung cuma 136 kali memproduksi operan lambung.

Statistik operan lambung Lazio masuk lima besar terendah di Liga Italia 2021-2022.

Lazio sementara juga menjadi raja operan pendek Serie A dengan jumlah 538. Soal operan pendek, Gli Aquilotti ada di depan Sassuolo (492 operan pendek), Napoli (451), Inter Milan (381), dan Roma (370).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.