Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pelatih Arema FC Kirim Dukungan Moril Kepada Garda Depan Covid-19

Kompas.com - 05/07/2021, 12:30 WIB
Suci Rahayu,
Ferril Dennys

Tim Redaksi

MALANG, KOMPAS.com - Melonjaknya angka kasus Covid-19 membuat Indonesia kembali dalam kondisi siaga.

Berdasarkan data dari Covid19.go.id pada Sabtu (3/7/2021) lalu
terkonfirmasi peningkatan kasus sebanyak 27.913 dalam kurun waktu 24 jam.

Catatan itu Menjadi rekor lonjakan harian positif baru selama pandemi Covid-19 di Indonesia.

Dengan penambahan tersebut total jumlah kasus corona di Indonesia per Sabtu sore mencapai 2.256.851 orang

Lonjakan jumlah kasus positif yang tidak sepadan dengan tersedianya fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan menciptakan krisis.

Kini perlawanan Covid-19 bertumpu pada kerja keras pada tenaga kesehatan di garda depan.

Baca juga: Saran Pelatih Arema FC untuk Masa Depan Kompetisi Liga 1

Kondisi ini membuat pelatih Arema FC Eduardo Almeida ikut prihatin. Apalagi para tenaga medis dan semua orang yang bergerak langsung di garda depan ikut mempertaruhkan nyawanya sendiri.

Dia mendoakan seluruh pejuang di garda depan diberikan kekuatan dan kemampuan untuk melawan pandemi.

“Kondisi ini tidak mudah bagi teman-teman yang berada di garda depan, rumah sakit atau kontak langsung dengan pasien positif Covid-19,” ujar pelatih asal Portugal.

“Saya berharap semua komponen yang berada di garda depan tetap kuat karena kondisi ini tidak mudah dan sulit. Saya berharap pandemi segera selesai dan semua dokter, perawat hingga cleaning service di rumah sakit bisa diberikan kekuatan,” imbuhnya.

Tak sekedar memberikan dukungan moril, Eduardo Almeida juga mengajak semua pihak untuk terlibat aktif memerangi pandemi ini.

Dia menyarankan tidak perlu jauh-jauh. Dukungan konkret bisa dimulai dari bertanggung jawab terhadap diri masing-masing dan sekitar. Sebab himbauan hanya sekedar himbauan jika tidak diterapkan dengan kesadaran sendiri.

“Saya menegaskan Covid itu tanggung jawab masing-masing pribadi ketika pemain sudah berada di luar latihan.”

“Sekarang tidak bisa banyak bicara, apalagi masih 2 minggu PPKM. Yang jelas untuk terhindar dari Covid-19 tanggung jawab dari masing-masing pribadi, pemain harus jaga diri,” pungkas mantan pelatih Semen Padang.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kesan Pemain Timnas Putri Indonesia Dilatih Satoru Mochizuki: Kelas Dunia…

Kesan Pemain Timnas Putri Indonesia Dilatih Satoru Mochizuki: Kelas Dunia…

Timnas Indonesia
Timnas Putri Indonesia Vs Singapura, Satoru Mochizuki Buta Kekuatan Lawan

Timnas Putri Indonesia Vs Singapura, Satoru Mochizuki Buta Kekuatan Lawan

Timnas Indonesia
Inter Milan Resmi Ganti Pemilik Setelah Suning Gagal Lunasi Pinjaman

Inter Milan Resmi Ganti Pemilik Setelah Suning Gagal Lunasi Pinjaman

Liga Italia
Buta soal Indonesia, Kini Rivera Ukir Nama Jadi Legenda Madura United

Buta soal Indonesia, Kini Rivera Ukir Nama Jadi Legenda Madura United

Liga Indonesia
Pesan Ronaldo Usai Kroos Pensiun: Terima Kasih, Terbaik untuk Anda...

Pesan Ronaldo Usai Kroos Pensiun: Terima Kasih, Terbaik untuk Anda...

Liga Spanyol
Satoru Ingin Naturalisasi Pemain di Timnas Putri, Claudia Siap Belajar

Satoru Ingin Naturalisasi Pemain di Timnas Putri, Claudia Siap Belajar

Timnas Indonesia
Harga Tiket Persib Vs Madura United di Final Championship Series Liga 1

Harga Tiket Persib Vs Madura United di Final Championship Series Liga 1

Liga Indonesia
Gregoria Fokus Jaga Fisik dan Mental Jelang Olimpiade Paris 2024

Gregoria Fokus Jaga Fisik dan Mental Jelang Olimpiade Paris 2024

Badminton
Irak Jalani Persiapan Singkat, Kans Timnas Indonesia Ambil Peluang

Irak Jalani Persiapan Singkat, Kans Timnas Indonesia Ambil Peluang

Timnas Indonesia
Tekad Apriyani/Fadia Naik Podium Sebelum Olimpiade Paris 2024

Tekad Apriyani/Fadia Naik Podium Sebelum Olimpiade Paris 2024

Badminton
Tanggapan Filipina Satu Grup dengan Indonesia di Piala AFF 2024

Tanggapan Filipina Satu Grup dengan Indonesia di Piala AFF 2024

Liga Indonesia
Final Championship Series Liga 1, Pesan Passos Soal Mentalitas Kiper Persib

Final Championship Series Liga 1, Pesan Passos Soal Mentalitas Kiper Persib

Liga Indonesia
Ketika Media Vietnam Sorot STY Tertawa Usai Drawing Piala AFF 2024

Ketika Media Vietnam Sorot STY Tertawa Usai Drawing Piala AFF 2024

Timnas Indonesia
Final Liga Europa, Bayer Leverkusen Serba Bisa, Atalanta Pilih Berani

Final Liga Europa, Bayer Leverkusen Serba Bisa, Atalanta Pilih Berani

Liga Lain
Respons Pelatih Persib Lakoni Final Leg Satu di Kandang, Keuntungan atau Kerugian?

Respons Pelatih Persib Lakoni Final Leg Satu di Kandang, Keuntungan atau Kerugian?

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com