Kompas.com - 05/07/2021, 08:00 WIB
ROMA, ITALIA - 3 JULI: Penyerang Inggris, Harry Kane, melakukan selebrasi usai membuat gol ke gawang Ukraina dalam laga perempat final Euro 2020 di Stadion Olimpico, Roma, pada 3 Juli 2021. Valerio Pennicino - ©UEFAROMA, ITALIA - 3 JULI: Penyerang Inggris, Harry Kane, melakukan selebrasi usai membuat gol ke gawang Ukraina dalam laga perempat final Euro 2020 di Stadion Olimpico, Roma, pada 3 Juli 2021.
|

KOMPAS.com - Harry Kane bisa menjadi seperti legenda Italia, Paolo Rossi, yang mengawali partisipasi di sebuah ajang besar dengan lamban, tapi pada akhirnya meledak dan sukses mengangkat trofi kejuaraan.

Jelang duel 16 besar antara Inggris vs Jerman pada 29 Juni silam, media Italia, La Gazzetta dello Sport, membuat sebuah komparasi menarik.

Media asal Kota Milano yang identik dengan warna merah muda tersebut menyebut potensi striker Inggris, Harry Kane, untuk mereplika pencapaian istimewa pahlawan Italia saat juara Piala Dunia 1982, Paolo Rossi.

Sebagai latar belakang, Paolo Rossi merupakan top skor dan figur sentral Italia kala menjuarai Piala Dunia 1982 via torehan enam gol.

Namun, sejatinya Paolo Rossi tak mengawali turnamen dengan mantap. Ia gagal bikin gol dalam tiga laga Italia di fase grup pertama Piala Dunia 1982.

Baca juga: Rating Pemain Inggris Saat Libas Ukraina - Kejamnya Harry Kane

Paolo Rossi baru membuka rekening golnya pada laga kelima Italia di Piala Dunia 1982.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah itu, Paolo Rossi tak tertahankan sampai akhirnya mengantar Gli Azzurri melibas Jerman Barat 3-1 di laga final.

Nah, start Harry Kane di Euro 2020 mirip-mirip dengan Rossi. Harry Kane juga seret gol dalam tiga partai Inggris di fase grup.

Bahkan, pelatih Inggris, Gareth Southgate sampai menarik keluar Kane dalam partai kedua Grup D kontra Skotlandia.

Peruntungan Harry Kane akhirnya benar-benar berubah saat Piala Eropa 2020 memasuki fase gugur.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Pemain Alumni Piala AFF 2010 yang Masih Eksis di Liga 1 Musim Ini

5 Pemain Alumni Piala AFF 2010 yang Masih Eksis di Liga 1 Musim Ini

Liga Indonesia
Everton Vs Arsenal - Akhiri Masa Seret Gol, Aubameyang?

Everton Vs Arsenal - Akhiri Masa Seret Gol, Aubameyang?

Liga Inggris
Gerakan Mencium Lutut dengan Kaki Selonjor untuk Melatih Kelenturan

Gerakan Mencium Lutut dengan Kaki Selonjor untuk Melatih Kelenturan

Sports
Jadwal Liga 1 - PSM Makassar Vs Persija Jakarta, Persib Vs Persebaya

Jadwal Liga 1 - PSM Makassar Vs Persija Jakarta, Persib Vs Persebaya

Liga Indonesia
Daftar 16 Wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia 2021, Marcus/Kevin Hadir

Daftar 16 Wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia 2021, Marcus/Kevin Hadir

Badminton
Persib Stabil di Tiga Besar, Robert Alberts Bicara Kans Juara Liga 1

Persib Stabil di Tiga Besar, Robert Alberts Bicara Kans Juara Liga 1

Liga Indonesia
Hasil Sidang Komdis PSSI, Jandia Eka Putra Dihukum karena Salah Kostum

Hasil Sidang Komdis PSSI, Jandia Eka Putra Dihukum karena Salah Kostum

Liga Indonesia
Piala AFF 2020, Laga Singapura Vs Myanmar Catatkan Jumlah Penonton Terbanyak

Piala AFF 2020, Laga Singapura Vs Myanmar Catatkan Jumlah Penonton Terbanyak

Sports
Syarat Barca dan Milan Lolos ke 16 Besar Liga Champions, Menang atau Terbuang

Syarat Barca dan Milan Lolos ke 16 Besar Liga Champions, Menang atau Terbuang

Liga Champions
Ada Berapa Cabang Olahraga dalam Atletik?

Ada Berapa Cabang Olahraga dalam Atletik?

Sports
Bukan Liga 1, PT LIB Pastikan Uji Coba Penonton Mulai Digelar di Liga 2

Bukan Liga 1, PT LIB Pastikan Uji Coba Penonton Mulai Digelar di Liga 2

Liga Indonesia
Permutasi Grup E Liga Champions, Tugas Barcelona Sangat Berat

Permutasi Grup E Liga Champions, Tugas Barcelona Sangat Berat

Liga Champions
Cabang Olahraga Atletik Kategori Lempar

Cabang Olahraga Atletik Kategori Lempar

Sports
5 Fakta Jelang Matchday 6 Liga Champions, Barcelona Gagal ke 16 Besar?

5 Fakta Jelang Matchday 6 Liga Champions, Barcelona Gagal ke 16 Besar?

Liga Champions
Piala AFF 2020: Timnas Indonesia Incar Start Apik untuk Hapus Tren Buruk

Piala AFF 2020: Timnas Indonesia Incar Start Apik untuk Hapus Tren Buruk

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.