Brasil Vs Spanyol, Misi Dani Alves Raih Gelar Ke-43 di Olimpiade Tokyo

Kompas.com - 04/08/2021, 21:20 WIB
Kapten timnas Brasil di Olimpiade Tokyo 2020, Daniel Alves. AFP/ DANIEL LEAL-OLIVASKapten timnas Brasil di Olimpiade Tokyo 2020, Daniel Alves.

KOMPAS.com - Kapten timnas Brasil Dani Alves sampai saat ini tercatat sudah mengoleksi 42 gelar juara sepanjang karier sepak bolanya.

Angka tersebut membuat Dani Alves kini berstatus pemain dengan koleksi gelar juara terbanyak dalam sejarah sepak bola dunia.

Dani Alves untuk sementara unggul empat trofi atas mantan rekan satu timnya di Barcelona, Lionel Messi.

Di level klub, Dani Alves sudah pernah meraih gelar Liga Champions, Liga Europa, Liga Perancis, Liga Spanyol, Liga Italia, hingga Piala Dunia Antarklub.

Bersama timnas Brasil, Dani Alves sejauh ini sudah mengoleksi empat trofi, yakni dua Copa America dan dua Piala Konfederasi.

Baca juga: Jadwal Final Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Brasil Vs Spanyol, Swedia Vs Kanada

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akhir pekan ini, mantan pemain Barcelona dan Juventus itu berpeluang besar meraih gelar kelimanya bersama timnas Brasil.

Misi yang harus dituntaskan Dani Alves adalah mengantar timnas Brasil mengalahkan Spanyol pada final sepak bola putra Olimpiade Tokyo 2020, Sabtu (7/8/2021).

Dani Alves menjadi salah satu sosok kunci keberhasilan timnas Brasil melangkah ke final Olimpiade Tokyo 2020.

Meski sudah berusia 38 tahun, dia selalu tampil sebagai starter dan tidak pernah ditarik keluar pada lima laga timnas Brasil sejak fase grup.

Terkini, Dani Alves bermain lebih dari 120 menit ketika timnas Brasil menghadapi Meksiko pada semifinal Olimpiade Tokyo 2020.

Timnas Brasil terpaksa bermain sampai babak adu penalti setelah ditahan imbang 0-0 oleh Meksiko sampai extra time.

Pada babak adu penalti, Alves yang maju sebagai eksekutor pertama timnas Brasil sukses menyelesaikan tugasnya.

Timnas Brasil pada akhirnya berhak melaju ke final Olimpiade Tokyo 2020 setelah berhasil menumbangkan Meksiko 4-2 lewat adu penalti.

Baca juga: Brasil ke Final Olimpiade Tokyo, Dani Alves Sebut Tim Menderita dan Rumput Tak Rata

Meski belum mencetak gol atau assist, Alves tampil sangat konsisten pada lima laga timnas Brasil hingga semifinal Olimpiade Tokyo 2020.

Dikutip dari situs Sofascore, Dani Alves sebagai bek kanan kini menjadi pemain dengan jumlah operan kunci (16), intersep (7), umpan silang akurat (8), dan dribble sukses (8) tertinggi dalam skuad timnas Brasil.

Statistik itu tentu bisa menjadi bukti bahwa dia masih memiliki kualitas meskipun sudah berusia 38 tahun.

Namun, Dani Alves kini menghadapi tantangan berat jika ingin mengantar timnas Brasil mempertahankan medali emas Olimpiade di Tokyo.

Sebab, timnas Brasil akan menghadapi timnas Spanyol yang diperkuat banyak bintang, seperti Eric Garcia, Pedri, Daniel Olmo, hingga Marco Asensio.

Dani Alves juga harus mempersiapkan mentalnya karena Spanyol sudah dia angggap sebagai negara keduanya.

Hal itu diungkapkan Dani Alves sebelum Olimpiade Tokyo 2020.

Baca juga: Profil Dani Alves, Bek Veteran yang Antar Brasil ke Final Olimpiade Tokyo 2020

"Semua orang tahu bahwa salah satu kelemahan saya adalah timnas Spanyol," kata Dani Alves dikutip dari situs Marca.

