5 Hal yang Bisa Terjadi pada Laga Semifinal Euro 2020 Inggris Vs Denmark

Kompas.com - 07/07/2021, 19:40 WIB
Para pemain timnas Inggris merayakan gol keempat dalam pertandingan Ukraina vs Inggris pada perempat final Euro 2020 di Stadion Olimpico, Roma, Italia, Minggu (4/7/2021) dini hari WIB. ALBERTO PIZZOLIPara pemain timnas Inggris merayakan gol keempat dalam pertandingan Ukraina vs Inggris pada perempat final Euro 2020 di Stadion Olimpico, Roma, Italia, Minggu (4/7/2021) dini hari WIB.

KOMPAS.com - Semifinal Euro 2020 akan menyajikan duel seri Inggris vs Denmark yang bisa menghadirkan lima kemungkinan.

Duel Inggris vs Denmark dijadwalkan berlangsung di Stadion Wembley, London, Inggris, Kamis (8/7/2021) pukul 02.00 dini hari WIB.

The Three Lions, julukan timnas Inggris, melaju ke semifinal seusai menyingkirkan Ukraina dengan kemenangan empat gol tanpa balas.

Adapun Denmark lolos ke babak empat besar setelah mengalahkan Republik Ceko dengan skor 2-1.

Baca juga: Live Match (Link Live Streaming) Inggris Vs Denmark, Dini Hari Nanti

Siapa pun pemenang dalam laga ini akan menjadi lawan Italia di final Euro 2020 yang akan berlangsung pada 11 Juli.

Italia sudah memastikan tempat di partai puncak seusai membungkam Spanyol dalam laga semifinal yang berlangsung pada Rabu (7/7/2021) dini hari WIB.

Dalam pertandingan yang juga digelar di Stadion Wembley itu, Italia menang 4-2 atas Spanyol lewat adu penalti.

Pertandingan Inggris vs Denmark pada semifinal Euro 2020 pun berpotensi menyajikan sejumlah hal menarik.

Berikut hal-hal yang bisa terjadi pada laga Inggris vs Denmark yang Kompas.com rangkum dari berbagai sumber:

1. Timnas Inggris Kebobolan

Inggris menjadi satu-satunya negara yang belum kebobolan sepanjang gelaran Euro 2020 sejak babak penyisihan grup.

Kemenangan 4-0 atas Ukraina pada perempat final membuat rekor clean sheet timnas Inggris berlanjut menjadi lima pertandingan.

Catatan tersebut sekaligus mengantarkan Inggris sebagai negara pertama dalam sejarah Euro yang mengawali kompetisi dengan lima clean sheet beruntun.

Namun, rekor clean sheet The Three Lions bisa saja berakhir saat menghadapi Denmark di Stadion Wembley, Kamis (8/7/2021) dini hari WIB.

Melansir UEFA, Denmark tercatat lebih produktif mencetak gol daripada Inggris.

Tim Dinamit, julukan Denmark, sejauh ini sudah membukukan 11 gol. Jumlah tersebut tiga kali lebih banyak daripada timnas Inggris yang mengemas delapan gol.

Baca juga: Kasper Schmeichel, Dibentuk di Inggris, Kini Memburu Prestasi bersama Denmark

2. Harry Kane Lampaui Legenda Timnas Inggris

Harry Kane sudah mengemas sembilan gol untuk Inggris di turnamen besar (Piala Dunia dan Euro).

Jumlah tersebut membuat Harry Kane berhasil menyamai koleksi gol legenda timnas Inggris, yakni Alan Shearer.

Pada laga kontra Denmark, bintang Spurs itu berpotensi menyamai bahkan melampaui catatan gol legenda Inggris lainnya, Gary Lineker.

Gary Lineker saat ini masih menjadi pencetak gol terbanyak untuk timnas Inggris di turnamen besar (Piala Dunia dan Euro) dengan koleksi 10 gol.

3. Kans Denmark Ulangi Kejayaan Euro 1992

Ini akan menjadi semifinal keempat Denmark pada ajang Euro setelah edisi 1964, 1984, dan 1992.

Kali terakhir Denmark menang dan melaju ke semifinal adalah pada Euro 1992.

Kala itu, Denmark menang 5-4 atas Belanda lewat adu penalti.

Denmark pun pada akhirnya menjadi juara Euro 1992 dengan kemenangan 2-0 atas Jerman.

