Keluh Kesah Robert Alberts, Kompetisi Tak Kunjung Temui Kejelasan

Kompas.com - 13/07/2021, 21:00 WIB
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, memantau sesi latihan timnya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Selasa (18/8/2020). Official Persib BandungPelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, memantau sesi latihan timnya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Selasa (18/8/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com - Liga 1 2021 terpaksa mengalami penundaan. Lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi belakangan ini menjadi penyebab kompetisi strata utama sepak bola Indonesia itu terpaksa mengalami penundaan lagi.

Lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia meningkat, pemerintah terpaksa menarik rem darurat dengan menerapkan kebijakan PPKM Darurat Jawa-Bali dari 3 hingga 20 Juli 2021.

Tujuannya ialah untuk menurunkan laju penyebaran Covid-19.

Imbas dari kebijakan tersebut adalah penundaan kompetisi. PT Liga Indonesia Baru (LIB) berencana menunda gelaran kompetisi hingga 20 Agustus 2021. Jadi, kemungkinan, liga bisa digelar pada pertengahan atau akhir Agustus.

Baca juga: Robert Alberts Tegaskan Boaz Solossa Tak Masuk Daftar Bidikan Persib

Namun, itu juga masih sebatas wacana, bisa atau tidaknya kompetisi digelar sesuai rencana, bergantung pada kebijakan pemerintah terkait situasi pandemi di Indonesia.

Pelatih Persib Robert Rene Alberts sangat berharap kompetisi bisa digelar pada Agustus. Menurut Alberts, situasi yang terjadi di sepak bola Indonesia saat ini benar-benar membuat semua pemain, pelatih, hingga ofisial tim merasa frustrasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya berharap liga bisa sesegera mungkin bisa digelar, jangan sampai hingga pertengahan Agustus karena pemain dan ofisial sudah merasa frustrasi," kata Alberts kepada wartawan, Senin (12/7/2021).

Menurut Alberts, lonjakan kasus Covid-19 dan kebijakan PPKM Darurat seharusnya tidak menjadi penghalang bagi digelarnya kompetisi. Sebab, PSSI dan PT LIB sudah merancang skema gelaran kompetisi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Baca juga: Kondisi Membaik, Kiper Persib Teja Paku Alam Mulai Latihan Mandiri

Selain itu, semua pemain hingga staf tim juga sudah divaksinasi. Pertandingan pun digelar tanpa penonton sehingga sepak bola tidak akan menjadi klaster baru penyebaran virus corona di Indonesia.

Apalagi, sebelumnya juga sempat digelar turnamen Piala Menpora 2021. Selain sebagai turnamen pramusim, Piala Menpora menjadi semacam simulasi digelarnya pertandingan sepak bola dalam situasi pandemi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.