Kompas.com - 05/07/2021, 21:00 WIB
Lorenzo Insigne (melompat) merayakan golnya bersama rekan satu timnya pada laga pembuka Euro 2020 yang mempertemukan Italia vs Turki di Stadion Olimpico, Sabtu (12/6/2021) dini hari WIB. AFP/ FILIPPO MONTEFORTELorenzo Insigne (melompat) merayakan golnya bersama rekan satu timnya pada laga pembuka Euro 2020 yang mempertemukan Italia vs Turki di Stadion Olimpico, Sabtu (12/6/2021) dini hari WIB.

KOMPAS.com - Setidaknya ada tiga alasan mengapa timnas Spanyol pantas gentar terhadap timnas Italia di semifinal Euro 2002.

Jalan timnas Spanyol ke semifinal Euro 2020 tidak mudah. Mereka terseok-seok di babak penyisihan grup, lalu berjuang 120 menit melawan Kroasia di 16 besar, dan melewati Swiss lewat drama adu penalti pada perempat final.

Di sisi lain, lawan mereka, Italia, mencapai semifinal Euro 2020 setelah menang tiga kali beruntun di fase penyishian grup.

Gli Azzurri sempat susah payah menyingkirkan Ausrtria di babak 16 besar lewat perpanjangan waktu, tetapi mereka bisa menjegal tim ranking satu FIFA, Belgia, pada waktu normal di perempat final.

Laju Italia yang begitu mantap membuat Spanyol pantas khawatir menghadapi Lorenzo Insigne di semifinal Euro 2020.

Baca juga: Janji Leonardo Spinazzola jika Italia Kalahkan Spanyol di Semifinal Euro 2020

Melansir Marca, Senin (5/7/2021), berikut tiga alasan mengapa Spanyol patut gentar hadapi Italia:

1. Italia punya lini tengah terbaik di Eropa

Gelandang Timnas Italia Manuel Locatelli merayakan golnya ke gawang Swiss bersama dengan Lorenzo Insigne pada laga Grup A Euro 2020 di Estadio Olimpico, Roma, pada 16 Juni 2021.AFP/RICCARDO ANTIMIANI Gelandang Timnas Italia Manuel Locatelli merayakan golnya ke gawang Swiss bersama dengan Lorenzo Insigne pada laga Grup A Euro 2020 di Estadio Olimpico, Roma, pada 16 Juni 2021.

Seperti yang ditulis di Marca sebelum Euro 2020, opsi lini tengah Roberto Mancini lebih baik daripada yang dimiliki pelatih lain di turnamen tersbut.

Dari Jorginho, Marco Verratti dan Nicolo Barella di XI, mantan bos Inter Milan itu juga bisa beralih ke Manuel Locatelli yang impresif dan para gelandang lainnya sesuai kebutuhan.

Locatelli menunjukkan bakatnya di babak penyisihan grup, tetapi dia sedikit tersisih di fase gugur. Itu menunjukkan betapa kuatnya lini tengah Italia.

Baca juga: Profil Nicolo Barella, Mezzala Komplet Inter Milan dan Timnas Italia

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Sumber Marca
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.