Kompas.com - 01/08/2021, 18:40 WIB
Kapten PSM Makassar, Zulkifli Syukur. KOMPAS.com/Suci RahayuKapten PSM Makassar, Zulkifli Syukur.

MAKASSAR, KOMPAS.com - Ketidakjelasan nasib kompetisi yang berlarut-larut sejak Maret 2020, membuat pemain sepak bola profesional bersuara.

Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) pun telah melayangkan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo untuk mendesak segera digulirkannya kompetisi Liga 1 2021.

Sekitar 18 perwakilan pemain dari 18 klub Liga 1 2021 membubuhkan tandatangan pada surat terbuka tersebut.

Salah satu perwakilan dari PSM Makassar, Zulkifli Syukur, mengatakan, para pemain menyuarakan satu tujuan, yakni agar kompetisi sepak bola profesional Indonesia bisa segera diselenggarakan kembali.

Baca juga: 5 Klub Kompak Desak Bergulirnya Liga 1 2021

“Iya tentu kami sangat ingin Liga sesegera mungkin diadakan,” ucap pemain berusia 37 tahun itu kepada Kompas.com.

Kapten PSM Makassar itu melanjutkan, pandemi benar-benar memberikan dampak besar pada bagi ekosistem sepakbola nasional.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sepak bola profesional dipaksa tiarap tanpa ada opsi-opsi solutif yang ditawarkan untuk mencapai win-win solution.

Zulkifli Syukur bahkan mengakui, kondisi ini menjadi titik terendah dalam 16 tahun perjalanan karier profesionalnya.

Dia mengatakan, dualisme dalam sepak bola Indonesia yang terjadi pada 2011 lalu, masih lebih baik daripada saat kompetisi dihentikan sama sekali selama pandemi ini.

“Ini menjadi keadaan paling buruk selama saya berkarier. Terburuk dibanding pada saat dualisme,” ujar mantan kapten timnas Indonesia itu.

Baca juga: Aktif Ikut Kampanye Siap Main Lagi, Bek Persib Ungkap Harapan Soal Liga 1

“Ya karena sampai sekarang Liga juga belum bergulir, sedangkan segala persyaratan sudah terpenuhi termasuk protokol kesehatan. Aktivitas pun juga sudah dibatasi,” imbuhnya.

Zulkifli Syukur berharap, surat terbuka ini bisa menyibak kejelasan kompetisi sepak bola di Indonesia.

Dia juga mewanti-wanti adanya efek domino yang lebih besar terhadap kelangsungan eksistensi sepak bola Indonesia jika kompetisi tak segera ditangani.

“Saya berharap presiden bisa membuka mata dengan kondisi para pemain, karena ini juga berdampak pada timnas kita,” kata Zulkifli Syukur.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.