Kompas.com - 01/09/2021, 09:20 WIB
Winger tim nasional U-23 Indonesia, Egy Maulana Vikri, berlatih bersama tim di Stadion My Dinh, Hanoi, Vietnam, Kamis (21/3/2019). Dok. PSSIWinger tim nasional U-23 Indonesia, Egy Maulana Vikri, berlatih bersama tim di Stadion My Dinh, Hanoi, Vietnam, Kamis (21/3/2019).

KOMPAS.com - Egy Maulana Vikri memilih nomor punggung 17 di klub barunya, FK Senica. Apa alasannya?

Egy Maulana Vikri tak membutuhkan waktu lama untuk menemukan klub baru setelah dilepas klub Polandia, Lechia Gdansk, yang dibelanya selama tiga musim ke belakang.

Pada Selasa (31/8/2021) petang WIB, Egy resmi bergabung dengan FK Senica, klub kasta teratas Liga Slovakia (Fortuna Liga).

"Egy Maulana Vikri telah resmi bergabung dengan klub kami, FK Senica!," tulis FK Senica di akun Instagram resmi klub.

Baca juga: Resmi, Egy Maulana Vikri Gabung Tim Kasta Teratas Slovakia FK Senica

Egy Maulana Vikri dikontrak selama enam bulan dengan opsi perpanjangan 1,5 musim, tergantung performa sang pemain.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemain 21 tahun asal Medan, Sumatra Utara, itu akan mengenakan nomor punggung 17 selama waktunya di FK Senica.

Pemilihan nomor itu cukup "unik" karena Egy terbiasa dengan nomor 10 di timnas Indonesia dan awal kehadiranya di Lechia Gdansk.

Meskipun, ini bukan kali pertama kali Egy memakai nomor selain 10, karena dia sebetulnya pernah memakai jersey bertulis angka 32 di punggung pada musim lalu bersama Lechia Gdansk.

Baca juga: Jurnalis Polandia: Egy Maulana Vikri Disia-siakan Eks Pelatih Lechia Gdansk

Ternyata, tidak ada alasan khusus mengapa Egy memilih nomor punggung 17 di FK Senica.

Egy Maulana Vikri memilih angka tersebut karena memang sedang tidak bertuan. Hal itu disampaikan oleh agen sang pemain, Dusan Bogdanovic.

"Saya tidak tahu alasan mengapa Egy Maulana Vikri memilih nomor punggung 17. Tapi memang itu pilihan dia kali ini," ucap Bogdanovic, sebagaimana dikutip dari BolaSport, Rabu (1/9/2021).

"Sepertinya Egy Maulana Vikri memang melihat dari semua nomor yang kosong itu 17 dan akhirnya dia pilih itu," imbuhnya.

Baca juga: Belum Resmi ke FK Senica, Egy Maulana Vikri Telah Disambut Liga Slovakia

Bagi Dusan Bogdanovic, nomor punggung itu tidak penting.

Menurutnya, yang terpenting itu Egy Maulana Vikri mendapatkan banyak menit bermain di FK Senica.

"Egy Maulana Vikri pemain yang kerja keras dan mempunyai tujuan," tutur Dusan Bogdanovic.

"Biarkan dia berjuang dan buktikan karena dia sekarang pemain FK Senica dan itu yang terpenting," kata Bogdanovic mengakhiri.

Sementara itu, direktur olahraga FK Senica, David Balda bercerita mengapa Egy tak memilih nomor 10 di klub barunya.

Ternyata, nomor 10 sudah dimiliki oleh pemain asal Republik Ceska, Dominik Duda, yang tak lain dan tak bukan merupakan putra dari Oldrich Duda, sang pemilik klub.

Walau begitu, David Balda menyatakan Egy tak masalah tidak mengenakan nomor 10.

"Dia (Egy) bahkan tak berpikir soal nomor 10," ujar Balda dilansir BolaSport.com dari SPORT.SK.

"Dia adalah seorang anak yang sederhana walau jadi perhatian banyak orang."

"Dia memilih nomor 17 dan menerimanya dengan sangat baik," tambahnya.

Pada akhir 2020, Duda sempat menjawab pertanyaan mengenai keterlibatan anaknya dan tudingan perlakuan istimewa yang ia alami di tim utama FK Senica ini.

"Saya tak punya alasan untuk berkomentar soal ini," ujarnya seperti dikutip dari Sport24.sk.

Baca juga: Kata Direktur Olahraga FK Senica Soal Egy Maulana Vikri: Dia akan Jadi Messi dari Senica

"Mudah untuk mengkritisi dari sebuah meja atau sembari meminum bir ketimbang melihat dari dalam klub atau di level manajemen."

"Saya harap semua orang bisa mencobanya, mengatur keuangan dan membayar gaji para pemain."

"Saya jamin Anda akan kabur dari stadion setelah beberapa hari tanpa menutup pintu."

"Terkait anak saya, ia pria dewasa yang bertanggung jawab dan berperilaku baik," ujarnya.

"Ia menjajal level akademi dan tim usia muda di klub-klub," lanjutnya lagi.

"Tak ada yang memerlakukan dia dengan istimewa. Ini hanya datang dari beberapa kritikus yang tidak tahu sepak bola.

"Sekarang adalah tugas Dominik untuk meyakinkan pelatih bahwa ia layak masuk tim."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.