Kompas.com - 23/07/2021, 13:00 WIB
Penyerang timnas Jepang Takefuso Kubo beraksi pada laga pertama fase grup sepak bola putra Olimpiade Tokyo 2020 kontra Afrika Selatan di Stadion Tokyo, Kamis (22/7/2021) malam WIB. AFP/MARIKO ISHIZUKAPenyerang timnas Jepang Takefuso Kubo beraksi pada laga pertama fase grup sepak bola putra Olimpiade Tokyo 2020 kontra Afrika Selatan di Stadion Tokyo, Kamis (22/7/2021) malam WIB.

"Tanaka Ao selalu memberikan umpan kepada saya pada waktu yang tepat di tempat yang tepat. Setelah saya melakukan kontak mata, saya tahu apa yang harus saya lakukan. Saya percaya diri," ucapnya.

"Saya suka berpikir setelah hari ini, saya bisa membuktikan diri saya sekali lagi," ungkap target pemain yang musim lalu dipinjamkan di Villarreal dan Getafe itu.

Baca juga: Alasan Barcelona Relakan Lionel Messi Jepang Dicaplok Real Madrid

Pada kesempatan yang sama, Takefusa Kubo mengungkapkan bahwa Jepang dibuat kesulitan kala melawan Afrika Selatan.

Oleh karena itu, Kubo mendorong Samurai Biru untuk berbenah agar mampu kembali mendapat hasil positif saat berduel kontra Meksiko di laga kedua Grup A.

"Mereka kompak dalam segala hal. Pertandingan itu jauh lebih sulit dan menegangkan daripada yang terlihat," tutur Kubo.

Baca juga: Klasemen Sepak Bola Olimpiade Tokyo 2020, Perancis-Jerman Juru Kunci

"Jika bermain melawan Meksiko seperti yang kami mainkan hari ini, kami tidak akan memiliki peluang," tuturnya.

"Kami memiliki tujuan di kompetisi ini dan kami harus mengalahkan Meksiko untuk mencapainya," ucap Kubo.

"Ini akan menjadi yang pertama dan terakhir bagi saya untuk berkompetisi di Olimpiade di Jepang," katanya.

"Jadi, saya tidak ingin ada penyesalan. Saya akan mengerahkan semuanya di atas lapangan," ucap pemain dari akademi Barcelona tersebut.

Kemenangan atas Afrika Selatan membawa Jepang menempati peringkat kedua klasemen Grup A.

Samurai Biru hanya kalah selisih gol dari Meksiko yang memberikan kejutan saat membekuk Perancis 4-1.

Adapun Jepang tengah berupaya meraih medali cabor sepak bola putra untuk kali pertama sejak Olimpiade Meksiko 1968. Saat itu, mereka memenangi medali perunggu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Sumber Olympic
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelatih dari Korsel Menjamur di Asia Tenggara, Begini Tanggapan Shin Tae-yong

Pelatih dari Korsel Menjamur di Asia Tenggara, Begini Tanggapan Shin Tae-yong

Liga Indonesia
Man United Vs West Ham: Kemarahan Ronaldo Perlawanan kepada Rangnick?

Man United Vs West Ham: Kemarahan Ronaldo Perlawanan kepada Rangnick?

Liga Inggris
Southampton Vs Man City: Asa Guardiola Capai 500 Poin di Liga Inggris

Southampton Vs Man City: Asa Guardiola Capai 500 Poin di Liga Inggris

Liga Inggris
Jenis-jenis Melempar dalam Bola Basket

Jenis-jenis Melempar dalam Bola Basket

Sports
Kritik untuk Pemain Muda Man United: Dengarkan Ronaldo...

Kritik untuk Pemain Muda Man United: Dengarkan Ronaldo...

Liga Inggris
Pujian FK Senica untuk Egy dan Witan: Pemain Top dan Berkarakter...

Pujian FK Senica untuk Egy dan Witan: Pemain Top dan Berkarakter...

Liga Indonesia
Man United Vs West Ham: Magi Moyes Goyahkan Old Trafford, Setan Merah dalam Ancaman

Man United Vs West Ham: Magi Moyes Goyahkan Old Trafford, Setan Merah dalam Ancaman

Liga Inggris
Klasemen Grup B Piala Asia Wanita, Filipina Bikin Kejutan Saat Timnas Indonesia Petik Pelajaran

Klasemen Grup B Piala Asia Wanita, Filipina Bikin Kejutan Saat Timnas Indonesia Petik Pelajaran

Liga Indonesia
Menelisik di Balik Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Timnas Putri Indonesia

Menelisik di Balik Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Timnas Putri Indonesia

Liga Indonesia
Menpora dan Atlet Paralimpiade Ciptakan Keakraban Lewat Wisata Kuliner Pinggir Jalan

Menpora dan Atlet Paralimpiade Ciptakan Keakraban Lewat Wisata Kuliner Pinggir Jalan

Olahraga
Update Pembenahan Sirkuit Mandalika Jelang MotoGP Indonesia, Target Rampung H-4

Update Pembenahan Sirkuit Mandalika Jelang MotoGP Indonesia, Target Rampung H-4

Motogp
Terbang Jauh Buat Bela Arsenal, Partey Minta Maaf karena Malah Diganjar Kartu Merah

Terbang Jauh Buat Bela Arsenal, Partey Minta Maaf karena Malah Diganjar Kartu Merah

Liga Inggris
Berita Foto, Menanti Kisah Pemain-pemain Anyar Timnas Indonesia

Berita Foto, Menanti Kisah Pemain-pemain Anyar Timnas Indonesia

Liga Indonesia
Beda Klub, Beda Rasa, Egy Ceritakan Pengalaman Berkarier di FK Senica

Beda Klub, Beda Rasa, Egy Ceritakan Pengalaman Berkarier di FK Senica

Liga Indonesia
Profil Timnas Putri Thailand: Skuad dan Prestasi di Piala Asia Wanita

Profil Timnas Putri Thailand: Skuad dan Prestasi di Piala Asia Wanita

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.