Izin Sakit padahal Nonton Euro 2020, Penggemar Inggris Dipecat dari Pekerjaannya

Kompas.com - 10/07/2021, 14:40 WIB
Para pemain timnas Inggris merayakan gol keempat dalam pertandingan Ukraina vs Inggris pada perempat final Euro 2020 di Stadion Olimpico, Roma, Italia, Minggu (4/7/2021) dini hari WIB. ALBERTO PIZZOLIPara pemain timnas Inggris merayakan gol keempat dalam pertandingan Ukraina vs Inggris pada perempat final Euro 2020 di Stadion Olimpico, Roma, Italia, Minggu (4/7/2021) dini hari WIB.

KOMPAS.com - Seorang wanita bernama Nina Farooqi dipecat dari pekerjaannya gara-gara menonton laga semifinal Euro 2020 Inggris vs Denmark di Stadion Wembley, Kamis, (8/7/2021) dini hari WIB.

Cerita awalnya, Nina Farooqi yang produser konten digital perusahaan Composite Prime, meminta izin karena sakit kepada atasannya setelah seorang temannya menawari tiket pertandingan Inggris vs Denmark.

Farooqi saat itu tidak memiliki firasat apa pun. Dia merasa rencananya berjalan mulus dan aman tanpa sepengetahuan bosnya.

Namun, segalanya menjadi tidak beres ketika timnas Inggris menyamakan kedudukan lewat gol Simon Kjaer pada menit ke-39, setelah sebelumnya tertinggal akibat gol Mikkel Damsgaard (30').

Baca juga: Alasan Dua Asisten Tim Liga 1 Kompak Jagokan Inggris Juara Euro 2020

Para pendukung Inggris bersorak kegirangan, termasuk Farooqi. Sialnya, saat merayakan gol The Three Lions, Farooqi tertangkap kamera televisi.

Sebelum laga memasuki paruh waktu, Farooqi menerima pesan dari rekan-rekan sejawatnya bahwa mereka mengenali wajahnya di televisi. Kebohongan Farooqi pun terkuak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Singkat cerita, pada pagi harinya usai laga Inggris vs Denmark, Farooqi melakukan perjalanan kemabali ke Leeds.

Betapa kagetnya Farooqi, di tengan perjalanan, dia mendapat panggilan dari si bos. Intinya, Farooqi dipecat dari pekerjaannya sebagai produser konten digital. 

Baca juga: John Stones Sebut Pilar Inggris yang Pantas Jadi Pemain Terbaik Euro 2020

"Ada sedikit penyesalan, tidak ada yang ingin dipecat, tapi kemudian saya juga akan membenci penyesalan karena kehilangan," kata Farooqi, sebagaimana dikutip dari Marca, Sabtu (10/7/2021).

Farooqi memang sedikit menyesal, tetapi dia mendapat pengalaman berharga, yakni menyasikan Inggris ke final ajang Euro untuk pertama kalinya dalam sejarah timnas.

Timnas Inggris akhirnya melaju ke partai puncak Euro 2020 setelah menang 2-1 atas Denmark.

Kemenangan Tim Tiga Singa pada laga itu ditentukan lewat gol Harry Kane pada masa perpanjangan waktu (104').

Baca juga: Final Euro 2020 Italia Vs Inggris, Para Veteran Azzurri Vs Bocah-bocah Three Lions

Sebelum itu, prestasi terbaik timnas Inggris di Piala Eropa adalah juara ketiga (1986) dan semifinal pada 1996 saat menjadi tuan rumah.

"Aku akan melakukannya lagi," ucap wanita berusia 37 tahun itu.

"Ini tidak terjadi sejak tahun 1996, saya ingat dengan jelas menangis di sofa ibu saya ketika Gareth Southgate gagal mengeksekusi penalti. Sepak bola adalah hidup saya," ucap Farooqi.

Nina Farooqi mungkin akan datang kembali ke Stadion Wembley, Senin (12/7/2021) dini hari WIB, untuk menyaksikan final Euro 2020 Italia vs Inggris.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Marca
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.