Kompas.com - 05/08/2021, 15:00 WIB
Penyerang Urugay Luis Suarez pada laga Copa America 2021 kontra Bolivia di Stadion Pantanal Arena, Cuiaba, Brasil, Jumat (25/6/2021) dini hari WIB. AFP/SILVIO AVILAPenyerang Urugay Luis Suarez pada laga Copa America 2021 kontra Bolivia di Stadion Pantanal Arena, Cuiaba, Brasil, Jumat (25/6/2021) dini hari WIB.
|

KOMPAS.com - FIFA disebut berniat mencopot dua dari empat bintang yang selama ini tertera di jersey Uruguay.

Selama ini, Uruguay bangga menempatkan empat bintang di jersey atau kostum mereka.

Keberadaan bintang erait kaitannya dengan jumlah gelar juara Piala Dunia yang diraih oleh sebuah negara.

Jerman dan Italia contohnya. Mereka sama-sama pernah empat kali memenangi ajang Piala Dunia FIFA.

Di sisi lain, Uruguay sejatinya baru dua kali merasakan nikmat menjadi kampiun Piala Dunia, masing-masing pada 1930 dan 1950.

Baca juga: Profil Edinson Cavani, Bomber Uruguay yang Kerap Memanah Sehabis Cetak Gol

Sepasang bintang tambahan Uruguay merupakan simbol dari kesuksesan tim beralias La Celeste menyabet medali emas Olimpiade pada 1924 dan 1928.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat itu, belum ada Piala Dunia dan FIFA masih mengorganisasi gelaran Olimpiade.

Karena itu, Federasi Sepak Bola Uruguay, AUF, mengklaim bahwa titel juara Olimpiade pada 1924 dan 1928 layak diabadikan dalam bentuk dua bintang ekstra di jersey tim.

Cuma, berdasarkan laporan ESPN baru-baru ini, Puma, selaku apparel resmi timnas Uruguay, mengaku mendapatkan perintah dari FIFA untuk mencopot dua bintang di seragam tim.

Permintaan itu muncul setelah Puma melakukan presentasi desain baru kostum di hadapan komite FIFA.

Baca juga: FIFA Pertimbangkan 5 Aturan Baru Sepak Bola, Aroma Futsal di Lapangan Hijau

FIFA ingin perubahan segera dibuat sebelum bergulirnya Piala Dunia 2022 di Qatar.

Permintaan FIFA tersebut tak ditanggapi dengan tangan terbuka oleh AUF, Federasi Sepak Bola Uruguay.

AUF merasa bahwa Uruguay sangat layak mempertahankan 4 bintang di kostum tim.

“FIFA selalu mengakui, bahkan di depan umum, bahwa Uruguay punya empat titel juara dunia karena pada 1924 dan 1928 Olimpiade diselenggarakan oleh FIFA dan baru pada 1930 mereka memutuskan untuk menggelar kejuaraan dunia secara independen,” kata Gaston Tealdi, Wakil Presiden AUF.



Sumber ESPN
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.