Kompas.com - 30/06/2021, 08:30 WIB
Reaksi dua pemain Jerman Thomas Mueller (kanan) dan Joshua Kimmich setelah kalah 0-2 dari Inggris di Stadion Wembley, Selasa (28/6/2021), pada babak 16 besar Euro 2020 AFP/JUSTIN TALLISReaksi dua pemain Jerman Thomas Mueller (kanan) dan Joshua Kimmich setelah kalah 0-2 dari Inggris di Stadion Wembley, Selasa (28/6/2021), pada babak 16 besar Euro 2020

KOMPAS.com - Penyebab Jerman kalah dari Inggris di babak 16 besar Euro 2020 terungkap. Der Panzer bermain kurang efektif.

Timnas Jerman harus mengakui keunggulan Inggris pada babak 16 besar Piala Eropa atau Euro 2020.

Bertanding di Stadion Wembley, London, Rabu (30/6/2021) dini hari WIB, Jerman menyerah 0-2 di hadapan The Three Lions.

Gawang Jerman kawalan Manuel Neuer dijebol dua kali, masing-masing oleh Raheem Sterling (75') dan Harry Kane (86').

Gelandang timnas Jerman Toni Kroos menyebut kekalahan ini sulit dimengerti karena laga berjalan seimbang.

Baca juga: Usai Kalahkan Jerman, Inggris Alihkan Fokus ke Perempat Final Euro

Namun, pada akhirnya Kroos menemukan cela di balik penampilan Jerman. Menurutnya, Jerman bisa kalah karena tampil kurang efektif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Bisa dibayangkan betapa pahit rasanya. Itu adalah pertandingan yang sangat seimbang sampai mereka mencetak gol pertama,” ucap Kroos, sebagaimana dikutip dari laman resmi UEFA.

"Kedua tim saling menetralisasi, tetapi efisiensi menjadi pembeda pada laga ini. Inggris hampir tidak memiliki peluang sampai mereka menjadikannya 1-0," imbuhnya.

"Penampilan kami solid sampai saat itu, tetapi gol mengubah segalanya," tutur gelandang Real Madrid itu.

Penilaian Kroos soal laga Inggris vs Jerman juga diamini oleh Kai Havertz.

Baca juga: Hentikan Jerman di 16 Besar Euro 2020, Inggris Bungkam Para Peragu

Playmaker Chelsea itu menyebut timnas Jerman terlalu banyak kesempatan mencetak gol.

“Kami memiliki beberapa peluang setelah gol ke gawang tetapi kami tidak mengonversinya,” katanya, sebagaimana dikutip dari Goal.

"Malam yang pahit, tetapi kami tetap bersatu. Inggris tidak memiliki tim yang buruk, tetapi Anda tersingkir di babak 16 besar, tentu saja mengecewakan," imbuhnya.

Jerman memang lebih banyak memiliki peluang ketimbang Inggris pada laga dini hari tadi.

Statistik dari UEFA menunjukkan bahwa Jerman melepaskan total sembilan tembakan, sedangkan Inggris hanya lima.

Baca juga: Target Inggris Selanjutnya Usai Hentikan Jerman di 16 Besar Euro 2020

Namun, soal efektivitas, Jerman masih dibawah Inggris.

Jerman hanya memiliki tiga shots on target, sedangkan Inggris empat, dengan dua di antaranya berbuah gol.

Akibat kekalahan ini, Die Mannschaft memutus tradisi selalu lolos ke perempat final Euro sejak edisi 2008.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.