"Tentu saja saya akan senang menghadapi timnas Spanyol di final. Sebab, setengah dari diri saya berasal dari Brasil dan setengah lainnya adalah Spanyol," tuturnya.

Pernyataan tersebut berkaitan dengan fakta bahwa Dani Alves pernah bermain di Spanyol selama 14 tahun pada periode 2002-2016 dengan membela Sevilla dan Barcelona.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Sumber Olympics
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Pertemuan Pertama Francesco Bagnaia dengan Valentino Rossi

Kisah Pertemuan Pertama Francesco Bagnaia dengan Valentino Rossi

Sports
Isi Hati Marcus Gideon dan Fajar Alfian Usai Merah Putih Tak Berkibar di Podium Piala Thomas

Isi Hati Marcus Gideon dan Fajar Alfian Usai Merah Putih Tak Berkibar di Podium Piala Thomas

Badminton
Jadwal Liga Champions Pekan Ini, Big Match Atletico Madrid Vs Liverpool

Jadwal Liga Champions Pekan Ini, Big Match Atletico Madrid Vs Liverpool

Liga Champions
VIDEO - Aksi Ciamik Egy Maulana Vikri Selamatkan FK Senica dari Kekalahan

VIDEO - Aksi Ciamik Egy Maulana Vikri Selamatkan FK Senica dari Kekalahan

Liga Lain
Perusahaan Aset Kripto Perpanjang Napas Lazio

Perusahaan Aset Kripto Perpanjang Napas Lazio

Liga Italia
Pimpin Tim Kerja Percepatan Penyelesaian Sanksi WADA, Ketua KOI Sigap Petakan Solusi

Pimpin Tim Kerja Percepatan Penyelesaian Sanksi WADA, Ketua KOI Sigap Petakan Solusi

Sports
Merah Putih Tak Berkibar di Podium Piala Thomas 2020, Kemenpora Kecolongan?

Merah Putih Tak Berkibar di Podium Piala Thomas 2020, Kemenpora Kecolongan?

Badminton
Berkat Aksi Heroik, Reguilon dan Dier Dapat Man of the Match Bersama

Berkat Aksi Heroik, Reguilon dan Dier Dapat Man of the Match Bersama

Liga Inggris
Kilas Balik Liga Champions 1997-1998, Saat Dynamo Kiev Lumat Barcelona di Camp Nou

Kilas Balik Liga Champions 1997-1998, Saat Dynamo Kiev Lumat Barcelona di Camp Nou

Sports
Fakta Piala Thomas yang Pulang ke Indonesia, Tinggi 71 Cm dan Tertulis Inskripsi IBF

Fakta Piala Thomas yang Pulang ke Indonesia, Tinggi 71 Cm dan Tertulis Inskripsi IBF

Badminton
Top Skor Liga Inggris - Mo Salah Teratas, CR7 Melempem Lagi

Top Skor Liga Inggris - Mo Salah Teratas, CR7 Melempem Lagi

Liga Inggris
Indonesia Terancam Tak Bisa Jadi Host Event Olahraga Internasional, Ini Penjelasan Ketum KOI

Indonesia Terancam Tak Bisa Jadi Host Event Olahraga Internasional, Ini Penjelasan Ketum KOI

Sports
Jonatan Christie di Piala Thomas 2020: 376 Menit, 1 Smash Penentu Indonesia Juara

Jonatan Christie di Piala Thomas 2020: 376 Menit, 1 Smash Penentu Indonesia Juara

Sports
Profil Renshi Yamaguchi, 'Si Tukang Jagal' Asal Jepang

Profil Renshi Yamaguchi, "Si Tukang Jagal" Asal Jepang

Sports
Jadwal Uji Coba Timnas U23 Indonesia, Lawan Tajikistan dan Nepal Pekan Ini

Jadwal Uji Coba Timnas U23 Indonesia, Lawan Tajikistan dan Nepal Pekan Ini

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.