Kompas.com - 21/08/2021, 15:23 WIB
LONDON, INGGRIS - 11 JULI: Leonardo Bonucci, mengangkat trofi juara Henri Delaunay selepas meraih kemenangan dalam laga final Euro 2020 antara Italia vs Inggris di Stadion Wembley, 11 Juli 2021. Michael Regan - ©UEFALONDON, INGGRIS - 11 JULI: Leonardo Bonucci, mengangkat trofi juara Henri Delaunay selepas meraih kemenangan dalam laga final Euro 2020 antara Italia vs Inggris di Stadion Wembley, 11 Juli 2021.

LONDON, KOMPAS.com - Otoritas kesehatan Inggris menyebut bahwa laga babak final Euro 2020 di Stadion Wembley menjadi pusat penyebaran Covid-19.

Pada laga 11 Juli 2021 itu, Italia menaklukkan Inggris dengan skor 3-2 melalui adu penalti.

Pada laga akbar di benua Eropa itu, hadir sekitar 67.000 penonton.

Kerumunan telah berkumpul di mural Marcus Rashford yang dicat ulang sejak Senin (12/7/2021) setelah dirusak dengan grafiti rasial akibat sakit hati penalti Euro 2020.
BRFOOTBALL via TWITTER Kerumunan telah berkumpul di mural Marcus Rashford yang dicat ulang sejak Senin (12/7/2021) setelah dirusak dengan grafiti rasial akibat sakit hati penalti Euro 2020.

Baca juga: Christian Eriksen Kembali ke Kamp Latihan Inter Milan Usai Kolaps di Euro 2020

"Ketahuan, sekitar 2.295 penonton terinfeksi virus Covid-19," kata Deputi Direktur Medis Kesehatan Umum Inggris Jenifer Smith, Jumat (20/8/2021).

Lantas, masih ada 3.404 orang yang potensial tertular, imbuh Smith.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kei Nishikori dengan seragam kejuaraan Wimbledon 2021 dari UniqloUniqlo Kei Nishikori dengan seragam kejuaraan Wimbledon 2021 dari Uniqlo

"Final Euro 2021 adalah momen penyebaran terbesar Covid-19," tulis koran Times.

Selain Euro 2021, catatan juga datang dari Layanan Kesehatan Inggris (NHS) dari balap mobil Grand Prix Silverstone Inggris, juga pada Juli 2021.

Pada kesempatan itu, ada sekitar 350.000 orang berkerumun.

Genangan air di trek Silverstone, Inggris 2018.MOTORSPORT.com Genangan air di trek Silverstone, Inggris 2018.

Jumlah ini adalah kerumunan terbesar sejak 18 bulan dari Juli 2021.

Pada balapan itu, terdata ada 585 kasus terinfeksi baru.

Lantas, pada ajang Grand Slam Tenis Wimbledon ada 300.000 orang hadir sepanjang turnamen itu.

Suporter Inggris menendang dan berdiri di atas tong sampah Piccadilly Circus, London, setelah timnas Inggris kalah melawan Italia dalam final Euro 2020 di Stadion Wembley, Minggu (11/7/2021).PA/VICTORIA JONES via AP Suporter Inggris menendang dan berdiri di atas tong sampah Piccadilly Circus, London, setelah timnas Inggris kalah melawan Italia dalam final Euro 2020 di Stadion Wembley, Minggu (11/7/2021).

Tercatat pada ajang tenis itu, 881 kasus terinfeksi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.