Baca juga: Rekor Italia di Final Piala Eropa: Memori Kelam Euro 2000 dan 2012

4. Final Pertama Inggris

Timnas Inggris arahan pelatih Gareth Southgate berpeluang mengukir sejarah jika berhasil mengalahkan Denmark dan melaju ke final Euro 2020.

Itu akan menjadi penampilan perdana The Three Lions di final turnamen antarnegara paling bergengsi di Benua Biru itu.

Sebab, Inggris belum pernah berhasil lolos ke final sepanjang partisipasi mereka di Euro.

Pencapaian terbaik Inggris di Euro adalah menjadi peringkat ketiga pada edisi 1968.

Adapun dari sembilan partisipasi sebelumnya, timnas Inggris dua kali terhenti di semifinal, yakni pada 1968 dan 1996.

5. Akhiri Kutukan 55 Tahun

Jika Inggris berhasil ke final, mereka juga akan mengakhiri kutukan 55 tahun.

Adapun Inggris terakhir kali tampil di final turnamen besar adalah pada Piala Dunia 1966.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber UEFA,OptaJoe
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PB Djarum soal Janji Komitmen Praveen/Melati: Mereka Harus Jaga Reputasi sebagai Andalan...

PB Djarum soal Janji Komitmen Praveen/Melati: Mereka Harus Jaga Reputasi sebagai Andalan...

Badminton
Minta Maaf soal Insiden di Semifinal Piala AFF, Asnawi Disindir Pemain Singapura

Minta Maaf soal Insiden di Semifinal Piala AFF, Asnawi Disindir Pemain Singapura

Liga Indonesia
Serie A di Ambang Bangkrut, CEO Inter Milan Minta Bantuan Pemerintah

Serie A di Ambang Bangkrut, CEO Inter Milan Minta Bantuan Pemerintah

Liga Italia
Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Timor Leste Malam Ini

Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Timor Leste Malam Ini

Liga Indonesia
Pelatih Timor Leste Punya Banyak Kenalan di Indonesia, Akrab dengan Bek Persib

Pelatih Timor Leste Punya Banyak Kenalan di Indonesia, Akrab dengan Bek Persib

Liga Indonesia
Alasan Mancini Panggil Balotelli ke Timnas Italia, Bukan karena Putus Asa

Alasan Mancini Panggil Balotelli ke Timnas Italia, Bukan karena Putus Asa

Liga Italia
Sejarah Atletik di Olimpiade Modern Pertama

Sejarah Atletik di Olimpiade Modern Pertama

Sports
Marko Lazetic ke AC Milan: Pakai Nomor Kaka, Mirip Ibra, Langsung Digoda Sampdoria

Marko Lazetic ke AC Milan: Pakai Nomor Kaka, Mirip Ibra, Langsung Digoda Sampdoria

Liga Italia
Timnas Indonesia Vs Filipina, Akan Ada Rotasi Besar Garuda Pertiwi

Timnas Indonesia Vs Filipina, Akan Ada Rotasi Besar Garuda Pertiwi

Liga Indonesia
Daftar 8 Tim yang Lolos ke Perempat Final Piala Afrika 2021

Daftar 8 Tim yang Lolos ke Perempat Final Piala Afrika 2021

Internasional
Hendra, Marcus, dan Rian Dapat Bonus Besar Usai Rebut Piala Thomas

Hendra, Marcus, dan Rian Dapat Bonus Besar Usai Rebut Piala Thomas

Badminton
“Vlahovic adalah Pengkhianatan, Dia Tidak Akan Bawa Juventus Scudetto”

“Vlahovic adalah Pengkhianatan, Dia Tidak Akan Bawa Juventus Scudetto”

Liga Italia
Ambisi Alfeandra Dewangga pada Laga Timnas Indonesia Vs Timor Leste

Ambisi Alfeandra Dewangga pada Laga Timnas Indonesia Vs Timor Leste

Liga Indonesia
Indonesia Vs Timor Leste, Lawan Bicara tentang Keindahan Sepak Bola

Indonesia Vs Timor Leste, Lawan Bicara tentang Keindahan Sepak Bola

Liga Indonesia
Timnas Indonesia Vs Timor Leste: Evan Dimas Beri Talenta Muda Inspirasi, Pelatih Lawan Dibuat Jatuh Hati

Timnas Indonesia Vs Timor Leste: Evan Dimas Beri Talenta Muda Inspirasi, Pelatih Lawan Dibuat Jatuh Hati

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.