Italia Vs Inggris - Fabregas Bantu Three Lions Temukan Cela Chiellini-Bonucci

Kompas.com - 11/07/2021, 05:20 WIB
Proses terciptanya gol pertama timnas Spanyol ke gawang Italia pada final Euro 2012. Dalam gambar terlihat Cesc Fabregas dan David Silva saat memanfaatkan kelengahan Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci dalam mengantisipasi pergerakan lawan di belakang mereka. Andres Iniesta juga berperan penting dengan mengirim umpan vertikal ke arah Fabregas. Tangkapan Layar YouTube UEFAProses terciptanya gol pertama timnas Spanyol ke gawang Italia pada final Euro 2012. Dalam gambar terlihat Cesc Fabregas dan David Silva saat memanfaatkan kelengahan Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci dalam mengantisipasi pergerakan lawan di belakang mereka. Andres Iniesta juga berperan penting dengan mengirim umpan vertikal ke arah Fabregas.

Terkait hal tersebut, Cesc Fabregas yang pernah meraih dua gelar Euro (2008, 2012) dan satu Piala Dunia (2010) bersama Spanyol, membantu Inggris menemukan cela pertahanan Chiellini dan Bonucci.

Fabregas mengungkapkan bahwa Chiellini dan Bonucci memiliki kelemahan dalam mengantisipasi lawan yang bergerak persis di belakang garis pertahanan mereka.

Dalam membuktikan hal tersebut, Fabregas memberi contoh peluang yang diperoleh penyerang Spanyol Mikel Oyarzabal dan gol Alvaro Morata pada babak kedua semifinal Euro 2020 kontra Italia.

Ketika itu, peluang Oyarzabal dan gol Morata tercipta setelah kedua pemain menusuk ke belakang garis pertahanan Chiellini dan Bonucci.

Baca juga: Alvaro Morata Lewati Catatan Fernando Torres di Piala Eropa

Fabregas menyarankan Inggris untuk mengeksploitasi kelemahan tersebut lewat kecepatan winger Manchester City, Raheem Sterling.

"Chiellini dan Bonucci sangat membenci bola di belakang mereka. Saya percaya, di final Sterling akan sangat penting berkat kecepatannya, terutama jika ia berhasil menyesuaikan diri di antara pertahanan lawan," kata Fabregas, dikutip dari Tuttomercatoweb.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Lihat saja gol yang dicetak Morata pada semifinal atau peluang Oyarzabal. Di belakang garis pertahanan Italia, di sana sering ada ruang kosong yang bisa diserang dengan permainan vertikal," tutur Fabregas menjelaskan.

Dalam hal ini, Fabregas tentu tidak asal bicara. Dia memiliki pengalaman menghadapi Chiellini dan Bonucci pada final Euro 2012.

Baca juga: Rekor Italia di Final Piala Eropa: Memori Kelam Euro 2000 dan 2012

Kala itu, Fabregas menjalankan peran false nine dalam formasi 4-6-0 yang diterapkan oleh pelatih Vicente del Bosque.

Spanyol pun berhasil menghajar Italia dengan skor telak, 4-0. Sementara itu, Fabregas terlibat dalam proses terciptanya gol pertama yang dicetak David Silva.

Fabregas mengirim assist kepada David Silva setelah menerima umpan vertikal dari Iniesta. Proses gol ini menjadi salah satu bukti kelemahan Chiellini dan Bonucci.

Sebelum menerima umpan Iniesta, Fabregas menusuk ke belakang Chiellini untuk kemudian mengirim assist yang disambut sundulan David Silva.

David Silva pun bergerak menuju area belakang Bonucci sebelum menyambut umpan Fabregas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Manajemen PSS Sleman Beberkan Alasan Pertahankan Dejan Antonic

Manajemen PSS Sleman Beberkan Alasan Pertahankan Dejan Antonic

Liga Indonesia
Real Madrid Vs Inter Milan, Nerazzurri Tak Mau Cuma Jadi yang 'Kedua'

Real Madrid Vs Inter Milan, Nerazzurri Tak Mau Cuma Jadi yang "Kedua"

Liga Champions
Soal Ballon d'Or, Lewandowski Berharap Ucapan Messi Bukan Omong Kosong

Soal Ballon d'Or, Lewandowski Berharap Ucapan Messi Bukan Omong Kosong

Internasional
Messi “Tersiksa” Dingin dan Salju, Bagaimana Cuaca Saat Laga PSG Vs Club Brugge?

Messi “Tersiksa” Dingin dan Salju, Bagaimana Cuaca Saat Laga PSG Vs Club Brugge?

Liga Champions
Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2021, 10 Peraih Emas Olimpiade Tokyo 2020 Tak Berpartisipasi

Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2021, 10 Peraih Emas Olimpiade Tokyo 2020 Tak Berpartisipasi

Sports
Hasil Liga 1: Hujan 5 Gol, Bruno Silva Pastikan Kemenangan PSIS atas Persita

Hasil Liga 1: Hujan 5 Gol, Bruno Silva Pastikan Kemenangan PSIS atas Persita

Liga Indonesia
Persib Vs Persebaya: Wonderkid Bajul Ijo Mengaku Gugup, Puji Kualitas Maung Bandung

Persib Vs Persebaya: Wonderkid Bajul Ijo Mengaku Gugup, Puji Kualitas Maung Bandung

Liga Indonesia
Update Ranking BWF: Jojo Turun, Penakluk Marcus/Kevin 4 Besar, Ganda Campuran Thailand ke Puncak

Update Ranking BWF: Jojo Turun, Penakluk Marcus/Kevin 4 Besar, Ganda Campuran Thailand ke Puncak

Badminton
Persib Vs Persebaya - Alwi Slamat Absen, Bajul Ijo Tak Risau

Persib Vs Persebaya - Alwi Slamat Absen, Bajul Ijo Tak Risau

Liga Indonesia
Shenzen Open 2022 Resmi Batal

Shenzen Open 2022 Resmi Batal

Sports
Link Live Streaming Liga Champions, Duo Milan Beda Kepentingan Berlaga

Link Live Streaming Liga Champions, Duo Milan Beda Kepentingan Berlaga

Liga Champions
Link Live Streaming PSM Vs Persija, Kick-off Pukul 20.45 WIB

Link Live Streaming PSM Vs Persija, Kick-off Pukul 20.45 WIB

Liga Indonesia
3 Fakta Menarik Duel PSM Makassar Vs Persija Jakarta

3 Fakta Menarik Duel PSM Makassar Vs Persija Jakarta

Liga Indonesia
Piala AFF 2020 - Tekad Witan Sulaeman untuk Bawa Indonesia Juara

Piala AFF 2020 - Tekad Witan Sulaeman untuk Bawa Indonesia Juara

Liga Indonesia
3 Alasan Asia Tenggara Bisa Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2034

3 Alasan Asia Tenggara Bisa Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2034

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.