Kompas.com - 25/07/2021, 15:08 WIB
Proyek pembangunan Jakarta International Stadium (JIS). Dok. JakproProyek pembangunan Jakarta International Stadium (JIS).

 

KOMPAS.com - PT Jakarta Propertindo (Jakpro) mengungkapkan perkembangan pembangunan Jakarta International Stadium (JIS). 

Jakarta International Stadium merupakan bentuk penerapan visi membangun Kota Jakarta sebagai livable city yang menghubungkan, mempererat, dan memberi dukungan kepada seluruh lapisan masyarakat.

Pembangunan JIS yang bertempat di Tanjung Priok, Jakarta Utara, saat ini masih berlanjut dan sudah memasuki minggu ke-100.

Baca juga: Di Balik Keseruan Olimpiade, Pesepak Bola Indonesia Teriak Minta Liga Bergulir

Melansir akun Instagram resmi PT Jakarta Propertindo (Jakpro), pembangunan stadion itu sudah mencapai 63,97 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Direktur Proyek Jakarta International Stadium, Iwan Takwin, menjelaskan stadion tersebut nantinya bukan hanya untuk meningkatkan sportivitas, tetapi juga bisa mendorong industri kreatif melalui fasilitasnya.

"Bukan hanya meningkatkan sportivitas dan fair game melalui olahraga, JIS juga dapat mendorong industri kreatif melalui fasilitasnya," tutur Iwan Takwin dalam rilis yang diterima Kompas.com. 

"JIS tak hanya diperuntukkan bagi masyarakat di ibu kota saja, melainkan untuk seluruh masyarakat yang tinggal di pelosok Indonesia maupun di belahan dunia lain," ucapnya.

Stadion ini juga sudah mendapatkan 3 rekor dari MURI yaitu lifting struktur atap stadion dengan bobot terberat, stadion pertama di Indonesia yang menggunakan sistem atap buka-tutup, dan stadion green building dengan sertifikasi platinum pertama.

Jakarta International Stadium merupakan stadion berstandar FIFA dan dibangun dengan konsep green building pertama di Indonesia.

JIS mampu meraih skor greenship platinum grade untuk design and build dari lembaga sertifikasi Green Building Council Indonesia (GBCI).

Baca juga: Persib Jaga Asa Tatap Liga 1 2021 dengan Target Juara

Stadion ini menerapkan teknologi inovasi renewable energy atau energi terbarukan. Penerapannya ada pada teknologi panel surat dan zero run off, dilengkapi dengan konsep penghematan penggunaan air, dan penyediaan sensor monitoring CO2 pada ruangan-ruangan yang memiliki kepadatan tinggi.

Harapannya, JIS dapat mendukung Jakarta sebagai kota yang layak huni dan berkelanjutan (liveable city), seperti visi transformasi Gubernur DKI Jakarta.

Berdasarkan laporan Daily Mail pada 20 Februari 2021, JIS yang akan berkapasitas 82.000 penonton masuk dalam 10 stadion termegah di dunia.

Sebanyak 9 stadion lainnya yang disebut Daily Mail adalah Miami Freedom Park, Lusail Iconic, Bramley-Moore Dock, Camp Nou, Santiago Bernabeu, New Feyenoord, Della Roma, New San Siro, dan Grand Stade de Casablanca.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.