Kompas.com - 05/07/2021, 08:00 WIB
ROMA, ITALIA - 3 JULI: Penyerang Inggris, Harry Kane, melakukan selebrasi usai membuat gol ke gawang Ukraina dalam laga perempat final Euro 2020 di Stadion Olimpico, Roma, pada 3 Juli 2021. Valerio Pennicino - ©UEFAROMA, ITALIA - 3 JULI: Penyerang Inggris, Harry Kane, melakukan selebrasi usai membuat gol ke gawang Ukraina dalam laga perempat final Euro 2020 di Stadion Olimpico, Roma, pada 3 Juli 2021.
|

Harry Kane sukses membuka rekening gol dengan sekali menjebol gawang Jerman dalam kemenangan 2-0 yang dipetik Inggris pada fase 16 besar.

Baca juga: Star of The Match Ukraina Vs Inggris: Malam Fantastis Harry Kane...

Grafik performa striker Tottenham Hotspur itu seperti terus menanjak. Pada babak perempat final, sepasang gol Harry Kane mengantar Inggris mencukur Ukraina 4-0.

Alhasil, Harry Kane pun menatap perjumpaan kontra Denmark di fase semifinal Euro 2020, Kamis (8/7/2021) dengan kepercayaan diri tinggi.

Pria 27 tahun tersebut mengaku banyak belajar dari pengalaman pahit di Piala Dunia 2018.

Kala itu, Kane mengakhiri turnamen sebagai top skor. Namun, ia menyesal karena gol-golnya tak banyak membantu Inggris di fase krusial.

Sebanyak lima dari enam gol Kane kala itu "hanya" tercipta di fase grup. Pada Piala Dunia 2018 yang mentas di Rusia, langkah Inggris terhenti oleh Kroasia di semifinal.

“Saya merasa di Rusia, saya mengawali turnamen dengan istimewa, mencetak banyak gol, lalu tak memperlihatkan performa terbaik dalam laga terpenting, yakni perempat final dan semifinal.”

Baca juga: Inggris ke Semifinal Euro 2020: Magis Koneksi Telepatis Sterling-Kane

“Jadi, secara fisik, saya ingin memastikan saya mencapai performa puncak pada waktu yang tepat dan jelas kita semua tak tahu akan menjadi seperti itu sampai Selasa malam. Namun, itulah yang saya rasakan,” ujar Kane.

“Jika saya bisa mencetak satu atau dua gol dalam laga berikut, seharusnya itu bisa membantu kami melangkah ke final,” tutur Kane menyambung.

Kane dan Inggris sekarang hanya berjarak dua kemenangan lagi dengan trofi juara.

Sang pemakai nomor 9 Inggris itu jelas akan sudi meniti jalan Paolo Rossi. Start kurang meyakinkan, tapi mampu menutup turnamen dengan raihan gelar juara di tangan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.