Kompas.com - 05/08/2021, 17:40 WIB
Kapten Persib Bandung, Supardi Nasir. KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHAKapten Persib Bandung, Supardi Nasir.

BANDUNG, KOMPAS.com - Kapten Persib Bandung, Supardi Nasir, berusaha optimistis Liga 1 2021 bisa digelar pada 20 Agustus nanti.

Rencana penyelenggaraan Liga 1 2021 pada 20 Agustus mendatang, memang belum bisa dipastikan.

Sebab, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) harus terlebih dahulu mendapatkan lampu hijau dari pemerintah melalui Satgas Covid-19 atau Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Tanpa adanya rekomendasi dari Satgas Covid-19 dan BNPB akan sulit bagi PSSI dan PT LIB menyelenggarakan Liga 1 2021 pada 20 Agustus.

"Ya alhamdulillah kalau sudah ada titik terang, mudah-mudahan itu jadi kenyataan. Itu doa kami. Jangan sekedar wacana," kata Supardi kepada wartawan, Kamis (5/8/2021).

"Ya saya berusaha untuk optimistis karena itu bagian dari doa kami juga. Satu sisi apa mungkin PPKM-nya sampai tanggal 9, terus liga tanggal 20, itu yang pasti jadi pertanyaan kami sebagai pemain tentunya," imbuh dia.

Andai Liga 1 2021 jadi digelar pada 20 Agustus, maka sejumlah kesebelasan berada dalam situasi yang dilematis.

Sebab, klub-klub peserta Liga 1 tidak memiliki masa persiapan yang ideal.

Apalagi, bagi klub yang tidak bisa menggelar latihan tim selama masa PPKM Darurat diberlakukan.

Supardi mengakui, kebugaran bisa menjadi kendala para pemain bila kompetisi tetap digelar pada 20 Agustus.

Sebab, sudah sebulan terakhir para pemain hanya menjalani latihan mandiri.

Intensitas latihan mandiri dengan tim tentu berbeda dan berpengaruh pada kebugaran pemain.

Meski begitu, sebagai pemain, Supardi menegaskan, dirinya siap melakoni pertandingan di kompetisi.

Baca juga: Menanti Tuah Konversi Taktik Robert Alberts bersama Persib Bandung

 

Sebab, dalam situasi seperti ini, hal yang paling penting adalah kompetisi bisa digelar.

"Seperti itu, walaupun kami tentunya tetap siap jalani kick off liga. Ya tapi kan kami butuh kebersamaan dengan tim yang butuh beberapa waktu, seperti itu," tutur Supardi.

"Kalau untuk kebugaran mungkin sedikit terganggu dengan kami, karena sarana gak bisa kami pakai, jadi kami manfaatkan sarana latihan di rumah kami sendiri," sambung dia.

Mengenai jadwal kumpul skuad Persib, Supardi belum mengetahui secara pasti.

Hanya, pembicaraan ke arah pengumpulan skuad sudah ada dari tim pelatih Persib.

Supardi meyakini, dalam beberapa hari ke depan, seluruh pemain akan segera dikumpulkan untuk melakoni latihan tim.

"Kepastian tanggalnya belum, tapi pembicaraan ke sana sudah ada. Dalam beberapa hari mungkin ada pemberitahuan selanjutnya," kata Supardi.

Sembari enunggu jadwal latihan skuad Persib, Supardi tetap menjaga kebugarannya dengan meningkatkan intensitas latihan mandiri.

Sebagai pemain, dirinya memiliki tanggung jawab menjaga kebugarannya.

Apalagi, tim pelatih Persib juga kembali melakukan pemantauan ketat terhadap hasil latihan mandiri yang dijalani pemain.

Soal latihan mandiri, Supardi lebih memilih melakukannya di area rumahnya.

Eks PSMS Medan itu mengaku khawatir bila harus berlatih di tempat umum.

Baca juga: Bersyukur Liga 1 Digelar 20 Agustus, Skuad Persib Segera Berkumpul

 

Namun, sesekali Supardi mencoba berlatih di luar dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

"Ya itulah bentuk ikhtiar. Gimana lagi kadang kami butuh juga kebugaran itu gak bisa dengan hanya latihan di rumah karena area terbatas," kata Supardi.

"Jadi, kami siasati dengan misalkan pagi pagi agak sedikit aman, misalkan habis hujan ya saya sedikit sedikit saya coba, dan saya rasa lebih baik," ujar kapten tim Persib Bandung itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.